Ad Placeholder Image

Mengenal Kode Atheroma ICD 10 dan Penjelasan Lengkapnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 14 Agustus 2026

Memahami Kode Atheroma ICD 10 untuk Pencatatan Medis yang Akurat dan Tepat di Fasilitas Kesehatan

Mengenal Kode Atheroma ICD 10 dan Penjelasan LengkapnyaMengenal Kode Atheroma ICD 10 dan Penjelasan Lengkapnya

DAFTAR ISI


Atheroma atau plak aterosklerosis adalah penumpukan zat lemak, kolesterol, kalsium, dan sel-sel radang di dalam dinding pembuluh darah arteri. Seiring berjalannya waktu, penumpukan ini membuat saluran arteri menyempit dan kaku, sehingga mengganggu kelancaran aliran darah ke organ-organ vital seperti jantung dan otak.

Dalam dunia medis, penetapan diagnosis penyakit memerlukan klasifikasi yang terstandar menggunakan sistem ICD-10 (International Classification of Diseases, 10th Revision). Pengodean yang tepat sangat penting untuk pencatatan rekam medis, klaim asuransi, serta pemantauan pengobatan pasien secara berkelanjutan.

Memahami kode ICD 10 untuk atheroma membantu kamu mengetahui kondisi kesehatan kardiovaskular secara lebih detail. Jika kamu mengalami keluhan terkait kesehatan jantung atau ingin memahami hasil diagnosis medismu, kamu bisa melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Mengenal Kode Atheroma ICD 10

Dalam sistem ICD-10, atheroma atau aterosklerosis dikelompokkan ke dalam beberapa kode spesifik tergantung pada lokasi pembuluh darah yang terdampak. Berikut adalah daftar kode ICD-10 yang sering digunakan:

  • I70 (Atherosclerosis): Kode utama untuk aterosklerosis pada pembuluh darah arteri umum maupun perifer.
  • I70.0: Aterosklerosis pada aorta (pembuluh darah arteri terbesar di tubuh).
  • I70.2: Aterosklerosis pada arteri anggota gerak (ekstremitas), yang sering memicu penyakit arteri perifer (PAD).
  • I70.9: Aterosklerosis umum atau tidak ditentukan spesifikasinya (Generalized and unspecified atherosclerosis).
  • I25.1: Penyakit jantung aterosklerotik (Atherosclerotic heart disease), digunakan ketika plak atheroma ditemukan pada arteri koroner jantung.

Pemberian kode ini diputuskan oleh dokter berdasarkan pemeriksaan penunjang seperti elektrokardiogram (EKG), ultrasonografi Doppler, atau angiografi.

Penyebab dan Faktor Risiko Atheroma

Pembentukan atheroma tidak terjadi secara mendadak, melainkan membutuhkan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Proses ini diawali dari kerusakan pada lapisan endotelium (dinding dalam arteri) yang dipicu oleh berbagai faktor risiko.

Beberapa kondisi yang meningkatkan risiko terbentuknya atheroma antara lain:

  • Kadar Kolesterol Tinggi: Kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) yang berlebih mudah menempel dan mengendap di dinding arteri.
  • Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi): Tekanan darah yang terus-menerus tinggi dapat merusak dinding pembuluh darah.
  • Kebiasaan Merokok: Zat kimia dalam rokok merusak jaringan pembuluh darah dan mempercepat penumpukan plak.
  • Diabetes Mellitus: Kadar gula darah yang tidak terkontrol meningkatkan inflamasi pada arteri.
  • Gaya Hidup Sedentari: Kurang berolahraga dan pola makan tinggi lemak jenuh mempercepat terbentuknya plak kardiovaskular.

Studi Terkait

Sebuah studi medis yang dipublikasikan dalam Journal of the American College of Cardiology (2026) menunjukkan bahwa deteksi dini terbentuknya atheroma melalui pencitraan vaskular serta intervensi gaya hidup sejak dini dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke hingga 35 persen.

Studi lain dalam European Heart Journal (2026) menegaskan bahwa standarisasi pengodean ICD-10 untuk aterosklerosis mempermudah evaluasi tata laksana jangka panjang serta meningkatkan kepatuhan pasien terhadap terapi penurun lipid (seperti statin).

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami gejala seperti nyeri dada, sesak napas saat beraktivitas, atau memiliki riwayat penyakit jantung dan pembuluh darah, segera konsultasikan dirimu dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Halodoc untuk mendapatkan pemeriksaan dan evaluasi medis yang akurat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Layanan konsultasi online di Halodoc memberikan banyak kemudahan untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darahmu:

  • Dokter berpengalaman: Lebih dari 20.000 dokter berlisensi siap membantu menjawab keluhan kesehatanmu secara profesional.
  • Akses cepat 24 jam: Konsultasi kapan saja dan dari mana saja tanpa perlu mengantre di rumah sakit.
  • Privasi terjamin: Sesi chat dengan dokter terenkripsi dengan aman sehingga kerahasiaan data medis terjaga.

Referensi

Journal of the American College of Cardiology. Diakses pada 2026. Atherosclerotic Cardiovascular Disease Risk Stratification and Management.
European Heart Journal. Diakses pada 2026. ICD-10 Coding and Clinical Outcomes in Atherosclerosis.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems (ICD-10).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Aterosklerosis.

FAQ

1. Apa arti kode I70 pada rekam medis?
Kode I70 dalam sistem ICD-10 mengindikasikan diagnosis aterosklerosis atau penumpukan plak (atheroma) pada pembuluh darah arteri pasien.

2. Apakah atheroma bisa disembuhkan secara total?
Plak atheroma tidak dapat dihilangkan sepenuhnya tanpa tindakan medis, namun perkembangannya bisa dihentikan dan dicegah agar tidak menyumbat total melalui obat-obatan dan perubahan gaya hidup sehat.

3. Kapan diagnosis atheroma memerlukan tindakan operasi?
Tindakan medis seperti pemasangan ring (stent) atau operasi bypass diperlukan jika plak atheroma sudah menyebabkan penyumbatan signifikan yang mengganggu fungsi organ vital.