Ad Placeholder Image

Mengenal Kode ICD 10 Atrial Septal Defect untuk Rekam Medis

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 19 Agustus 2026

Kode ICD 10 Atrial Septal Defect untuk diagnosis kelainan jantung bawaan yang akurat.

Mengenal Kode ICD 10 Atrial Septal Defect untuk Rekam MedisMengenal Kode ICD 10 Atrial Septal Defect untuk Rekam Medis

DAFTAR ISI


Atrial Septal Defect (ASD) atau cacat septum atrium adalah salah satu jenis penyakit jantung bawaan yang ditandai dengan adanya lubang pada dinding (septum) yang memisahkan dua serambi atas jantung (atrium kiri dan atrium kanan). Kebocoran ini menyebabkan darah kaya oksigen dari atrium kiri bercampur dengan darah miskin oksigen di atrium kanan, sehingga beban kerja jantung dan aliran darah ke paru-paru meningkat.

Dalam dunia medis formal, setiap penyakit memiliki kode sistem klasifikasi internasional untuk kebutuhan dokumentasi rekam medis dan klaim asuransi. Pengetahuan mengenai kode ICD 10 untuk Atrial Septal Defect sangat penting bagi tenaga kesehatan, staf administrasi rumah sakit, maupun pasien yang membutuhkan kejelasan informasi medis dalam catatan kesehatan mereka.

Karena ASD merupakan gangguan struktur organ jantung, penanganan utamanya berfokus pada pemantauan medis secara berkala, tindakan penutupan dengan kateterisasi intervensi, atau prosedur bedah jantung. Penggunaan obat-obatan biasanya bersifat suportif untuk mengendalikan gejala atau komplikasi, bukan untuk menutup lubang septum tersebut.

Mengenal Kode ICD 10 Atrial Septal Defect

Dalam sistem Klasifikasi Penyakit Internasional Revisi ke-10 (ICD-10), kode diagnosis utama untuk Atrial Septal Defect adalah Q21.1. Kode ini berada di bawah bab penyakit kelainan bawaan pada sistem sirkulasi (Congenital malformations of cardiac septa).

Sistem pengodean ICD-10 memperinci klasifikasi ASD menjadi beberapa kategori spesifik berdasarkan lokasi dan karakteristik anatomisnya:

  • Q21.10: Atrial septal defect, unspecified (cacat septum atrium yang tidak dispesifikasikan lebih lanjut).
  • Q21.11: Secundum atrial septal defect (tipe ASD paling umum yang terletak di bagian tengah septum atrium).
  • Q21.12: Patent foramen ovale / PFO (kondisi lubang alami janin yang tetap terbuka setelah lahir).
  • Q21.13: Sinus venosus atrial septal defect (defek pada bagian atas septum atrium dekat muara vena kava).

Pencatatan kode ICD-10 yang tepat sangat vital untuk memastikan validitas diagnosis medis, mempermudah proses klaim asuransi kesehatan atau BPJS Kesehatan, serta menentukan rencana terapi yang tepat bagi pasien.

Gejala dan Penanganan Atrial Septal Defect

Sebagian besar bayi yang lahir dengan ASD berukuran kecil tidak menunjukkan gejala jelas, dan lubang tersebut dapat menutup sendiri seiring waktu. Namun, jika defek berukuran sedang hingga besar, beberapa gejala dapat berkembang hingga usia dewasa, seperti:

  • Sesak napas, terutama saat berolahraga atau beraktivitas berat.
  • Cepat merasa lelah dan lemas.
  • Sering mengalami infeksi saluran pernapasan atau paru-paru.
  • Sensasi jantung berdebar kencang atau tidak teratur (palpitasi/aritmia).
  • Adanya bising jantung (heart murmur) yang terdeteksi saat pemeriksaan stetoskop.

Tatalaksana ASD disesuaikan dengan ukuran defek dan kondisi klinis pasien. Jika lubang cukup besar dan menyebabkan pembesaran jantung kanan, dokter spesialis jantung akan merekomendasikan penutupan transkateter (pemasangan alat okluder via pembuluh darah) atau tindakan pembedahan korektif.

Studi Terkait

Berdasarkan publikasi ilmiah medis terkini pada tahun 2026, prosedur penutupan ASD menggunakan metode intervensi transkateter telah menjadi standar utama dengan angka keberhasilan klinis melebihi 95% serta tingkat komplikasi yang sangat rendah dibandingkan metode bedah terbuka.

Studi lain mengenai efisiensi sistem rekam medis digital menegaskan bahwa standarisasi kode ICD-10 (Q21.1) sangat mempermudah evaluasi jangka panjang terhadap pasien pasca-penutupan ASD untuk mencegah risiko komplikasi sekunder seperti hipertensi pulmonal.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu atau anggota keluarga sering mengalami sesak napas saat beraktivitas fisik, cepat lelah, atau jantung berdebar tanpa sebab yang jelas, segera konsultasikan kondisi medis tersebut dengan dokter spesialis jantung di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi dengan dokter spesialis di Halodoc kini semakin praktis dan fleksibel. Kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

FAQ

Apa kode ICD 10 untuk Atrial Septal Defect?

Kode ICD 10 resmi untuk Atrial Septal Defect (ASD) adalah Q21.1. Kode ini mencakup beberapa sub-klasifikasi seperti ostium secundum ASD, sinus venosus ASD, dan patent foramen ovale.

Apakah Atrial Septal Defect bisa menutup sendiri?

ASD dengan ukuran lubang kecil pada bayi baru lahir berpotensi untuk menutup dengan sendirinya seiring bertambahnya usia. Namun, defek dengan ukuran sedang hingga besar umumnya memerlukan prosedur medis untuk penutupannya.

Pemeriksaan apa yang paling akurat untuk mendiagnosis ASD?

Pemeriksaan penunjang utama yang paling akurat untuk mengonfirmasi ASD adalah ekokardiografi (USG jantung). Alat ini dapat menggambarkan ukuran lubang, lokasi defek, serta arah aliran darah di dalam jantung secara jelas.

Apakah penderita ASD bisa beraktivitas normal setelah tindakan?

Ya, pasien yang telah menjalani tindakan penutupan ASD dengan sukses umumnya dapat kembali beraktivitas fisik secara normal. Meski demikian, kontrol rutin berkala ke dokter spesialis jantung tetap disarankan.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. ICD-10 Version:2019 – Congenital malformations of cardiac septa (Q21).
PubMed Central. Diakses pada 2026. Transcatheter Closure of Atrial Septal Defect: Current Status and Long-term Outcomes.
American Heart Association. Diakses pada 2026. Atrial Septal Defect (ASD).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Klasifikasi Penyakit Internasional Revisi ke-10 (ICD-10) untuk Layanan Medis.