
Mengenal Kode ICD 10 Constipation untuk Rekam Medis Pasien
Kode icd 10 constipation untuk pendataan medis yang tepat bagi pasien sembelit kronis.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Produk Kesehatan Pencernaan
- Cara Alami Mengatasi Sembelit
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- FAQ
Sembelit atau konstipasi adalah kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan buang air besar (BAB) atau frekuensi BAB berkurang kurang dari tiga kali dalam seminggu. Dalam dunia medis, penulisan diagnosis memerlukan sistem pengodean standar internasional. Kode ICD 10 constipation yang umum digunakan dalam rekam medis adalah K59.0.
Penggunaan kode ICD 10 membantu tenaga medis mencatat diagnosis secara akurat. Kondisi sembelit bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kurangnya asupan serat dan cairan, jarang berolahraga, hingga adanya gangguan mobilitas usus atau pengaruh obat-obatan tertentu. Mengetahui diagnosis yang tepat sangat penting agar penanganan yang diberikan sesuai dengan penyebab utamanya.
Selain perubahan pola makan, beberapa gangguan pencernaan lain yang menyertai sembelit—seperti perut kembung, begah, atau asam lambung yang meningkat—juga memerlukan perhatian. Penggunaan obat-obatan atau suplemen kesehatan pencernaan yang tepat dapat membantu meredakan keluhan gastrointestinal tersebut.
Rekomendasi Produk Kesehatan Pencernaan
Berikut adalah beberapa pilihan produk dan obat pencernaan yang umum digunakan untuk mengatasi gangguan saluran cerna sesuai dengan anjuran dokter:
1. Lansoprazole 30 mg 10 Kapsul
Lansoprazole merupakan obat golongan proton pump inhibitor (PPI) yang bekerja menghambat produksi asam lambung. Obat ini efektif mengatasi nyeri ulu hati dan kembung yang sering menyertai gangguan pencernaan. Dosis umum dewasa adalah 1 kapsul (30 mg) per hari diminum sebelum makan pagi. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Lansoprazole 30 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc
2. Gerdilium 10 mg 10 Kaplet
Gerdilium mengandung Domperidone yang berfungsi sebagai prokinetik untuk mempercepat pergerakan usus dan lambung. Obat ini berguna meredakan mual, muntah, serta rasa penuh di perut. Dosis umum dewasa adalah 1 kaplet (10 mg) diminum 15–30 menit sebelum makan. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Gerdilium 10 mg 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc
3. Omeprazole 20 mg 10 Kapsul
Omeprazole digunakan untuk mengatasi iritasi saluran pencernaan akibat asam lambung berlebih. Mengontrol asam lambung dapat membantu menjaga kenyamanan perut saat terjadi gangguan BAB. Dosis umum adalah 1 kapsul (20 mg) per hari sebelum makan. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Omeprazole 20 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc
4. Oralit 200 4.1 g 1 Sachet
Oralit mengandung kombinasi garam dan glukosa untuk menjaga keseimbangan cairan serta elektrolit tubuh. Sangat berguna untuk mencegah dehidrasi ketika terjadi gangguan pengeluaran cairan pada pencernaan. Larutkan 1 sachet ke dalam 200 ml air matang hangat. Obat ini termasuk obat bebas yang dapat dikonsumsi sesuai petunjuk kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Oralit 200 4.1 g 1 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc
5. Propepsa Suspensi 100 ml
Propepsa mengandung Sucralfate yang membentuk lapisan pelindung pada dinding lambung dan usus dari iritasi asam. Sangat membantu jika timbul rasa perih di perut akibat sembelit kronis atau maag. Dosis umum dewasa adalah 2 sendok takar (10 ml) diminum 4 kali sehari saat perut kosong. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Propepsa Suspensi 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Alami Mengatasi Sembelit
Selain mengonsumsi obat-obatan sesuai resep, penanganan sembelit memerlukan perubahan gaya hidup sehat. Kamu disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi serat seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Pastikan juga asupan air putih cukup, minimal 2 liter sehari, serta rutin berolahraga untuk merangsang pergerakan alami usus.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika gejalamu tidak membaik dalam 2 minggu, disertai nyeri perut hebat, BAB berdarah, atau berat badan turun tanpa alasan yang jelas, segera konsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Melalui Halodoc, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis secara praktis kapan saja dan di mana saja. Dokter siap memberikan diagnosis yang akurat serta rekomendasi penanganan sembelit yang tepat sesuai kondisi medis kamu.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Referensi
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems (ICD-10).
PubMed. Diakses pada 2026. Etiology, Clinical Manifestations, and Management of Constipation.
WebMD. Diakses pada 2026. What Is Constipation? Causes, Symptoms, and Treatment.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Konstipasi.
FAQ
1. Berapa kode ICD 10 untuk constipation (konstipasi)?
Kode ICD 10 yang paling umum digunakan untuk diagnosis konstipasi atau sembelit adalah K59.0.
2. Apakah sembelit tergolong kondisi berbahaya?
Sebagian besar sembelit bersifat sementara dan tidak berbahaya. Namun, sembelit kronis yang dibiarkan bisa memicu komplikasi seperti ambeien atau penyumbatan usus.
3. Kapan harus ke dokter saat sembelit?
Kamu disarankan ke dokter jika sembelit berlangsung lebih dari dua minggu, terasa sangat nyeri, atau disertai dengan feses berdarah.




