Ad Placeholder Image

Mengenal Kode Dry Skin ICD 10 dan Penyebab Kulit Kering

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 20 Agustus 2026

Mengenal Kode Dry Skin ICD 10 untuk Diagnosis Medis Kulit Kering yang Tepat dan Akurat

Mengenal Kode Dry Skin ICD 10 dan Penyebab Kulit KeringMengenal Kode Dry Skin ICD 10 dan Penyebab Kulit Kering

DAFTAR ISI


Kulit kering atau yang dikenal dalam istilah medis sebagai xerosis cutis merupakan kondisi ketika lapisan paling luar kulit (epidermis) kekurangan cairan atau kelembapan. Kondisi ini membuat kulit terasa kasar, gatal, bersisik, hingga mudah mengalami retakan. Kulit kering bisa dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa.

Dalam dunia medis dan dokumentasi rekam kesehatan, setiap kondisi kesehatan atau diagnosis penyakit dikodekan menggunakan standar klasifikasi internasional. Klasifikasi ini disebut sebagai ICD-10 (International Classification of Diseases, 10th Revision) yang dikembangkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Mengetahui kode diagnosis medis seperti kode ICD-10 untuk dry skin sangat penting bagi tenaga medis, staf administrasi fasilitas kesehatan, hingga kebutuhan klaim asuransi kesehatan.

Mengenal Kode Dry Skin ICD 10

Dalam sistem ICD-10, kode medis utama untuk kondisi kulit kering atau xerosis cutis adalah L85.3. Kode ini dikategorikan di bawah blok gangguan penebalan epidermis lainnya (other epidermal thickening).

Namun, jika kondisi kulit kering disebabkan oleh kelainan medis lain yang lebih spesifik, dokter dapat menggunakan kode ICD-10 yang berbeda, antara lain:

  • L85.3: Xerosis cutis (kode diagnosis langsung untuk kulit kering biasa).
  • L20.9: Atopic dermatitis, unspecified (eksim atopik yang ditandai dengan kulit sangat kering dan gatal).
  • L30.9: Dermatitis, unspecified (peradangan kulit yang memicu kekeringan).
  • L85.0: Acquired ichthyosis (kelainan kulit bersisik dan sangat kering yang didapat).

Penyebab Kulit Kering

Kondisi kulit kering dapat disebabkan oleh berbagai faktor internal maupun lingkungan eksternal. Beberapa penyebab utamanya meliputi:

  • Paparan Suhu Ekstrem: Cuaca dingin, kelembapan udara yang rendah, atau terlalu sering berada di ruangan ber-AC dapat menyerap kelembapan alami kulit.
  • Penggunaan Sabun yang Keras: Sabun pembersih yang mengandung deterjen keras atau antiseptik dapat mengikis lapisan lemak pelindung kulit (sebum).
  • Kebiasaan Mandi Air Hangat: Mandi menggunakan air yang terlalu panas dalam waktu lama dapat merusak kelembapan epidermis.
  • Faktor Usia: Seiring bertambahnya usia, produksi minyak alami kulit akan menurun sehingga kulit lebih rentan kering.
  • Kondisi Medis dan Efek Samping Obat: Gangguan tiroid, diabetes, serta penggunaan obat-obatan tertentu dapat memengaruhi tingkat kelembapan kulit.

Cara Mengatasi Kulit Kering

Untuk mengembalikan kelembapan kulit dan mencegah iritasi lebih lanjut, kamu bisa menerapkan langkah-langkah perawatan berikut secara rutin:

  • Gunakan Pelembap Secara Teratur: Oleskan pelembap berbasis krim atau salep segera setelah mandi saat kulit masih dalam keadaan lembap.
  • Pilih Pembersih Lembut: Gunakan sabun mandi yang bersifat hypoallergenic, bebas pewangi, dan mengandung formula pelembap.
  • Cukupi Konsumsi Air Putih: Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik dari dalam dengan minum setidaknya 8 gelas air per hari.
  • Gunakan Pelembap Udara (Humidifier): Jika kamu sering bekerja di ruangan ber-AC, gunakan humidifier untuk menjaga kelembapan udara di sekitarmu.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kondisi kulit kering kamu tidak kunjung membaik setelah perawatan mandiri, mulai terkelupas hebat, terasa perih, berdarah, atau menunjukkan tanda infeksi seperti timbulnya nanah, segera lalukan konsultasi ke dokter spesialis kulit di Halodoc yang siap membantu 24 jam kapan saja dan di mana saja.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Layanan konsultasi kesehatan online di Halodoc memudahkan kamu untuk mendapatkan penanganan medis yang cepat dan akurat.

  • ✅ Dokter berpengalaman: Kamu bisa memilih dokter spesialis kulit berlisensi resmi dengan pengalaman luas.
  • ✅ Akses 24 Jam: Layanan konsultasi dokter dapat diakses kapan saja dan dari mana saja tanpa perlu mengantre di klinik.
  • ✅ Resep Obat Langsung: Bila dokter memberikan rekomendasi resep, kamu bisa langsung membelinya melalui fitur apotek online di aplikasi.
  • ✅ Privasi Terjamin: Kerahasiaan data pribadi dan riwayat konsultasi medis kamu dijamin aman.

Referensi

World Health Organization. Diakses pada 2026. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems 10th Revision (ICD-10) – L85.3 Xerosis Cutis.
PubMed / National Center for Biotechnology Information. Diakses pada 2026. Xerosis Cutis: Etiology, Manifestations, and Management.
WebMD. Diakses pada 2026. What Is Xerosis Cutis? Causes, Symptoms, and Treatments.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Dermatitis.

FAQ

Berapa kode ICD 10 untuk dry skin atau kulit kering?

Kode ICD-10 resmi untuk dry skin atau xerosis cutis adalah L85.3. Kode ini digunakan dalam pencatatan diagnosis medis rekam kesehatan.

Apakah kulit kering yang parah bisa menjadi tanda kondisi medis tertentu?

Ya, kulit kering yang tidak kunjung membaik meski sudah memakai pelembap dapat mengindikasikan adanya penyakit medis melatarbelakangi seperti dermatitis atopik, hipotiroidisme, atau diabetes.

Kapan pelembap sebaiknya dioleskan pada kulit kering?

Waktu terbaik untuk mengoleskan pelembap adalah segera setelah mandi saat kulit masih dalam keadaan sedikit lembap agar kelembapan terikat secara optimal pada epidermis.