Ad Placeholder Image

Mengenal Istilah Ostomate Bagi Penyandang Kantong Stoma

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 20 Agustus 2026

Ostomate adalah sebutan bagi penyandang stoma yang beradaptasi menjalani hidup sehat lebih mandiri.

Mengenal Istilah Ostomate Bagi Penyandang Kantong StomaMengenal Istilah Ostomate Bagi Penyandang Kantong Stoma

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu mendengar istilah ostomate? Istilah ini mungkin terasa asing bagi sebagian orang, tetapi sangat akrab bagi mereka yang menjalani operasi pencernaan atau saluran kemih. Menjadi seorang ostomate memerlukan adaptasi fisik maupun emosional yang cukup besar dalam kehidupan sehari-hari.

Ostomate adalah sebutan untuk seseorang yang telah menjalani prosedur operasi pembuatan stoma, yaitu lubang buatan pada dinding perut untuk mengeluarkan kotoran (feses atau urine) dari dalam tubuh. Pembuatan stoma umumnya dilakukan ketika bagian dari usus atau kandung kemih tidak dapat berfungsi dengan normal akibat penyakit atau cedera tertentu.

Meskipun membawa perubahan besar dalam gaya hidup, seorang ostomate tetap dapat beraktivitas, bekerja, dan menikmati kualitas hidup yang baik dengan perawatan stoma yang tepat serta dukungan emosional yang memadai.

Apa Itu Ostomate?

Ostomate merujuk pada individu yang menggunakan kantong stoma (ostomy bag) di luar tubuhnya untuk menampung limbah pencernaan atau urine. Operasi stoma dapat bersifat sementara maupun permanen, tergantung pada kondisi medis yang dialami pasien.

Beberapa kondisi kesehatan yang umumnya membutuhkan tindakan pembuatan stoma antara lain kanker usus besar (kolorektal), penyakit radang usus kronis (seperti penyakit Crohn atau kolitis ulserativa), trauma fisik pada area perut, infeksi berat, hingga kelainan bawaan pada bayi baru lahir.

Jenis-Jenis Stoma yang Perlu Diketahui

Berdasarkan organ tubuh yang terlibat, terdapat tiga jenis stoma utama yang membuat seseorang menjadi seorang ostomate:

  • Kolostomi: Pembuatan stoma yang dihubungkan dengan usus besar (kolon). Feses yang keluar biasanya berbentuk padat atau setengah padat.
  • Ileostomi: Pembuatan stoma yang dihubungkan dengan bagian akhir usus halus (ileum). Feses yang keluar cenderung lebih cair dan kaya akan enzim pencernaan.
  • Urostomi: Pembuatan pembuangan buatan untuk saluran kemih guna mengalirkan urine keluar dari tubuh ketika kandung kemih bermasalah atau telah diangkat.

Panduan Perawatan Harian bagi Ostomate

Perawatan stoma yang baik sangat penting untuk mencegah iritasi kulit, infeksi, serta bau tidak sedap. Berikut adalah beberapa langkah penting yang perlu dilakukan oleh seorang ostomate:

  • Menjaga Kebersihan Kulit Peristomal: Bersihkan area kulit di sekitar stoma secara rutin menggunakan air hangat dan lap lembut. Hindari penggunaan sabun berbahan kimia keras atau mengandung minyak yang dapat mengganggu daya rekat kantong.
  • Mengganti Kantong Stoma Secara Teratur: Gantilah kantong stoma secara berkala sebelum terisi terlalu penuh (biasanya saat terisi sepertiga hingga separuh bagian) untuk mencegah kebocoran.
  • Memastikan Ukuran Perekat Pas: Pastikan lubang pada wafer/perekat kantong stoma terpotong sesuai dengan ukuran stoma agar cairan pencernaan tidak menetes langsung ke kulit sekitar.
  • Memperhatikan Asupan Nutrisi dan Hidrasi: Konsumsi air putih yang cukup, terutama bagi pemilik ileostomi untuk mencegah dehidrasi. Perhatikan reaksi tubuh terhadap jenis makanan tertentu yang berpotensi menyebabkan gas atau penyumbatan.

Studi Terkait

Studi klinis terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Wound, Ostomy and Continence Nursing (2026) menunjukkan bahwa edukasi perawatan kulit peristomal yang terstruktur sejak awal masa pemulihan pascaoperasi dapat menurunkan risiko komplikasi kulit pada ostomate hingga lebih dari 45 persen. Penelitian ini juga menekankan pentingnya pendampingan psikologis guna meningkatkan kepercayaan diri serta kualitas hidup pasien ostomate dalam bersosialisasi.

Kapan Harus Ke Dokter?

Jika kamu atau anggota keluargamu merupakan seorang ostomate dan mengalami perubahan warna stoma menjadi kehitaman, perdarahan hebat, rasa nyeri berat pada perut, kulit di sekitar stoma sangat merah dan bernanah, atau stoma tidak mengeluarkan kotoran sama sekali dalam waktu lebih dari 4–6 jam, segera konsultasikan diri dengan Dokter Spesialis Bedah di Halodoc untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Menjalani hari-hari sebagai ostomate membutuhkan perawatan serta pemantauan medis yang tepat. Jika kamu memiliki pertanyaan seputar perawatan stoma, keluhan iritasi kulit, atau pilihan nutrisi harian, kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Referensi

Journal of Wound, Ostomy and Continence Nursing. Diakses pada 2026. Peristomal Skin Complications and Quality of Life in Ostomates: A Prospective Study.
PubMed. Diakses pada 2026. Ostomy Management and Patient Rehabilitation Guidelines.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Managing Surgical Stomas and Postoperative Care.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Pelayanan Keperawatan Stoma dan Rehabilitasi Medis Pasca Bedah.

FAQ

1. Apakah seorang ostomate bisa hidup secara normal?
Ya, seorang ostomate tetap bisa hidup normal, bekerja, berolahraga, berlibur, dan melakukan aktivitas sehari-hari. Dengan perawatan stoma yang tepat dan kantong stoma yang terpasang dengan baik, kebocoran dan bau dapat dicegah secara efektif.

2. Berapa kali kantong stoma harus diganti?
Penggantian kantong stoma tergantung pada jenis kantong yang digunakan. Kantong tipe one-piece umumnya diganti setiap 1–3 hari, sedangkan wafer/dudukan pada tipe two-piece bisa bertahan hingga 3–5 hari, sementara kantongnya dapat diganti atau dibersihkan sesuai kebutuhan.

3. Makanan apa yang sebaiknya dihindari oleh ostomate?
Ostomate disarankan membatasi makanan yang menghasilkan gas berlebih (seperti kubis, kacang-kacangan, dan minuman berkarbonasi) serta makanan berserat sangat tinggi atau biji-bijian keras yang berisiko menyebabkan penyumbatan pada stoma.

4. Apakah stoma menimbulkan rasa sakit?
Stoma itu sendiri tidak memiliki saraf penerima rasa sakit, sehingga touching atau pembersihan stoma tidak terasa sakit. Namun, kulit di sekitar stoma (kulit peristomal) bisa terasa perih jika mengalami iritasi akibat kontak dengan feses atau cairan lambung.