Ad Placeholder Image

Mengenal Kode Edema ICD 10 dalam Rekam Medis Pasien

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 30 Juli 2026

Daftar Kode Edema ICD 10 Lengkap untuk Diagnosis Medis yang Akurat dan Mudah Dipahami

Mengenal Kode Edema ICD 10 dalam Rekam Medis PasienMengenal Kode Edema ICD 10 dalam Rekam Medis Pasien

DAFTAR ISI


Edema merupakan istilah medis untuk kondisi pembengkakan anggota tubuh akibat penumpukan cairan berlebih di dalam jaringan interstitial. Kondisi ini bisa terjadi pada area mana saja, namun paling sering memengaruhi kaki, pergelangan kaki, tungkai, dan lengan. Edema bukanlah suatu penyakit tunggal, melainkan tanda atau gejala dari penyakit yang mendasarinya, seperti gangguan jantung, penyakit ginjal, kelemahan pembuluh darah vena, hingga masalah hati.

Dalam klasifikasi diagnosis medis internasional, penetapan kode diagnosis sangat diperlukan untuk pengkodean rekam medis. Kode edema ICD 10 mengacu pada International Classification of Diseases 10th Revision. Umumnya, edema yang berdiri sendiri atau tidak ditentukan spesifikasi penyebabnya dikelompokkan dalam blok kode R60. Kode R60.0 merujuk pada edema lokal, R60.1 untuk edema menyeluruh (generalized edema), dan R60.9 untuk edema yang tidak terdefinisi.

Apabila edema disebabkan oleh gangguan kardiovaskular spesifik seperti gagal jantung kongestif atau insufisiensi vaskular, pengkodeannya dapat merujuk ke blok kode penyakit jantung (misalnya kategori I50). Pengelolaan edema sangat bergantung pada penanganan penyebab utamanya, seperti mengontrol tekanan darah tinggi, kadar kolesterol, atau pencegahan penggumpalan darah untuk menjaga fungsi sirkulasi tetap optimal. Pembelian obat-obatan pendukung resep medis kini semakin praktis melalui layanan beli obat online di Halodoc.

Rekomendasi Obat Pendukung Penanganan Faktor Risiko Edema

Apabila edema yang kamu alami dipicu oleh komplikasi kardiovaskular atau penyumbatan pembuluh darah, dokter dapat meresepkan kombinasi pengobatan untuk mengontrol faktor risiko tersebut. Berikut adalah beberapa obat penunjang kesehatan sirkulasi yang sering diresepkan dokter:

1. Ascardia 80 mg 10 Tablet

Ascardia mengandung Asam Asetilsalisilat (Aspirin) dosis rendah yang berfungsi sebagai antiplatelet. Obat ini bekerja dengan cara mencegah penggumpalan keping darah, sehingga membantu melancarkan aliran darah dan mengurangi risiko penyumbatan pembuluh darah pada penderita penyakit jantung koroner atau sirkulasi perifer.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ascardia 80 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Atorvastatin 20 mg 10 Tablet

Atorvastatin merupakan obat golongan statin yang bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah. Dengan menekan pembentukan plak pada pembuluh darah, Atorvastatin membantu menjaga kelancaran sirkulasi darah dan mencegah komplikasi kardiovaskular yang bisa memicu pembengkakan jaringan.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Atorvastatin 20 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu terjadinya Edema pada Tubuh
  1. Retensi garam berlebih dalam tubuh akibat konsumsi natrium tinggi.
  2. Gangguan sirkulasi vena (insufisiensi vena kronis) pada area tungkai bawah.
  3. Penurunan kadar protein plasma (albumin) akibat gangguan fungsi ginjal atau hati.
  4. Komplikasi penyakit jantung kongestif yang menurunkan efisiensi pompa darah.

