Memahami Kode Disfungsi Ereksi ICD 10 untuk Diagnosa Medis yang Akurat dan Tepat

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat Disfungsi Ereksi
- Memahami Kode ICD-10 Disfungsi Ereksi
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Disfungsi ereksi (DE) adalah kondisi ketika pria mengalami kesulitan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup keras saat berhubungan seksual. Kondisi ini dapat dipicu oleh faktor fisik, seperti gangguan pembuluh darah, maupun faktor psikologis seperti stres dan kecemasan.
Dalam dunia medis internasional, diagnosis penyakit dicatat menggunakan sistem kodifikasi ICD-10. Pengetahuan mengenai diagnosis disfungsi ereksi icd 10 sangat penting untuk pencatatan rekam medis, klaim asuransi, serta menentukan rencana penanganan yang tepat oleh dokter.
Penanganan disfungsi ereksi umumnya melibatkan kombinasi perubahan gaya hidup, konseling, dan penggunaan obat-obatan medis sesuai petunjuk dokter. Obat-obatan medis bekerja dengan meningkatkan aliran darah menuju area vital sehingga membantu terjadinya ereksi saat ada stimulasi seksual.
Rekomendasi Obat Disfungsi Ereksi
1. Sildenafil Citrate 50 mg 4 Tablet
Sildenafil Citrate merupakan obat golongan inhibitor PDE-5 yang bekerja dengan cara merelaksasi pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke organ vital saat terjadi rangsangan seksual. Obat ini efektif membantu mengatasi masalah ketidakmampuan mempertahankan ereksi pada pria dewasa. Dosis umum penggunaan adalah 50 mg diminum sekitar 1 jam sebelum melakukan aktivitas seksual.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Sildenafil Citrate 50 mg 4 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Ericfil 50 mg 1 Lembar ODF
Ericfil ODF (Orally Disintegrating Film) adalah inovasi obat disfungsi ereksi berbentuk lembaran tipis yang praktis dan dapat larut langsung di atas lidah tanpa perlu diminum dengan air. Mengandung bahan aktif Sildenafil Citrate 50 mg, obat ini memberikan efek relaksasi pada pembuluh darah organ vital untuk memudahkan penderita mencapai ereksi optimal.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Ericfil 50 mg 1 Lembar ODF di Toko Kesehatan Halodoc
Memahami Kode ICD-10 Disfungsi Ereksi
Sistem klasifikasi ICD-10 membagi disfungsi ereksi ke dalam dua kategori utama berdasarkan penyebab medisnya:
- Kode N52 (Male erectile dysfunction): Digunakan untuk disfungsi ereksi yang disebabkan oleh faktor organik atau fisik, seperti gangguan vascular, kelainan saraf, diabetes, atau efek samping pasca operasi.
- Kode F52.2 (Psychogenic erectile dysfunction): Digunakan jika disfungsi ereksi dipicu oleh gangguan psikologis atau non-organik, seperti depresi, stres berat, kecemasan kinerja seksual, atau konflik hubungan.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu mengalami gangguan ereksi yang berlangsung berulang kali selama lebih dari beberapa minggu atau mengganggu keharmonisan hubungan, segera berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Urologi atau Dokter Spesialis Andrologi di Halodoc untuk mendapatkan penanganan tepat sesuai kondisi medis medis yang melatarbelakanginya.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Melakukan konsultasi kesehatan secara daring memberikan kenyamanan dan kecepatan akses informasi medis tanpa batas. Lewat Halodoc, kamu bisa berkonsultasi langsung dengan dokter tepercaya kapan saja.
- ✅ Dokter berpengalaman: Dokter-dokter terdaftar memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) resmi.
- ✅ Respon cepat: Layanan konsultasi siap melayani 24 jam penuh setiap hari.
- ✅ Kerahasiaan terjamin: Privasi riwayat kesehatan dan percakapan dokter-pasien terjaga dengan aman.
Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems 10th Revision (ICD-10) – Code N52 & F52.2.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI). Diakses pada 2026. Cek Produk BPOM: Sildenafil Citrate.
PubMed Central (NIH). Diakses pada 2026. Erectile Dysfunction: Epidemiology, Etiology, and Treatment Options.
WebMD. Diakses pada 2026. Erectile Dysfunction and PDE5 Inhibitors.
FAQ
1. Berapakah kode ICD-10 untuk disfungsi ereksi?
Kode ICD-10 untuk disfungsi ereksi organik adalah N52, sedangkan untuk disfungsi ereksi yang disebabkan oleh masalah psikologis kodenya adalah F52.2.
2. Apakah obat disfungsi ereksi boleh dibeli bebas?
Tidak. Obat disfungsi ereksi seperti sildenafil tergolong obat keras sehingga wajib digunakan berdasarkan resep dan evaluasi medis dari dokter.
3. Apakah disfungsi ereksi dapat disembuhkan?
Ya, disfungsi ereksi dapat diatasi secara efektif tergantung pada penyebab utamanya, baik melalui terapi obat, perubahan gaya hidup, maupun konseling medis.





