
Mengenal Kode Diagnosis PAD ICD 10 dalam Rekam Medis Pasien
Mengenal Kode Diagnosis PAD ICD 10 untuk Penyakit Arteri Perifer pada Sistem Medis secara Lengkap.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat Penyakit Arteri Perifer (PAD)
- Penanganan dan Pencegahan PAD
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Peripheral Artery Disease (PAD) atau Penyakit Arteri Perifer adalah kondisi penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah arteri yang mengalirkan darah ke bagian ekstremitas, terutama tungkai dan kaki. Penyebab utamanya adalah aterosklerosis, yaitu penumpukan plak kolesterol pada dinding pembuluh darah yang mengurangi aliran darah kaya oksigen ke otot dan jaringan.
Dalam rekam medis dan sistem dokumentasi kesehatan, kondisi ini dicatat menggunakan sistem kodifikasi internasional. Kode PAD ICD 10 yang paling sering digunakan adalah I70.2 (Atherosclerosis of native arteries of the extremities) atau I73.9 (Peripheral vascular disease, unspecified). Penggunaan kode diagnosis ini membantu klinisi dalam mengidentifikasi tingkat keparahan serta menentukan rencana perawatan yang tepat.
Gejala umum PAD meliputi kram atau nyeri pada betis dan paha saat berjalan (intermittent claudication), kaki terasa dingin, serta luka di area tungkai yang lambat sembuh. Jika tidak ditangani secara medis, PAD dapat meningkatkan risiko komplikasi serius seperti luka bernanah, gangren, hingga serangan jantung dan stroke.
Pengobatan PAD berfokus pada melancarkan sirkulasi darah, mengontrol kadar lipid, serta mencegah pembentukan gumpalan darah. Berikut beberapa rekomendasi obat yang kerap digunakan dalam terapi pengelolaan penyakit arteri perifer.
Rekomendasi Obat Penyakit Arteri Perifer (PAD)
1. Ascardia 80 mg 10 Tablet
Ascardia mengandung bahan aktif Acetylsalicylic Acid (Aspirin) dosis rendah yang berfungsi sebagai agen antiplatelet. Obat ini bekerja dengan cara mencegah pengumpulan atau agregasi keping darah (trombosit), sehingga mengurangi risiko terbentuknya gumpalan darah pada arteri yang mengalami aterosklerosis.
Obat ini digunakan untuk pencegahan sekunder terhadap serangan jantung dan kejadian stroke pada pasien PAD. Dosis penggunaan harus disesuaikan dengan petunjuk dokter.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Ascardia 80 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Clopidogrel 75 mg 10 Tablet
Clopidogrel merupakan obat antiplatelet golongan thienopyridine. Obat ini bekerja dengan cara menghambat ikatan ADP pada reseptor keping darah secara selektif, sehingga efektif menghambat agregasi trombosit yang berpotensi menyumbat arteri perifer.
Clopidogrel sering diresepkan bagi pasien PAD sebagai terapi alternatif atau kombinasi untuk menurunkan kejadian iskemia bawaan kardiovaskular. Dosis lazim dewasa adalah 1 tablet sehari atau sesuai instruksi medis.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Clopidogrel 75 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Faktor Risiko Pemicu Penyakit Arteri Perifer (PAD)
- Kebiasaan merokok aktif maupun pasif yang merusak lapisan pembuluh darah.
- Menderita diabetes mellitus dengan kadar gula darah tidak terkontrol.
- Memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi) dan kolesterol tinggi.
- Faktor usia di atas 50 tahun serta riwayat keluarga dengan penyakit jantung.
3. Atorvastatin 20 mg 10 Tablet
Atorvastatin adalah obat golongan statin yang bekerja menghambat enzim HMG-CoA reductase, yaitu enzim yang berperan dalam pembentukan kolesterol di hati. Penggunaan Atorvastatin membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida serta memperlambat perkembangan plak pada arteri.
Pada penderita PAD, terapi statin dosis intensitas tinggi atau sedang bertujuan untuk menstabilkan plak pembuluh darah guna mencegah kekakuan dan penyumbatan arteri lebih lanjut. Dosis diminum sekali sehari pada malam hari sesuai anjuran dokter.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Atorvastatin 20 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
4. Simvastatin 10 mg 10 Tablet
Simvastatin merupakan obat penurun kolesterol alternatif yang juga masuk dalam kelompok statin. Obat ini menurunkan kadar LDL dan meningkatkan kolesterol baik (HDL) untuk menjaga kelancaran sirkulasi darah pada arteri ekstremitas.
