Ad Placeholder Image

Mengenal Klasifikasi Hipertensi untuk Pantauan Tekanan Darah

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 28 Juli 2026

Mengenal klasifikasi hipertensi berdasarkan kategori tekanan darah secara tepat dan akurat.

Mengenal Klasifikasi Hipertensi untuk Pantauan Tekanan DarahMengenal Klasifikasi Hipertensi untuk Pantauan Tekanan Darah

DAFTAR ISI


Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering dijuluki sebagai silent killer karena umumnya tidak menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal. Namun, jika dibiarkan tanpa penanganan medis yang tepat, kondisi ini dapat memicu komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, hingga gagal ginjal.

Memahami klasifikasi hipertensi sangat penting agar kamu dapat memantau kondisi kesehatan jantung secara berkala. Klasifikasi ini ditentukan berdasarkan pembacaan tekanan darah sistolik (angka atas) dan diastolik (angka bawah) saat pengukuran dilakukan.

Penanganan hipertensi umumnya memerlukan kombinasi antara penerapan gaya hidup sehat dan konsumsi obat-obatan sesuai resep dokter. Jika dokter meresepkan terapi pengobatan, berikut beberapa rekomendasi obat hipertensi yang sering digunakan.

Rekomendasi Obat Hipertensi

1. Amlodipine 5 mg 10 Tablet

Amlodipine merupakan obat golongan calcium channel blocker (CCB) yang bekerja merelaksasikan pembuluh darah agar darah dapat mengalir lebih lancar. Obat ini efektif menurunkan tekanan darah serta membantu mencegah nyeri dada (angina). Penggunaannya harus disesuaikan dengan petunjuk dan resep dokter.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Amlodipine 5 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Candesartan 8 mg 10 Tablet

Candesartan tergolong obat Angiotensin II Receptor Blocker (ARB) yang berfungsi menghambat kerja hormon angiotensin II. Efek penghambatan ini membuat pembuluh darah lebih rileks dan melebar, sehingga tekanan darah dapat berkurang. Dosis dan durasi pemakaian ditentukan oleh rekomendasi dokter.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Candesartan 8 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu dan Tips Mengontrol Hipertensi
  1. Batasi konsumsi garam harian hingga maksimal 1 sendok teh per hari.
  2. Rutin berolahraga minimal 150 menit per minggu.
  3. Jaga berat badan ideal dan hindari asap rokok.
  4. Kelola stres dengan relaksasi dan istirahat yang cukup.

3. Bisoprolol 5 mg 10 Tablet

Bisoprolol adalah obat jenis beta-blocker yang bekerja memperlambat detak jantung dan menurunkan tekanan darah. Obat ini kerap digunakan pada pasien hipertensi yang disertai dengan gangguan irama jantung atau kondisi pasca-serangan jantung.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Bisoprolol 5 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Adalat Oros 30 mg 10 Tablet

Adalat Oros mengandung zat aktif Nifedipine dengan teknologi pelepasan lambat. Obat ini membantu mengontrol tekanan darah secara konstan sepanjang hari serta mencegah serangan angina pektoris kronis.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Adalat Oros 30 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Klasifikasi Hipertensi Berdasarkan Tingkat Keparahan

Menurut panduan medis internasional, tekanan darah dewasa diklasifikasikan ke dalam beberapa tingkatan:

  • Normal: Sistolik di bawah 120 mmHg dan diastolik di bawah 80 mmHg.
  • Prahipertensi (Elevated): Sistolik 120–129 mmHg dan diastolik di bawah 80 mmHg.
  • Hipertensi Derajat 1: Sistolik 130–139 mmHg atau diastolik 80–89 mmHg.
  • Hipertensi Derajat 2: Sistolik 140 mmHg atau lebih, atau diastolik 90 mmHg atau lebih.
  • Krisis Hipertensi: Sistolik melebihi 180 mmHg dan/atau diastolik melebihi 120 mmHg. Kondisi ini memerlukan penanganan medis darurat.

Studi Terkait

Penelitian terbaru dalam jurnal kardiologi menunjukkan bahwa deteksi dini klasifikasi hipertensi dan penanganan tepat sejak tahap prahipertensi mampu menekan risiko komplikasi kardiovaskular hingga 25 persen. Kepatuhan konsumsi obat sesuai petunjuk dokter serta modifikasi pola hidup menjadi kunci utama keberhasilan terapi.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika pengukuran tekanan darahmu berada di atas batas normal secara konsisten atau kamu mengalami gejala krisis seperti pusing berat dan sesak napas, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Layanan konsultasi medis di Halodoc memudahkan kamu untuk terhubung dengan dokter tepercaya secara cepat. Kamu dapat bertanya mengenai dosis obat rutin, membaca hasil tensi darah, hingga mendapatkan resep obat resmi dari dokter 24 jam kapan saja dan di mana saja melalui layanan konsultasi ke dokter Halodoc.

Referensi

Journal of Human Hypertension. Diakses pada 2026. Hypertension Guidelines and Blood Pressure Classification.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Hypertension Fact Sheet.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. High Blood Pressure (Hypertension).
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Klasifikasi Tekanan Darah Tinggi dan Pencegahannya.

FAQ

1. Berapa tekanan darah normal orang dewasa?
Tekanan darah normal berada di bawah angka 120/80 mmHg. Pengukuran di atas angka tersebut memerlukan pemantauan berkala.

2. Apakah penderita hipertensi harus minum obat seumur hidup?
Pengobatan hipertensi sering kali bersifat jangka panjang untuk mencegah komplikasi, tetapi dosis dapat disesuaikan sesuai evaluasi dokter.

3. Apa ancaman bahaya dari krisis hipertensi?
Krisis hipertensi (tensi di atas 180/120 mmHg) dapat memicu kerusakan organ mendadak seperti stroke atau gagal jantung, sehingga membutuhkan penanganan darurat.

4. Apakah gaya hidup sehat bisa menurunkan derajat hipertensi?
Ya, pengurangan asupan garam, olahraga teratur, serta manajemen stres sangat efektif membantu menurunkan dan menstabilkan tekanan darah.