3. Clopidogrel 75 mg 10 Tablet

Clopidogrel adalah agen antiplatelet yang digunakan untuk mencegah pembentukan gumpalan darah abnormal pada pembuluh darah tersumbat. Obat ini diresepkan bagi pasien dengan riwayat penyakit jantung atau pembuluh darah arteri perifer untuk memastikan sirkulasi darah ke seluruh tubuh tetap lancar.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Clopidogrel 75 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Simvastatin 10 mg 10 Tablet

Simvastatin efektif dalam menurunkan kadar kolesterol total dan LDL. Dengan cara kerja menghambat enzim HMG-CoA reduktase di hati, obat ini mencegah kerusakan dinding pembuluh darah sehingga risiko gangguan sirkulasi darah kronis dapat ditekan secara bertahap.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Simvastatin 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Penanganan dan Pencegahan Edema

Selain mengonsumsi obat-obatan sesuai petunjuk dokter, terdapat beberapa upaya alami dan perubahan gaya hidup yang bisa kamu lakukan untuk meredakan edema ringan:

  • Elevasi Posisi Kaki: Posisikan kaki lebih tinggi dari dada saat berbaring selama 15-20 menit untuk membantu mengalirkan cairan kembali ke jantung.
  • Batasi Asupan Garam: Mengurangi konsumsi natrium mengurangi kecenderungan tubuh menyimpan cairan berlebih.
  • Gunakan Kaos Kaki Kompresi: Kaos kaki kompresi khusus dapat menekan jaringan luar dan mencegah penumpukan cairan pada tungkai bawah.
  • Rutin Bergerak: Hindari duduk atau berdiri terlalu lama tanpa jeda bergerak untuk menjaga sirkulasi otot pompa perifer.

Studi Terkait

Penelitian terbaru dalam jurnal riset kardiovaskular tahun 2026 menekankan bahwa evaluasi pengkodean ICD-10 yang tepat untuk edema sistemik sangat krusial dalam menentukan etiologi primer pasien, apakah berasal dari penurunan fraksi ejeksi jantung atau kerusakan glomerular ginjal. Studi tersebut menemukan bahwa kombinasi gaya hidup rendah natrium dan terapi pengontrol lipid secara signifikan mengurangi kekambuhan edema dependen pada pasien risiko tinggi kardiovaskular.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika pembengkakan pada tubuhmu tidak kunjung berkurang, terasa sangat nyeri, terasa hangat saat disentuh, atau disertai gejala sesak napas dan nyeri dada, segera konsultasikan diri kamu. Kamu bisa berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Halodoc untuk mendapatkan pemeriksaan medis yang komprehensif.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Layanan konsultasi ke dokter Halodoc memberikan kemudahan bagi kamu untuk mendiskusikan berbagai masalah kesehatan langsung dari rumah:

  • Dokter Berlisensi: Semua dokter mitra Halodoc memiliki STR dan SIP resmi serta pengalaman klinis yang teruji.
  • Akses 24 Jam: Layanan konsultasi siap melayani pertanyaan medis kamu kapan saja tanpa harus mengantre.
  • Privasi Terjamin: Sesi konsultasi digital bersifat rahasia dan aman.

Referensi

World Health Organization. Diakses pada 2026. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems (ICD-10) – Edema section.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Edema: Symptoms, causes, and treatment.
WebMD. Diakses pada 2026. Understanding Edema: Causes and Diagnostic Codes.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Pengodean Rekam Medis Penyakit Tidak Menular.

FAQ

1. Apa arti kode ICD 10 R60.0?
Kode R60.0 dalam ICD-10 digunakan untuk menandai kondisi edema lokal (localized edema), yaitu pembengkakan yang terbatas pada area tubuh tertentu, seperti satu tungkai atau pergelangan kaki.

2. Apakah edema selalu berhubungan dengan penyakit jantung?
Tidak selalu. Walaupun penyakit jantung bisa menyebabkan edema, pembengkakan cairan juga dapat disebabkan oleh penyakit ginjal, penyakit hati, insufisiensi vena, defisiensi protein, atau efek samping obat-obatan.

3. Kapan edema dianggap berbahaya?
Edema dianggap berbahaya jika muncul secara mendadak, menyebar dengan cepat, terasa nyeri, atau diiringi sesak napas, dada berdebar, dan pusing. Kondisi ini memerlukan penanganan medis segera.

4. Apakah obat diuretik dapat memicu efek samping jika diminum sembarangan?
Ya, penggunaan obat diuretik tanpa pengawasan dokter dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit, dehidrasi, hingga gangguan fungsi ginjal. Oleh karena itu, pengobatan harus sesuai rekomendasi medis.