Penggunaan Simvastatin efektif mengontrol lipid darah pada pasien hiperkolesterolemia yang disertai penyakit pembuluh darah perifer. Obat diminum sekali sehari sebelum atau sesudah makan malam sesuai instruksi resep dokter.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Simvastatin 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Penanganan dan Pencegahan PAD
Pengobatan farmakologis harus didukung oleh modifikasi gaya hidup untuk memperlambat progresivitas PAD. Salah satu langkah terpenting adalah menghentikan kebiasaan merokok secara total, karena racun dalam rokok dapat mempercepat kerusakan dinding pembuluh darah.
Selain itu, melakukan latihan fisik teratur seperti program olahraga berjalan (supervised exercise therapy) sangat dianjurkan. Aktivitas ini merangsang pembentukan pembuluh darah kolateral baru sehingga meningkatkan jarak tempuh jalan tanpa rasa nyeri. Pastikan juga untuk mengontrol asupan lemak jenuh dan menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Studi Terkait
Penelitian terbaru dalam Journal of Vascular Surgery (2026) menunjukkan bahwa penggunaan kombinasi terapi antiplatelet jangka panjang dan statin secara konsisten pada pasien dengan pencatatan kode diagnosis PAD ICD 10 berhasil mengurangi angka komplikasi amputasi tungkai hingga 35% dan menekan risiko serangan kardiovaskular mayor secara bermakna.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu sering merasakan nyeri kram pada kaki saat beraktivitas, sensasi dingin yang menetap pada salah satu tungkai, atau terdapat luka yang tidak kunjung sembuh di area kaki, segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja atau hubungi Dokter Spesialis Jantung di Halodoc untuk pemeriksaan komprehensif.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Layanan konsultasi Halodoc memudahkan kamu berdiskusi mengenai masalah kesehatan pembuluh darah dengan cepat dan aman.
- ✅ Dokter Berlisensi: Bebas bertanya ke dokter spesialis berpengalaman yang mengantongi STR dan SIP aktif.
- ✅ Tersedia 24/7: Layanan dokter siap merespons keluhan medis kamu kapan saja selama 24 jam nonstop.
- ✅ Privasi Terjamin: Seluruh riwayat medis dan kerahasiaan sesi konsultasi terjaga dengan aman.
Referensi
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems 10th Revision (ICD-10): Codes I70.2 & I73.9.
PubMed Central / Journal of Vascular Surgery. Diakses pada 2026. Clinical Practice Guidelines on Diagnosis and Management of Peripheral Artery Disease.
WebMD. Diakses pada 2026. Peripheral Artery Disease (PAD): Causes, Symptoms, and Treatments.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI). Diakses pada 2026. Cek Produk BPOM: Antiplatelet dan Statin.
FAQ
Apa kode ICD 10 untuk Penyakit Arteri Perifer (PAD)?
Kode ICD 10 yang paling umum digunakan untuk PAD adalah I70.2 (Atherosclerosis of native arteries of the extremities) atau I73.9 (Peripheral vascular disease, unspecified). Kode ini mempermudah pencatatan medis dan penentuan rencana perawatan pasien.
Apa saja gejala awal PAD pada kaki?
Gejala awal yang paling khas adalah rasa pegal, nyeri, atau kram pada otot betis saat berjalan yang mereda setelah beristirahat (intermittent claudication). Selain itu, kulit kaki sering kali terasa dingin saat disentuh.
Apakah PAD bisa disembuhkan secara total?
Kerusakan atau penyempitan arteri akibat plak aterosklerosis tidak dapat dihilangkan sepenuhnya hanya dengan obat. Namun, gejalanya dapat dikontrol dan perkembangan penyakit dapat dihambat dengan terapi obat serta perubahan gaya hidup sehat.
Mengapa penderita PAD membutuhkan obat antiplatelet dan statin?
Obat antiplatelet berguna untuk mencegah pembekuan darah yang berisiko menyumbat arteri. Sementara itu, obat statin berfungsi menurunkan kadar kolesterol dan menstabilkan plak arteri agar tidak makin tebal.







