Ad Placeholder Image

Mengenal Kode Cervical Spasm ICD 10 untuk Diagnosis Medis

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 September 2026

Mengenal Kode Diagnosis Cervical Spasm ICD 10 untuk Penanganan Medis yang Tepat dan Efektif

Mengenal Kode Cervical Spasm ICD 10 untuk Diagnosis MedisMengenal Kode Cervical Spasm ICD 10 untuk Diagnosis Medis

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu merasakan kaku mendadak pada otot leher hingga sulit digerakkan? Kondisi ini kerap dikenal sebagai cervical spasm atau spasme otot servikal. Dalam dunia medis, pencatatan klinis dan klaim asuransi menggunakan sistem pengodean internasional standar yang disebut ICD-10 (International Classification of Diseases, 10th Revision).

Pemahaman mengenai kode cervical spasm ICD-10 sangat penting bagi praktisi medis dan pasien untuk memastikan diagnosis tercatat secara akurat. Kondisi spasme otot leher ini umumnya berkaitan dengan ketegangan otot, postur buruk, hingga masalah penekanan saraf servikal.

Jika rasa nyeri leher mengganggu aktivitas harianmu, ada baiknya kamu segera melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Mengenal Cervical Spasm dan Kode ICD-10

Cervical spasm adalah kondisi terjadinya kontraksi mendadak dan tidak disengaja pada otot-otot di area leher (servikal). Dalam sistem pengodean medis ICD-10, kaku atau spasme otot servikal paling sering diklasifikasikan di bawah kode M62.838 (Other muscle spasm) atau berhubungan erat dengan kode M54.2 (Cervalgia / nyeri leher).

Penggunaan kode diagnostik ini membantu tenaga kesehatan mengelompokkan riwayat medis pasien, menentukan rencana terapi rehabilitasi, serta mengurus klaim asuransi kesehatan dengan cepat dan presisi.

Penyebab dan Gejala Spasme Otot Leher

Spasme otot leher dapat dipicu oleh berbagai faktor gaya hidup maupun kondisi medis bawaan. Beban berlebih pada otot servikal berakibat pada penumpukan asam laktat dan kontraksi terus-menerus.

Faktor Pemicu Utama Cervical Spasm
  1. Postur tubuh buruk saat menatap layar gadget atau komputer dalam waktu lama (text neck).
  2. Posisi tidur yang salah atau penggunaan bantal yang kurang ergonomis.
  3. Cedera leher mendadak akibat olahraga atau kecelakaan kendaraan (whiplash injury).
  4. Stres psikologis dan ketegangan emosional berlebih.

Gejala utama yang timbul meliputi nyeri tajam di leher, keterbatasan gerak saat menoleh, sakit kepala tegang (tension headache), hingga rasa kaku yang menjalar ke pundak.

Cara Mengatasi Cervical Spasm

Penanganan spasme otot servikal berfokus pada meredakan ketegangan otot dan mengembalikan fleksibilitas leher. Beberapa langkah penanganan awal yang mandiri dan aman meliputi:

  • Kompres hangat atau dingin: Kompres es pada 48 jam pertama untuk mengurangi peradangan, dilanjutkan kompres hangat untuk melancarkan sirkulasi darah.
  • Peregangan ringan: Melakukan gerakan menoleh dan menunduk perlahan tanpa dipaksa.
  • Perbaikan ergonomi: Memastikan posisi layar komputer sejajar dengan mata dan menggunakan bantal penyangga leher yang pas.
  • Konsumsi obat pereda nyeri: Penggunaan analgetik ringan atau resep perelaks otot sesuai petunjuk medis.

Studi Terkait

Berdasarkan studi medis terkini dalam jurnal muskoloskeletal tahun 2026, intervensi dini berupa koreksi postur dan latihan peregangan servikal terbukti menurunkan tingkat keparahan spasme otot leher hingga 65% dalam waktu dua minggu. Penelitian tersebut juga menekankan pentingnya dokumentasi akurat menggunakan kode ICD-10 untuk memantau tren efektivitas terapi fisioterapi pada pasien riwayat nyeri leher kronis.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika spasme otot leher tidak kunjung membaik setelah 3–5 hari, nyeri semakin parah, atau disertai gejala seperti rasa kebas, kesemutan, dan kelemahan pada tangan, segera konsultasikan kondisi kamu dengan Dokter Spesialis Saraf di Halodoc.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Layanan konsultasi medis online di Halodoc memudahkan kamu mendapatkan diagnosis dan saran medis yang cepat tanpa harus keluar rumah:

  • ✅ Dokter berpengalaman: Terhubung langsung dengan dokter umum maupun dokter spesialis saraf terpercaya.
  • ✅ Akses 24 jam: Layanan konsultasi siap membantu kapan saja kamu membutuhkan penanganan medis darurat maupun rutin.
  • ✅ Resep obat praktis: Dokter dapat memberikan resep obat digital yang bisa langsung dibeli melalui aplikasi.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

FAQ

1. Apa kode ICD-10 untuk cervical spasm?
Kode ICD-10 yang paling umum digunakan untuk cervical spasm adalah M62.838 (Other muscle spasm) atau dikorelasikan dengan kode M54.2 (Cervalgia).

2. Berapa lama spasme otot leher berlangsung?
Spasme otot leher ringan biasanya membaik dalam waktu beberapa hari hingga satu minggu dengan istirahat dan penanganan mandiri yang tepat.

3. Apakah stres bisa menyebabkan spasme otot leher?
Ya, stres emosional secara tidak sadar menyebabkan ketegangan otot leher dan bahu, yang dapat memicu atau memperburuk spasme otot.

4. Bolehkah memijat leher yang mengalami spasme?
Pijatan ringan boleh dilakukan, namun hindari pijatan keras atau manipulasi kasar pada area leher yang sedang mengalami peradangan akut.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. ICD-10 Version: 2019 – Diseases of the musculoskeletal system and connective tissue (M00-M99).
PubMed Central (PMC). Diakses pada 2026. Cervical Muscle Spasm and Postural Corrective Exercises in Non-Specific Neck Pain.
WebMD. Diakses pada 2026. Neck Spasms: Causes, Symptoms, and Treatments.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran: Tata Laksana Nyeri Leher Servikal.