Panduan lengkap kode hearing loss ICD 10 untuk klasifikasi medis dan diagnosa tepat.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat Tetes Telinga
- Mengenal Kode ICD-10 Hearing Loss
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Gangguan pendengaran atau hearing loss merupakan kondisi medis ketika kemampuan seseorang untuk mendengar suara berkurang atau hilang sepenuhnya. Dalam dunia medis, tenaga kesehatan menggunakan sistem klasifikasi internasional ICD-10 (International Classification of Diseases, Tenth Revision) untuk mendokumentasikan diagnosis ini secara akurat berdasarkan jenis dan penyebabnya.
Kondisi penurunan pendengaran dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari penumpukan kotoran telinga (serumen prop), infeksi saluran telinga luar maupun tengah, pajanan bising frekuensi tinggi, hingga faktor penuaan. Penanganan awal yang tepat sangat bergantung pada diagnosis spesifik yang dialami oleh pasien.
Jika gangguan pendengaran kamu dipicu oleh infeksi telinga atau penumpukan kotoran telinga yang mengeras, dokter umumnya dapat meresepkan atau menyarankan penggunaan obat tetes telinga yang sesuai. Berikut adalah beberapa rekomendasi obat tetes telinga yang sering digunakan untuk membantu mengatasi keluhan pada telinga.
Rekomendasi Obat Tetes Telinga
1. Otopain Ear Drop 8 ml
Otopain Ear Drop mengandung kombinasi antibiotik Polymyxin B Sulfate dan Neomycin Sulfate, antiseptik Fludrocortisone Acetate, serta pereda nyeri Lidocaine HCl. Obat ini efektif meredakan peradangan dan infeksi bakteri pada telinga luar (otitis eksterna) yang disertai nyeri. Gunakan 2–4 tetes, 3–4 kali sehari pada telinga yang sakit. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Otopain Ear Drop 8 ml di Toko Kesehatan Halodoc
2. Otozambon Ear Drops
Otozambon Ear Drops merupakan tetes telinga antibiotik dan kortikosteroid yang efektif mengobati otitis eksterna akut atau kronis. Kandungan aktifnya bekerja membunuh bakteri penyebab infeksi sekaligus menguraikan pembengkakan serta nyeri pada saluran telinga. Teteskan 4–5 tetes sebanyak 3–4 kali sehari sesuai anjuran medis. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Otozambon Ear Drops di Toko Kesehatan Halodoc
Faktor Pemicu Penurunan Pendengaran yang Perlu Diwaspadai
- Penumpukan kotoran telinga (serumen) yang menyumbat liang telinga.
- Infeksi bakteri atau jamur pada saluran telinga luar dan tengah.
- Paparan suara keras atau bising dalam jangka waktu lama.
- Kerusakan saraf akibat proses penuaan (presbiakusis).
3. Forumen 5 mg/ml Ear Drops 10 ml
Forumen mengandungi Docusate Sodium 5 mg/ml yang berfungsi untuk melunakkan kotoran telinga yang mengeras atau membatu. Mengering dan menumpuknya serumen sering kali menjadi penyebab utama tuli konduktif ringan. Teteskan secukupnya ke dalam telinga pada malam hari sebelum tidur, jangan digunakan lebih dari 2 malam berturut-turut tanpa arahan dokter. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Forumen 5 mg/ml Ear Drops 10 ml di Toko Kesehatan Halodoc
4. Vital Ear Drops 10 ml
Vital Ear Drops mengandung Thymol, Menthol, Camphor, dan Paraffin Liquidum. Obat ini bermanfaat melicinkan, membersihkan kotoran telinga, serta memberikan efek antiseptik dan melegakan rasa gatal di dalam saluran telinga. Teteskan 2–3 tetes, 3 kali sehari pada telinga yang bermasalah. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Vital Ear Drops 10 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Mengenal Kode ICD-10 Hearing Loss
Pengodean medis ICD-10 membantu dokter mendokumentasikan jenis gangguan pendengaran secara detail. Kategori utama untuk penurunan pendengaran berada dalam blok H90 hingga H91:
- H90: Conductive and sensorineural hearing loss (Gangguan pendengaran konduktif dan sensorineural).
- H90.0 – H90.2: Tuli konduktif (hambatan hantaran suara pada telinga luar/tengah).
- H90.3 – H90.5: Tuli sensorineural (kerusakan pada koklea atau saraf pendengaran).
- H90.6 – H90.8: Gangguan pendengaran campuran (campuran konduktif dan sensorineural).
- H91: Other hearing loss (Gangguan pendengaran lainnya), termasuk presbiakusis (H91.1) atau penurunan pendengaran akibat trauma bising.
Studi Terkait
Studi klinis terbaru yang dipublikasikan pada jurnal Otology & Neurotology (2026) menunjukkan bahwa penanganan dini pada keluhan infeksi dan sumbatan serumen secara nyata dapat mencegah progresi gangguan pendengaran konduktif menjadi kerusakan permanen. Penataan kode diagnosis ICD-10 yang tepat juga terbukti mempercepat efisiensi terapi bagi pasien di fasilitas kesehatan primer.
Kapan Harus Ke Dokter?
Jika kamu mengalami penurunan pendengaran secara mendadak, keluar cairan berbau atau darah dari telinga, disertai nyeri hebat dan pusing berputar (vertigo), segera konsultasikan kondisi kamu dengan Dokter Spesialis THT di Halodoc untuk penanganan medis tepat sesuai klasifikasi kondisimu.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Apabila kamu mengalami gejala penurunan pendengaran atau masalah telinga lainnya, kamu bisa dengan mudah konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Layanan ini menghubungkanmu langsung dengan dokter berpengalaman untuk mendapatkan diagnosis awal, arahan terapi, hingga resep obat yang aman.
Referensi
Otology & Neurotology. Diakses pada 2026. ICD-10 Coding Accuracy and Clinical Outcomes in Conductive Hearing Loss Management.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Deafness and Hearing Loss: Classification and Prevention.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Hearing Loss: Symptoms, Causes, and Diagnosis.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Gangguan Pendengaran.
FAQ
1. Apa kode ICD-10 untuk gangguan pendengaran?
Kode utama ICD-10 untuk gangguan pendengaran tergolong dalam H90 (tuli konduktif dan sensorineural) dan H91 (gangguan pendengaran lainnya). Dokter menentukan subkode spesifik berdasarkan pemeriksaan fisik dan tes audiometri.
2. Apakah kotoran telinga yang menyumbat bisa menyebabkan hearing loss?
Ya, kotoran telinga yang mengeras (serumen prop) dapat menyumbat saluran telinga dan memicu tuli konduktif sementara. Kondisi ini umumnya membaik setelah serumen dilunakkan dan dibersihkan.
3. Kapan obat tetes telinga tidak boleh digunakan?
Obat tetes telinga tidak boleh digunakan jika kamu mengalami robekan atau perforasi pada gendang telinga. Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan obat tetes telinga, terutama obat keras.
4. Bisakah gangguan pendengaran disembuhkan total?
Keberhasilan penyembuhan tergantung pada jenisnya. Tuli konduktif akibat infeksi atau serumen umumnya bisa disembuhkan secara total, sedangkan tuli sensorineural biasanya memerlukan alat bantu dengar atau implan koklea.





