Ad Placeholder Image

Mengenal Keunikan Synaesthesia dalam Sensasi Indra Manusia

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 September 2026

Mengenal Keunikan Fenomena Synaesthesia Saat Sensasi Indera Saling Berpadu dalam Pikiran Manusia

Mengenal Keunikan Synaesthesia dalam Sensasi Indra ManusiaMengenal Keunikan Synaesthesia dalam Sensasi Indra Manusia

DAFTAR ISI


Synaesthesia adalah kondisi neurologis langka di mana stimulasi satu indra secara otomatis dan tidak sadar memicu sensasi di indra lain. Misalnya, seseorang mungkin “melihat” warna ketika mendengar musik, atau “merasakan” rasa ketika membaca kata tertentu. Bukan gangguan mental, synaesthesia umumnya tidak membahayakan dan bahkan dianggap sebagai keunikan kognitif oleh banyak penderitanya. Namun, dalam beberapa kasus, synaesthesia bisa terkait dengan kondisi neurologis seperti epilepsi, autisme, atau gangguan kecemasan, yang dapat menyebabkan kelebihan stimulasi dan stres berkepanjangan.

Banyak orang dengan synaesthesia tidak memerlukan pengobatan, tetapi jika sensasi yang dialami menyebabkan gangguan tidur, kecemasan berlebihan, atau kelelahan mental, dokter mungkin menyarankan terapi farmakologis untuk menyeimbangkan aktivitas otak. Obat-obatan seperti antidepresan, antikejang, atau suplemen saraf bisa digunakan untuk mengurangi gejala sekunder—bukan synaesthesia-nya, tapi dampaknya terhadap kesejahteraan mental.

Di bawah ini adalah rekomendasi produk yang bisa membantu mengelola gejala terkait, seperti kecemasan, gangguan tidur, atau kelebihan stimulasi sensorik, dengan pendekatan medis terarah.

Rekomendasi Obat untuk Gangguan Terkait Synaesthesia

1. Kalxetin 10 mg 10 Kapsul

Kandungan aktif: Citalopram. Termasuk kelompok SSRI, obat ini membantu menyeimbangkan kadar serotonin di otak, mengurangi kecemasan dan gejala depresi yang mungkin muncul akibat kelebihan stimulasi sensorik. Dosis umum: 10–20 mg/hari. Hindari jika punya riwayat gangguan jantung atau sedang minum MAOI.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Kalxetin 10 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

2. Sertraline 50 mg Tablet

Kandungan aktif: Sertraline. Juga merupakan SSRI, aman digunakan jangka panjang untuk mengelola kecemasan sosial dan gangguan stres yang bisa diperburuk oleh sinestesia yang intens. Dosis awal: 25–50 mg/hari. Efek samping umum: mual atau insomnia awal. Perlu pemantauan dokter saat awal penggunaan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sertraline 50 mg Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mengelola Stimulasi Berlebih
  1. Gunakan headphone peredam kebisingan saat berada di lingkungan bising.
  2. Praktik mindfulness dan meditasi untuk menenangkan sistem saraf.
  3. Tulis jurnal sensorik untuk memahami pola pemicu sensasi unik.
  4. Kurangi paparan cahaya flash atau musik berirama cepat jika memperburuk gejala.

3. Pregabalin 75 mg 10 Kapsul

Kandungan aktif: Pregabalin. Obat ini bekerja pada saluran kalsium di saraf untuk meredakan hiperaktivitas saraf, sering digunakan untuk neuropati dan kecemasan. Dosis umum: 75–300 mg/hari dalam dua dosis. Penggunaan harus diawasi karena risiko ketergantungan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Pregabalin 75 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

4. Gabapentin 300 mg 10 Kapsul

Kandungan aktif: Gabapentin. Mirip dengan Pregabalin, membantu menstabilkan aktivitas listrik otak dan meredakan gejala overstimulation sensorik. Dosis: 300–1800 mg/hari dalam tiga dosis. Efek samping: kantuk atau pusing. Kontraindikasi pada gagal ginjal.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Gabapentin 300 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

5. Citicoline 500 mg 10 Kaplet

Kandungan aktif: Citicoline. Suplemen neuroprotektif yang mendukung fungsi kognitif dan kesehatan saraf. Dapat membantu konsentrasi dan mengurangi kelelahan mental akibat stimulasi berlebih. Dosis: 500 mg–1000 mg/hari. Aman untuk jangka panjang tanpa resep.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Citicoline 500 mg 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Mengelola Synaesthesia Secara Alami

Tidak semua orang dengan synaesthesia perlu obat. Teknik relaksasi, tidur teratur, dan penghindaran pemicu sensorik berlebih (seperti lampu strobe atau musik keras) sering cukup untuk menjaga kualitas hidup. Terapi kognitif juga bisa membantu memahami dan mengatur respons sensorik tanpa obat.

Studi Terkait

Journal of Neuroscience. Diakses pada 2026. “Neural Correlates of Synesthesia in High-Functioning Autistic Individuals”

Neuropsychologia. Diakses pada 2026. “Cortical Hyperconnectivity as a Common Mechanism in Synesthesia and Sensory Processing Sensitivity”

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

    Jika kamu merasa gejala synaesthesia mulai mengganggu tidur, konsentrasi, atau menyebabkan kecemasan berlebihan, segera konsultasi dengan dokter umum. Dokter dapat menilai apakah ada kondisi neurologis atau psikiatrik yang mendasari, dan merancang rencana terapi yang aman. Halodoc menyediakan layanan konsultasi online 24 jam melalui aplikasi, dengan dokter berlisensi yang siap membantu kapan saja. Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

    FAQ

    Apakah synaesthesia bisa disembuhkan?

    Tidak, synaesthesia bukan penyakit, sehingga tidak memerlukan penyembuhan. Banyak orang justru menganggapnya sebagai keunikan. Namun, jika gejala terkait seperti kecemasan atau gangguan tidur mengganggu, pengobatan bisa membantu mengelolanya.

    Apakah synaesthesia termasuk gangguan mental?

    Tidak. Synaesthesia adalah fenomena neurologis yang berkaitan dengan koneksi saraf yang berbeda, bukan gangguan mental. Namun, bisa terkait dengan kondisi seperti autisme atau gangguan kecemasan.

    Apakah saya perlu tes otak untuk memastikan synaesthesia?

    Diagnosis biasanya berdasarkan wawancara klinis dan tes persepsi. Tes otak seperti fMRI hanya dilakukan untuk penelitian, bukan sebagai keharusan diagnosis.

    Apakah obat seperti Sertraline bisa menghilangkan sinestesia?

    Tidak. Obat-obatan seperti Sertraline tidak menghilangkan sinestesia, tetapi bisa membantu mengurangi dampak emosional atau kecemasan yang menyertainya.

    Referensi

    Journal of Neuroscience. Diakses pada 2026. “Neural Correlates of Synesthesia in High-Functioning Autistic Individuals”
    Neuropsychologia. Diakses pada 2026. “Cortical Hyperconnectivity as a Common Mechanism in Synesthesia and Sensory Processing Sensitivity”
    World Health Organization. Diakses pada 2026. “Neurodevelopmental Conditions and Sensory Processing”
    Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. “Panduan Pengelolaan Gangguan Sensorik pada Penderita Gangguan Neurologis”