Ad Placeholder Image

Mengenal Kode Diagnosis Asma Bronkial Secara Lengkap

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 14 Agustus 2026

Pahami daftar lengkap kode diagnosis asma bronkial untuk keperluan medis dan administrasi klaim BPJS.

Mengenal Kode Diagnosis Asma Bronkial Secara LengkapMengenal Kode Diagnosis Asma Bronkial Secara Lengkap

DAFTAR ISI


Asma bronkial adalah penyakit kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan jalan napas. Kondisi ini membuat penderitanya mengalami sesak napas, batuk, mengi (suara ngik-ngik saat bernapas), serta dada terasa berat. Dalam dunia medis dan sistem administrasi kesehatan, pencatatan penyakit ini memerlukan sistem pengodean standar internasional.

Sistem penetapan kode diagnosis asma bronkial mengacu pada International Classification of Diseases revisi ke-10 (ICD-10) yang diterbitkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Penggunaan kode medis ini bertujuan untuk menyeragamkan pencatatan rekam medis, klaim asuransi kesehatan, serta analisis epidemiologi di fasilitas pelayanan kesehatan.

Setiap subtipe asma memiliki kode klasifikasi spesifik tergantung pada pemicu, tingkat keparahan, serta riwayat alergi pasien. Memahami kode diagnosis medis ini membantu tenaga kesehatan memberikan pengelolaan klinis yang akurat, termasuk peresepan obat pelega atau pengontrol saluran napas.

Untuk mengendalikan serangan dan meredakan gejala yang muncul, penggunaan obat-obatan yang tepat sangat diperlukan berdasarkan arahan dokter. Kamu bisa mendapatkan informasi lengkap mengenai klasifikasi kode serta pilihan obat pendukung pengelolaan asma bronkial di bawah ini.

Kode ICD-10 untuk Diagnosis Asma Bronkial

Kode klasifikasi utama untuk penyakit asma berada di bawah kategori kelompok J45 dalam sistem ICD-10. Penentuan kode yang lebih rinci disesuaikan dengan manifestasi klinis yang dialami oleh pasien saat pemeriksaan medis.

Berikut adalah beberapa rincian kode diagnosis asma bronkial yang umum digunakan:

  • J45.0 (Predominantly allergic asthma): Digunakan untuk asma bronkial yang dipicu oleh alergi, seperti rinitis alergi atau atopik.
  • J45.1 (Nonallergic asthma): Kode untuk asma yang timbul tanpa riwayat reaksi alergi pemicu, misalnya akibat stres atau faktor intrinsik.
  • J45.8 (Mixed asthma): Diberikan pada kondisi kombinasi antara pemicu alergi dan non-alergi.
  • J45.9 (Asthma, unspecified): Digunakan untuk kasus asma bronkial umum yang belum spesifik diklasifikasikan subtipe pemicunya.

Selain kategori J45, jika pasien mengalami serangan akut hebat yang membutuhkan tindakan darurat, dokter dapat mencantumkan rincian diagnosis tambahan seperti status asthmaticus (J45.901). Pengodean yang tepat memastikan pasien mendapatkan tindakan terapi serta obat penanganan asma yang sesuai.

Rekomendasi Obat Asma Bronkial

Berikut adalah beberapa pilihan produk kesehatan yang umum digunakan untuk meredakan dan mengontrol gejala asma bronkial sesuai rekomendasi dokter:

1. Ventolin Inhaler 100 mcg 200 Dose

Ventolin Inhaler mengandung zat aktif Salbutamol sulfate. Obat ini bekerja dengan cara merelaksasikan otot-otot di saluran pernapasan yang menyempit, sehingga jalan napas menjadi lebih terbuka dan napas terasa lebih lega saat terjadi serangan asma akut. Digunakan dengan cara dihirup melalui mulut sesuai dosis petunjuk dokter.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ventolin Inhaler 100 mcg 200 Dose di Toko Kesehatan Halodoc

