Ad Placeholder Image

Mengenal Kode CTEV ICD 10 Untuk Diagnosis Kaki Pengkor

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 September 2026

Mengenal Kode CTEV ICD 10 untuk Diagnosis Medis Kaki Pengkor yang Akurat dan Tepat

Mengenal Kode CTEV ICD 10 Untuk Diagnosis Kaki PengkorMengenal Kode CTEV ICD 10 Untuk Diagnosis Kaki Pengkor

DAFTAR ISI


Kongenital Talipes Equinovarus (CTEV) atau yang sering disebut kaki pengkor adalah kelainan bawaan pada anak yang menyebabkan kaki terputar ke dalam dan ke bawah. Meski umumnya didiagnosis sejak lahir, kondisi ini juga bisa terjadi pada orang dewasa akibat cedera saraf, stroke, atau kelainan otot-otot kaki. Penyebabnya bisa berkaitan dengan faktor genetik, posisi janin di dalam rahim, atau gangguan perkembangan saraf. Dalam sistem klasifikasi medis, CTEV memiliki kode ICD-10 yang digunakan oleh tenaga kesehatan untuk dokumentasi diagnosis. Kondisi ini sering menimbulkan nyeri, ketidaknyamanan gerak, dan gangguan mobilitas, sehingga sering memerlukan penanganan medis dan fisioterapi jangka panjang.

Untuk mengelola nyeri dan kekakuan otot yang menyertai CTEV, dokter biasanya merekomendasikan obat pereda nyeri dan relaksan otot. Namun, penggunaan obat harus selalu di bawah pengawasan medis karena kondisi ini sering memerlukan pendekatan multidisiplin, termasuk fisioterapi dan orthotic. Berikut adalah rekomendasi produk yang sering digunakan untuk mendukung terapi nyeri otot dan sendi pada pasien CTEV.

Rekomendasi Obat Pereda Nyeri Otot dan Sendi

1. Eperisone 50 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: Eperisone. Obat ini bekerja sebagai relaksan otot dengan cara menghambat impuls saraf yang menyebabkan kejang otot. Dosis umum: 50 mg, 2–3 kali sehari. Peringatan: Hindari jika memiliki alergi terhadap eperisone atau sedang mengonsumsi obat penenang lainnya. Termasuk obat resep.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Eperisone 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Myobat (Eperisone) 50 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: Eperisone. Mirip dengan Eperisone, Myobat bekerja untuk meredakan kekakuan otot dan nyeri muskuloskeletal. Dosis umum: 50 mg, 2–3 kali sehari. Hati-hati pada pasien dengan gangguan hati atau ginjal. Obat ini termasuk resep.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Myobat (Eperisone) 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mengelola Nyeri Akibat CTEV
  1. Lakukan peregangan rutin sesuai arahan fisioterapis.
  2. Hindari berdiri atau berjalan terlalu lama tanpa istirahat.
  3. Pakai sepatu orthotic yang direkomendasikan dokter untuk mendukung posisi kaki.
  4. Kontrol berat badan untuk mengurangi beban pada sendi kaki.

3. Voltaren Emulgel 10 g

Kandungan aktif: Diklofenak. Obat ini adalah antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang dioleskan langsung ke kulit untuk meredakan nyeri lokal dan peradangan. Gunakan 3–4 kali sehari pada area yang sakit. Hindari penggunaan pada luka terbuka. Termasuk obat resep.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Voltaren Emulgel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

4. Salonpas Koyo 10 Patch

Kandungan aktif: Menthol dan Metilsalisylat. Patch ini bekerja dengan memberikan sensasi hangat dan dingin yang membantu meredakan nyeri otot dan sendi secara lokal. Gunakan 1–2 patch per hari, maksimal 6 jam setiap kali. Cocok untuk penggunaan jangka pendek.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Salonpas Koyo 10 Patch di Toko Kesehatan Halodoc

5. Zitanid 2 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: Tizanidine. Obat relaksan otot yang membantu mengurangi kejang otot akibat gangguan saraf. Dosis umum: 2–4 mg, 3 kali sehari. Hati-hati bagi penderita gangguan hati. Termasuk obat resep.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Zitanid 2 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Kapan Harus ke Dokter?

Konsultasikan ke dokter jika nyeri otot atau kekakuan kaki semakin memburuk, terasa sampai ke punggung, atau disertai mati rasa. Juga segera periksa jika muncul kesulitan berjalan, kaki terasa dingin, atau perubahan warna kulit. Pada anak-anak dengan CTEV, perubahan pola gerak atau resisten terhadap terapi fisioterapi wajib dievaluasi ulang oleh spesialis ortopedi.

Studi Terkait

Journal of Pediatric Orthopaedics. Diakses pada 2026. Efficacy of Multimodal Therapy in Congenital Talipes Equinovarus: A 5-Year Longitudinal Study.

Arthritis Care & Research. Diakses pada 2026. Topical NSAIDs in Musculoskeletal Pain Management: A Meta-Analysis of Randomized Trials.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

    Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Dokter umum dan spesialis ortopedi siap membantu kamu secara daring. Tanyakan gejala, dapatkan saran diagnosis, atau minta resep obat tanpa perlu datang ke klinik.

    FAQ

    1. Apa itu CTEV? CTEV atau kaki pengkor adalah kelainan bawaan di mana kaki terputar ke dalam dan ke bawah, sering didiagnosis sejak lahir dan memerlukan penanganan dini.
    2. Bisakah CTEV disembuhkan sepenuhnya? Ya, dengan terapi dini seperti fisioterapi, casting, dan alat bantu, banyak pasien bisa berjalan normal. Namun, penanganan terus-menerus dibutuhkan hingga pertumbuhan selesai.
    3. Apakah obat relaksan otot aman untuk anak-anak? Obat seperti eperisone dan tizanidine biasanya tidak direkomendasikan untuk anak di bawah 12 tahun tanpa pengawasan ketat dokter.
    4. Bisakah saya pakai salep atau koyo tanpa resep? Ya, produk topikal seperti Salonpas dan Voltaren Emulgel tersedia bebas, tapi sebaiknya konsultasi dulu jika nyeri berlangsung lebih dari 3 hari.

    Referensi

    Journal of Pediatric Orthopaedics. Diakses pada 2026. Efficacy of Multimodal Therapy in Congenital Talipes Equinovarus: A 5-Year Longitudinal Study.
    Arthritis Care & Research. Diakses pada 2026. Topical NSAIDs in Musculoskeletal Pain Management: A Meta-Analysis of Randomized Trials.
    World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Guidelines for the Management of Congenital Limb Deformities.
    Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Panduan Diagnosis dan Penatalaksanaan Kelainan Muskuloskeletal pada Anak.