Ad Placeholder Image

Mengenal Gejala Serta Penyebab ISPA Secara Lengkap

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 28 Juli 2026

Mengenal Infeksi Saluran Pernapasan Akut dan Gejala ISPA yang Wajib Diwaspadai Sejak Dini

Mengenal Gejala Serta Penyebab ISPA Secara LengkapMengenal Gejala Serta Penyebab ISPA Secara Lengkap

DAFTAR ISI


Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah infeksi yang menyerang organ pernapasan, seperti hidung, tenggorokan, saluran udara, hingga paru-paru. Kondisi ini umumnya berlangsung secara mendadak dan dapat menular dengan cepat melalui percikan liur (droplet) saat penderita batuk atau bersin.

ISPA dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga lansia. Gejala yang sering muncul meliputi batuk, demam, bersin, hidung tersumbat, nyeri tenggorokan, serta badan terasa lemas. Penanganan yang cepat dan tepat sangat penting agar infeksi tidak meluas ke saluran pernapasan bagian bawah.

Untuk meredakan gejala ISPA yang mengganggu, kamu bisa mengonsumsi obat-obatan penurun demam, pereda batuk, maupun pengencer dahak yang sesuai dengan keluhanmu.

Rekomendasi Obat ISPA

1. Paratusin 10 Tablet

Paratusin merupakan obat yang efektif meringankan gejala flu dan gangguan saluran pernapasan seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, serta batuk. Kombinasi analgesik, antihistamin, dan dekongestan di dalamnya membantu meredakan rasa tidak nyaman pada tubuh secara menyeluruh.

Dosis penggunaan dewasa umumnya 1 tablet sebanyak 3 kali sehari setelah makan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Paratusin 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. OBH Combi Plus Batuk Flu Menthol 100 ml

Sediaan sirup OBH Combi Plus Batuk Flu Menthol membantu meredakan batuk yang disertai gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin. Sensasi mentholnya memberikan rasa lega di tenggorokan.

Dosis dewasa adalah 3 kali sehari 3 sendok takar (15 ml) setelah makan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan OBH Combi Plus Batuk Flu Menthol 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu dan Risiko Terkena ISPA
  1. Paparan polusi udara tinggi serta asap rokok.
  2. Sistem kekebalan tubuh yang sedang menurun.
  3. Interaksi erat dengan orang yang sedang terinfeksi saluran pernapasan.

3. Fluimucil 200 mg 10 Kapsul

Fluimucil mengandung Acetylcysteine yang bekerja sebagai mukolitik (pengencer dahak). Obat ini sangat berguna apabila ISPA disertai batuk berdahak yang kental dan sulit dikeluarkan dari saluran pernapasan.

Dosis dewasa umumnya 1 kapsul diminum 2–3 kali sehari sesuai anjuran petunjuk medis.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Fluimucil 200 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

4. Silex Sirup 100 ml

Silex Sirup merupakan obat herbal yang memadukan ekstrak bahan alam seperti Thymi herba, Primulae radix, dan Eucalyptus oil. Produk ini membantu melegakan tenggorokan, mengencerkan dahak, serta meredakan batuk dan gejala pilek.

Dosis dewasa yaitu 1 sendok makan (15 ml) sebanyak 3–4 kali sehari.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Silex Sirup 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Penyebab dan Cara Mencegah ISPA

Penyebab utama ISPA adalah infeksi virus (seperti Rhinovirus, Influenza, dan Coronavirus) atau bakteri (seperti Streptococcus pneumoniae). Pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan:

  • Rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.
  • Menggunakan masker saat berada di kerumunan atau tempat berdebu.
  • Mengonsumsi makanan bergizi dan minum air putih yang cukup.
  • Menjaga jarak dari orang yang sedang sakit batuk atau pilek.

Studi Terkait

Penelitian medis terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal kesehatan respiratory tahun 2026 menekankan bahwa penanganan dini pada gejala saluran pernapasan atas menggunakan kombinasi pereda gejala dan peningkat imunitas dapat mempercepat durasi pemulihan serta mencegah komplikasi infeksi ke saluran pernapasan bawah.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika gejalamu tidak membaik dalam 5–7 hari, semakin parah, atau disertai dengan sesak napas dan demam tinggi yang tidak kunjung turun, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Paru di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Acute Respiratory Infections (ARIs).
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Pengendalian Infeksi Saluran Pernapasan Akut.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Upper Respiratory Infection: Symptoms and Causes.
PubMed. Diakses pada 2026. Management Strategies for Acute Upper Respiratory Tract Infections.

FAQ

1. Apakah ISPA selalu membutuhkan antibiotik?
Tidak selalu. Sebagian besar kasus ISPA disebabkan oleh virus, sehingga tidak memerlukan antibiotik. Antibiotik hanya diberikan oleh dokter jika infeksi terbukti disebabkan oleh bakteri.

2. Berapa lama ISPA biasanya berlangsung?
ISPA ringan akibat infeksi virus umumnya pulih dalam waktu 7 hingga 14 hari dengan istirahat yang cukup serta perawatan yang tepat.

3. Apakah ISPA menular?
Ya, ISPA sangat mudah menular melalui percikan udara saat penderita batuk, bersin, atau berbicara, serta melalui kontak langsung dengan benda yang terkontaminasi.

4. Bagaimana perawatan mandiri untuk meredakan gejala ISPA di rumah?
Kamu dapat beristirahat cukup, minum air hangat yang banyak, menggunakan humidifier untuk melembapkan udara, serta mengonsumsi obat pereda gejala sesuai anjuran.