2. Symbicort Turbuhaler 160/4.5 mcg

Symbicort Turbuhaler mengombinasikan Budesonide (kortikosteroid pencegah peradangan) dan Formoterol fumarate (bronkodilator kerja cepat dan panjang). Kombinasi ini efektif mengatasi peradangan kronis sekaligus membuka saluran napas yang menyempit pada penderita asma bronkial.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Symbicort Turbuhaler 160/4.5 mcg di Toko Kesehatan Halodoc

3. Seretide Inhaler 125 mcg

Seretide Inhaler memuat kombinasi Fluticasone propionate dan Salmeterol xinafoate. Obat ini digunakan secara teratur sebagai terapi pencegahan rutin untuk mengontrol peradangan dan mencegah kambuhnya serangan asma pada orang dewasa maupun anak-anak.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Seretide Inhaler 125 mcg di Toko Kesehatan Halodoc

Penanganan dan Pencegahan Asma Bronkial

Selain mengonsumsi obat-obatan resep secara teratur, penderita asma bronkial perlu melakukan langkah penanganan mandiri dan pencegahan gaya hidup sehat berikut:

  • Mengenali dan menghindari faktor pemicu serangan asma, seperti debu, bulu hewan, polusi udara, asap rokok, serta suhu dingin.
  • Selalu membawa obat pelega napas (inhaler) ke mana saja sebagai antisipasi serangan mendadak.
  • Menjaga kebersihan tempat tidur dan area rumah dari pemicu alergi (alergen).
  • Melakukan olahraga ringan yang teratur sesuai arahan dokter untuk memperkuat kapasitas paru-paru.

Studi Terkait

Berdasarkan riset klinis yang dipublikasikan dalam Journal of Asthma and Allergy (2026), klasifikasi yang tepat pada kondisi asma bronkial berbasis kode ICD-10 membantu dokter menyelaraskan pemberian terapi kombinasi inhaler steroid dan bronkodilator. Langkah ini terbukti dapat menurunkan tingkat keparahan serangan berulang serta meningkatkan kualitas hidup pasien secara signifikan.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari atau serangan sesak napas semakin berat meskipun telah menggunakan inhaler, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Paru di Halodoc untuk evaluasi medis lebih lanjut.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Apabila kamu mengalami gangguan pernapasan atau ragu mengenai penanganan asma, lakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Dokter berlisensi siap memberikan saran terapi serta resep obat yang aman dan tepat sesuai kondisi kesehatanmu.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Asthma.
ICD-10 Version: 2026. Diakses pada 2026. Block J40-J47 Chronic lower respiratory diseases.
Journal of Asthma and Allergy. Diakses pada 2026. Diagnosis and Management of Bronchial Asthma in Clinical Practice.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Asma.

FAQ

1. Apa kode ICD-10 untuk diagnosis asma bronkial?
Kode ICD-10 utama untuk asma bronkial berada dalam kategori J45. Jenis pemicunya dibedakan lagi seperti J45.0 untuk asma alergi atau J45.1 untuk asma non-alergi.

2. Mengapa kode diagnosis asma bronkial penting dalam rekam medis?
Pengodean medis penting untuk memastikan keakuratan pencatatan riwayat kesehatan, memudahkan pemrosesan klaim asuransi kesehatan, serta membantu dokter menentukan strategi pengobatan yang tepat.

3. Apakah obat inhaler asma bisa dibeli secara bebas?
Sebagian besar obat inhaler asma termasuk dalam golongan obat keras. Karena itu, pembelian serta penggunaannya harus berdasarkan resep dan petunjuk dari dokter.

4. Apakah penderita asma bronkial bisa sembuh total?
Asma bronkial merupakan kondisi kronis yang tidak bisa sembuh total, namun gejalanya dapat dikontrol dengan sangat baik melalui obat pengontrol rutin dan pencegahan pemicu.