
Mengenal Kode ICD 10 Ca Recti Secara Lengkap dan Jelas
Kode ICD 10 Ca Recti untuk Prosedur Medis dan Pelaporan Rekam Medis Rumah Sakit yang Akurat

DAFTAR ISI
- Mengenal Kode ICD-10 Ca Recti
- Penyebab dan Gejala Kanker Rektum
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Kanker rektum atau rectal cancer adalah kondisi ketika sel-sel ganas tumbuh di jaringan rektum, yaitu bagian akhir usus besar sebelum anus. Penyakit ini memerlukan klasifikasi sistem medis yang tepat agar penanganan medis dan administrasi rekam medis berjalan teratur.
Dalam dunia medis internasional, diagnosis ini dicatat menggunakan klasifikasi kode khusus. Mari pahami lebih lanjut mengenai klasifikasi icd 10 ca recti beserta aspek medis penting di baliknya.
Mengenal Kode ICD-10 Ca Recti
Kode ICD-10 (International Classification of Diseases 10th Revision) untuk keganasan pada rektum atau Ca Recti adalah C20 (Malignant neoplasm of rectum). Kode ini digunakan secara global oleh fasilitas kesehatan untuk mencatat diagnosis kanker rektum pada rekam medis, pelaporan epidemiologi, serta keperluan klaim asuransi kesehatan.
Selain kode utama C20, terdapat pula kode terkait seperti C19 yang digunakan untuk keganasan pada perbatasan rektosigmoid (Malignant neoplasm of rectosigmoid junction). Pengodean yang tepat sangat krusial agar tim medis dapat merencanakan protokol terapi yang sesuai, seperti pembedahan, radioterapi, atau kemoterapi.
Penyebab dan Gejala Kanker Rektum
Kanker rektum umumnya berawal dari polip jinak di lapisan dalam rektum yang mengalami mutasi genetik seiring berjalannya waktu. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko kondisi ini antara lain usia di atas 50 tahun, riwayat keluarga dengan kanker kolorektal, gaya hidup tinggi lemak dan rendah serat, serta kebiasaan merokok.
Gejala awal sering kali tidak khas, namun beberapa keluhan utama meliputi pendarahan saat buang air besar, perubahan pola BAB yang persisten (diare atau sembelit berulang), nyeri perut bawah, serta penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas. Jika kamu mengalami keluhan tersebut, kamu dapat melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu mengalami pendarahan rektal, sensasi buang air besar yang tidak tuntas, atau perubahan pola pencernaan yang berlangsung lebih dari dua minggu, segera periksakan diri. Kamu dapat langsung melakukan konsultasi dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan evaluasi awal dan rujukan medis yang tepat.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62811-9693-1100, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- ✅ Dokter berpengalaman: Bebas konsultasi dengan dokter spesialis atau dokter umum terpercaya yang berlisensi aktif.
- ✅ Respon cepat: Konsultasi kapan saja dan di mana saja 24/7 tanpa perlu mengantre di rumah sakit.
- ✅ Bisa dapat resep obat: Dokter dapat memberikan resep medis resmi yang dapat langsung kamu tebus melalui layanan Pharmacy Delivery.
- ✅ Privasi terjamin: Sesi konsultasi berlangsung secara privat dan kerahasiaan medis kamu aman terjaga.
Referensi
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems 10th Revision (ICD-10) – Code C20.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2026. Colorectal Cancer Rates and Diagnosis Coding.
National Cancer Institute (NCI). Diakses pada 2026. Rectal Cancer Treatment (PDQ®) Patient Version.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Kanker Kolorektal.
FAQ
Apa arti kode ICD-10 C20?
Kode C20 merupakan standar klasifikasi diagnosis medis internasional untuk karsinoma rektum atau tumor ganas pada area rektum. Kode ini penting untuk pencatatan rekam medis dan klaim fasilitas kesehatan.
Apakah ICD-10 Ca Recti sama dengan Ca Colon?
Meskipun keduanya tergolong kanker kolorektal, kodenya berbeda. Kanker kolon umumnya dikodekan dengan C18, sedangkan kanker rektum dikodekan khusus dengan C20.
Bagaimana cara memastikan diagnosis kanker rektum?
Diagnosis dipastikan melalui prosedur medis seperti kolonoskopi, biopsi jaringan, dan tes pencitraan seperti CT scan atau MRI. Pemeriksaan dini sangat penting untuk menentukan stadium penyakit dan jenis perawatan yang sesuai.




