Ad Placeholder Image

Mengenal Kode Cervicogenic Headache ICD 10 Secara Tepat

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 20 Agustus 2026

Mengenal Kode Diagnosis Cervicogenic Headache ICD 10 Secara Tepat dan Akurat

Mengenal Kode Cervicogenic Headache ICD 10 Secara TepatMengenal Kode Cervicogenic Headache ICD 10 Secara Tepat

DAFTAR ISI


Sakit kepala sering kali dianggap berasal dari dalam kepala itu sendiri. Namun, pernahkah kamu merasakan nyeri kepala yang seolah menjalar dari area leher belakang? Kondisi ini dikenal sebagai cervicogenic headache, yaitu jenis sakit kepala sekunder yang dipicu oleh gangguan pada struktur leher, seperti tulang belakang servikal, sendi, atau otot leher.

Bagi praktisi medis maupun pasien yang ingin memahami rekam medis dan administrasi medis, pencatatan klasifikasi diagnosis ini sangat penting. Dalam sistem International Classification of Diseases, Tenth Revision (ICD-10), penentuan kode diagnosis membantu dokter menetapkan rencana penanganan yang tepat dan spesifik.

Penanganan cervicogenic headache berbeda dari sakit kepala biasa karena pengobatannya berfokus pada sumber masalah utama di leher, bukan hanya meredakan gejala nyeri sementara. Oleh karena itu, evaluasi klinis yang mendalam sangat diperlukan untuk mengatasi kondisi ini secara efektif.

Mengenal Kode ICD-10 Cervicogenic Headache

Dalam sistem pengkodean medis ICD-10, cervicogenic headache umumnya dikategorikan di bawah kode G44.88 (Other specified headache syndromes) atau dikaitkan dengan kode M54.2 (Cervicalgia/nyeri leher) jika keluhan utama berfokus pada struktur servikal. Kode ini mempermudah identifikasi medis bahwa nyeri kepala yang dialami pasien berakar dari gangguan muskuloskeletal pada area leher.

Pencatatan kode ICD-10 ini membantu memastikan bahwa pasien mendapatkan terapi yang tepat sasaran, seperti fisioterapi atau rehabilitasi medik, alih-alih hanya mengonsumsi pereda nyeri secara terus-menerus.

Gejala dan Penyebab Cervicogenic Headache

Gejala khas dari kondisi ini adalah nyeri yang dimulai dari bagian belakang leher atau dasar tengkorak, lalu menjalar ke bagian depan kepala, pelipis, atau area sekitar mata. Nyeri umumnya terjadi pada satu sisi kepala (unilateral) dan dapat bertambah parah saat leher digerakkan atau ditahan dalam satu posisi terlalu lama.

Beberapa faktor penyebab utama kondisi ini meliputi:

  • Postur tubuh yang buruk, seperti kebiasaan menunduk lama saat menatap layar ponsel atau komputer (text neck).
  • Cedera leher akibat benturan atau kecelakaan (whiplash injury).
  • Kekakuan atau ketegangan otot leher kronis yang menekan jaringan saraf servikal.
  • Artritis atau perubahan degeneratif pada sendi tulang belakang leher.

Cara Mengatasi Cervicogenic Headache

Karena kondisi ini bermula dari masalah pada leher, penanganan tanpa obat melalui pendekatan fisik merupakan langkah utama yang sangat disarankan:

  • Latihan Peregangan dan Fisioterapi: Melakukan peretangan otot leher secara berkala untuk meredakan ketegangan otot serta memperkuat struktur leher.
  • Koreksi Postur Tubuh: Menjaga posisi duduk dan berdiri yang ergonomis guna mengurangi tekanan berlebih pada tulang belakang servikal.
  • Kompres Hangat atau Dingin: Gunakan kompres dingin untuk mengurangi peradangan lokal, atau kompres hangat untuk melancarkan sirkulasi darah dan merelaksasi otot kaku.
  • Terapi Manual: Fisioterapi manual dari tenaga profesional dapat membantu memulihkan mobilitas sendi leher yang bermasalah.

Studi Terkait

Berdasarkan publikasi dalam Journal of Manual & Manipulative Therapy (2026), kombinasi terapi manual servikal dengan latihan perbaikan postur terbukti secara signifikan menurunkan intensitas nyeri dan frekuensi serangan pada penderita cervicogenic headache dibandingkan dengan terapi pasif biasa.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami nyeri kepala yang berulang dari area leher dan tidak membaik dengan istirahat, segera konsultasi dengan Dokter Saraf di Halodoc untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi masalah kesehatan kini lebih cepat dan mudah melalui Halodoc.

  • ✅ Dokter berpengalaman: Lebih dari 20.000 dokter spesialis dan umum berlisensi yang siap melayani 24/7.
  • ✅ Respons cepat: Terhubung dengan dokter dalam hitungan detik setelah memilih layanan.
  • ✅ Privasi terjamin: Sesi konsultasi berlangsung secara privat dan kerahasiaan data medis terjaga.
  • ✅ Layanan lengkap: Menerima saran medis, rujukan laboratorium, hingga resep obat langsung setelah konsultasi.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

FAQ

Apa bedanya cervicogenic headache dengan sakit kepala biasa?
Sakit kepala ini dipicu oleh masalah struktur pada leher dan nyerinya menjalar dari leher ke kepala, berbeda dari migrain atau tension headache biasa.

Berapa kode ICD-10 untuk cervicogenic headache?
Kode medis yang kerap digunakan dalam ICD-10 adalah G44.88 (Other specified headache syndromes) atau dikombinasikan dengan kode M54.2 (Cervicalgia).

Apakah perabaan leher bisa memicu nyeri kepala ini?
Ya, penekanan pada otot leher atau sendi servikal yang bermasalah sering kali dapat memicu kembali timbulnya nyeri kepala.

Apakah kecemasan bisa memperparah kondisi ini?
Stres dan kecemasan dapat meningkatkan ketegangan otot leher, yang berpotensi memperburuk rasa nyeri yang dialami.

Referensi

Journal of Manual & Manipulative Therapy. Diakses pada 2026. Interventions for Cervicogenic Headache: A Systematic Review.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. International Classification of Diseases 10th Revision (ICD-10).
PubMed. Diakses pada 2026. Cervicogenic Headache: Clinical Features and Management.
WebMD. Diakses pada 2026. Understanding Cervicogenic Headache.