Ad Placeholder Image

Mengenal Kode Gist ICD 10 dalam Rekam Medis Secara Lengkap

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 18 Agustus 2026

Pahami Kode Gist ICD 10 untuk Pencatatan Medis Akurat dan Efisien dalam Praktik Klinis

Mengenal Kode Gist ICD 10 dalam Rekam Medis Secara LengkapMengenal Kode Gist ICD 10 dalam Rekam Medis Secara Lengkap

DAFTAR ISI


Gastrointestinal Stromal Tumor (GIST) adalah jenis neoplasma atau tumor mesenkim yang paling sering tumbuh pada saluran pencernaan. Tumor ini terbentuk dari sel khusus yang disebut jaringan interstitial Cajal (ICC) yang berfungsi mengontrol pergerakan usus. Walaupun tergolong tumor langka, pemahaman mengenai penegakan diagnosis dan pengodean medisnya sangat krusial bagi pasien maupun tenaga medis.

Dalam dokumentasi kesehatan formal, sistem klasifikasi penyakit internasional atau ICD-10 (International Classification of Diseases, 10th Revision) digunakan untuk mencatat kondisi medis secara terstandar. Penulisan kode ICD-10 yang tepat untuk GIST penting untuk pengelompokan riwayat medis pasien, klaim asuransi kesehatan, serta pemilihan rencana terapi yang sesuai.

Jika kamu atau anggota keluarga mengalami gejala gangguan pencernaan kronis yang mencurigakan, segera jadwalkan konsultasi ke dokter agar penanganan tepat dapat diberikan sejak dini.

Mengenal Kode GIST ICD-10 dalam Rekam Medis

Kode ICD-10 berfungsi sebagai bahasa universal dalam dunia kedokteran untuk memetakan diagnosis penyakit. Pada kondisi GIST, klasifikasi pengodeannya disesuaikan dengan letak anatomi tumor serta potensi keganasannya.

Secara umum, kode ICD-10 spesifik yang sering digunakan untuk menggambarkan tumor stromal gastrointestinal masuk ke dalam subkategori C49.A (Gastrointestinal stromal tumor). Sistem ICD-10 membagi kode ini berdasarkan organ tempat tumor berkembang.

Klasifikasi Kode ICD-10 untuk GIST

Berikut adalah beberapa rincian kode ICD-10 yang berkaitan dengan lokasi ditemukannya GIST pada organ pencernaan:

  • C49.A0: Gastrointestinal stromal tumor, unspecified site (GIST pada lokasi yang belum ditentukan).
  • C49.A1: Gastrointestinal stromal tumor of stomach (GIST pada lambung).
  • C49.A2: Gastrointestinal stromal tumor of small intestine (GIST pada usus halus).
  • C49.A3: Gastrointestinal stromal tumor of large intestine (GIST pada usus besar).
  • C49.A4: Gastrointestinal stromal tumor of rectum (GIST pada rektum).
  • C49.A5: Gastrointestinal stromal tumor of esophagus (GIST pada kerongkongan).
  • C49.A9: Gastrointestinal stromal tumor of other sites (GIST pada lokasi pencernaan lainnya seperti omentum atau mesenterium).

Dokumentasi akurat melalui kode ini memudahkan dokter spesialis dalam memantau perkembangan penyakit dan menyusun opsi tindakan medis lanjutan.

Gejala dan Penanganan GIST

Pada tahap awal, GIST kerap tidak menimbulkan gejala yang khas. Namun, seiring bertambah besarnya ukuran tumor, beberapa keluhan dapat muncul, antara lain:

  • Nyeri atau rasa tidak nyaman di area perut.
  • Mual, muntah, dan rasa cepat kenyang saat makan.
  • Darah pada feses yang tampak berwarna hitam (melena).
  • Anemia dan rasa lelah berkepanjangan akibat pendarahan tersembunyi pada saluran cerna.

Penanganan GIST umumnya melibatkan tindakan pembedahan untuk mengangkat tumor, serta terapi target menggunakan obat penekan tirosin kinase (seperti imatinib) untuk membantu mencegah kekambuhan atau memperlambat pertumbuhan sel tumor.

Studi Terkait

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Oncology (2026) menekankan bahwa ketepatan pengodean ICD-10 untuk diagnosis GIST berdampak langsung pada kecepatan akses pasien terhadap terapi target mutakhir. Selain itu, riset dari World Journal of Gastroenterology (2026) mengungkapkan bahwa integrasi data klinis dan pemeriksaan imunohistokimia (seperti tes biomarker KIT/CD117) secara terstruktur dalam sistem rekam medis elektronik membantu menurunkan risiko kesalahan klasifikasi tumor stromal pada saluran pencernaan.

Kapan Harus Ke Dokter?

Jika kamu mengalami keluhan pencernaan yang menetap seperti nyeri perut kronis, BAB berwarna gelap, atau berat badan turun tanpa alasan yang jelas, segera konsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Melalui Halodoc, kamu dapat berkonsultasi secara aman, nyaman, dan praktis langsung dari rumah. Dokter spesialis siap memberikan panduan diagnosis awal, saran rujukan medis, serta rekomendasi penanganan yang sesuai dengan kebutuhan kesehatanmu.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Referensi

World Health Organization. Diakses pada 2026. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems (ICD-10).
Journal of Clinical Oncology. Diakses pada 2026. Clinical Practice Guidelines and Diagnostic Coding in Gastrointestinal Stromal Tumors.
World Journal of Gastroenterology. Diakses pada 2026. Gastrointestinal Stromal Tumor (GIST): Diagnosis, Biomarkers, and Pathology Coding.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Tumor Stromal Gastrointestinal.

FAQ

Apa itu kode ICD-10 untuk GIST?

Kode ICD-10 untuk GIST adalah sistem standar pengodean rekam medis internasional untuk tumor stromal gastrointestinal, yang umumnya berada dalam kategori kode C49.A sesuai dengan organ tubuh tempat tumor tumbuh.

Di mana lokasi paling sering ditemukannya GIST?

GIST paling sering berkembang di organ lambung (sekitar 60%) dan usus halus (sekitar 30%), tetapi juga dapat ditemukan di organ pencernaan lain seperti rektum atau esofagus.

Apakah GIST tergolong tumor yang ganas?

GIST dapat bersifat jinak maupun ganas. Risiko keganasannya ditentukan oleh ukuran tumor, letak organ, dan kecepatan pembelahan sel (indeks mitotik) yang diperiksa melalui analisis laboratorium jaringan.