
Mengenal Kode ICD 10 Cervicitis Untuk Diagnosa Medis Tepat
Daftar Kode ICD 10 Cervicitis Terlengkap untuk Panduan Diagnosis Medis yang Akurat.

DAFTAR ISI
- Apa Itu Kode ICD-10 Cervicitis?
- Penyebab dan Gejala Cervicitis
- Rekomendasi Alat Uji Kesehatan Reproduksi
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Servisitis (cervicitis) adalah peradangan yang terjadi pada leher rahim (serviks), yaitu bagian bawah rahim yang menghubungkannya dengan vagina. Kondisi ini bisa disebabkan oleh infeksi menular seksual (IMS) maupun faktor non-infeksi seperti iritasi bahan kimia. Dalam dunia medis, pencatatan diagnosis penyakit menggunakan klasifikasi internasional yang disebut ICD-10.
Penggunaan kode ICD-10 sangat penting untuk standarisasi diagnosis medis, keperluan klaim asuransi, serta pemantauan data kesehatan pasien secara klinis. Jika kamu mengalami keluhan ketidaknyamanan pada area organ intim, segera lakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.
Apa Itu Kode ICD-10 Cervicitis?
Dalam sistem klasifikasi ICD-10 (International Classification of Diseases, Tenth Revision), kode utama untuk servisitis adalah N72, yang mencakup Inflammatory disease of cervix uteri (penyakit inflamasi pada leher rahim), termasuk servisitis dan endoservisitis dengan atau tanpa erosi/ektropion.
Kode ini digunakan tenaga medis saat mencatat diagnosis dalam rekam medis pasien. Pencatatan yang akurat memudahkan penentuan terapi obat-obatan, seperti antibiotik atau antifungi, tergantung pada penyebab spesifik peradangan tersebut.
Penyebab dan Gejala Cervicitis
Servisitis sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Namun, beberapa gejala umum yang dapat muncul meliputi:
- Keputihan tidak normal dalam jumlah banyak, berwarna kuning/hijau, atau berbau busuk.
- Pendarahan vagina di luar masa haid atau setelah berhubungan seksual.
- Nyeri saat berhubungan seksual (dispareunia).
- Rasa panas atau nyeri saat buang air kecil.
Penyebab paling sering adalah infeksi bakterial atau viral seperti Chlamydia trachomatis, Neisseria gonorrhoeae, atau virus Herpes Simplex (HSV). Selain itu, reaksi alergi terhadap alat kontrasepsi (seperti bahan lateks pada kondom) atau produk pembersih kewanitaan juga dapat menjadi pemicunya.
Rekomendasi Alat Uji Kesehatan Reproduksi
Saat mengalami gangguan kesehatan reproduksi atau keterlambatan haid yang menyertai keluhan organ intim, pemeriksaan mandiri awal bisa dilakukan menggunakan alat uji kehamilan tepercaya sebelum berkonsultasi ke dokter:
1. Sensitif Strip
Sensitif Strip merupakan alat uji kehamilan mandiri berbentuk strip dengan tingkat akurasi hingga 99.9%. Alat ini bekerja dengan mendeteksi kadar hormon hCG (human Chorionic Gonadotropin) dalam urine sejak hari pertama terlambat haid.
Cara penggunaannya sangat praktis, cukup celupkan strip ke dalam wadah penampung urine selama beberapa detik, lalu baca hasilnya dalam waktu 1-3 menit.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Sensitif Strip di Toko Kesehatan Halodoc
2. Andalan Strip Uji Kehamilan
Andalan Strip Uji Kehamilan dirancang untuk memberikan hasil tes kehamilan yang cepat, tepat, dan ekonomis. Alat ini dapat merespons hormon hCG dalam urine dengan kepekaan tinggi.
Gunakan urine pertama di pagi hari untuk mendapatkan hasil pemeriksaaan yang paling akurat. Hasil tes dapat terlihat dalam bentuk garis merah hanya dalam beberapa menit.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Andalan Strip Uji Kehamilan di Toko Kesehatan Halodoc
3. Sensitif Compact
Sensitif Compact adalah alat uji kehamilan modern jenis midstream yang higienis tanpa memerlukan wadah penampung urine. Kamu hanya perlu menyiramkan sampel urine langsung pada ujung alat uji.
Dengan desain yang nyaman dan hasil yang mudah dibaca pada jendela indikator, produk ini sangat praktis digunakan kapan saja secara cepat dan akurat.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Sensitif Compact di Toko Kesehatan Halodoc
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu mengalami gejala keputihan tidak normal yang berbau, pendarahan di luar siklus haid, atau nyeri panggul yang terus-menerus, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan di Halodoc untuk penanganan lebih lanjut.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Memeriksakan kondisi kesehatan lewat konsul online di Halodoc punya banyak keuntungan, seperti:
- Dokter berpengalaman: Dokter-dokter di Halodoc telah terlisensi dan memiliki pengalaman bertahun-tahun.
- Respon cepat: Kamu bisa mendapatkan respon dari dokter dalam hitungan menit saja.
- Sesi konsultasi yang privat: Konsultasi dilakukan secara rahasia dan aman.
- Layanan 24 jam: Kamu bisa berkonsultasi kapan saja, di mana saja.
- Kemudahan akses: Cukup gunakan smartphone kamu untuk terhubung dengan dokter.
- Hemat waktu dan biaya: Tidak perlu repot antre dan membuang waktu pergi ke rumah sakit.
Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. Sexually Transmitted Infections (STIs) Guidelines and Cervicitis.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2026. STI Treatment Guidelines: Cervicitis.
ICD-10-CM Codes. Diakses pada 2026. N72 – Inflammatory disease of cervix uteri.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Cervicitis: Symptoms, Causes, and Diagnosis.
FAQ
Apa arti kode ICD-10 N72?
Kode N72 dalam klasifikasi ICD-10 merujuk pada penyakit inflamasi atau peradangan pada leher rahim (cervicitis/endocervicitis).
Apakah cervicitis bisa disembuhkan?
Ya, servisitis umumnya dapat disembuhkan dengan pemberian terapi yang sesuai dengan penyebabnya, seperti antibiotik untuk infeksi bakteri.
Apakah cervicitis berbahaya jika dibiarkan?
Servisitis yang tidak ditangani dapat menyebar ke rahim dan organ panggul lainnya, yang berpotensi menyebabkan penyakit radang panggul (PID) hingga gangguan kesuburan.




