Ad Placeholder Image

Mengenal Kode ICD 10 Diabetic Foot untuk Rekam Medis Pasien

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 30 Juli 2026

Panduan Lengkap Kode ICD 10 Diabetic Foot untuk Tenaga Medis dan Klaim BPJS yang Akurat.

Mengenal Kode ICD 10 Diabetic Foot untuk Rekam Medis PasienMengenal Kode ICD 10 Diabetic Foot untuk Rekam Medis Pasien

DAFTAR ISI


Kaki diabetik atau diabetic foot merupakan salah satu komplikasi kronis yang paling ditakuti oleh pengidap diabetes melitus. Kondisi ini timbul akibat kadar gula darah tinggi yang tidak terkontrol dalam jangka panjang, sehingga menyebabkan kerusakan saraf (neuropati) dan gangguan aliran darah ke ekstremitas bawah.

Dalam sistem klasifikasi medis internasional, pencatatan rekam medis untuk kondisi ini menggunakan sistem koding khusus. Pengetahuan mengenai icd 10 diabetic foot sangat krusial bagi praktisi kesehatan maupun pasien untuk pengawasan klinis, administrasi medis, dan penanganan klaim asuransi.

Kode klasifikasi medis ICD-10 untuk kaki diabetik umumnya bervariasi bergantung pada jenis diabetes dan komplikasi penyertanya. Sebagai contoh, kode E11.621 digunakan untuk melabeli Type 2 diabetes mellitus with foot ulcer (ulkus kaki diabetik pada diabetes tipe 2), sedangkan kode E11.51 merujuk pada diabetes tipe 2 yang disertai penyakit pembuluh darah perifer.

Langkah terpenting untuk mencegah terjadinya komplikasi kaki diabetik serta meminimalkan keparahan luka adalah dengan mengontrol kadar glukosa darah secara disiplin. Berikut adalah beberapa rekomendasi obat pengendali gula darah yang sering diresepkan oleh dokter.

Rekomendasi Obat Diabetes untuk Mencegah Komplikasi Kaki Diabetik

1. Metformin 500 mg 10 Tablet

Metformin merupakan pilihan terapi utama (lini pertama) untuk penderita diabetes melitus tipe 2. Obat ini bekerja dengan cara meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin serta mengurangi jumlah glukosa yang diproduksi oleh organ hati, sehingga membantu menjaga stabilitas gula darah harian.

Aturan pakai obat ini umumnya diminum bersamaan atau sesudah makan untuk mengurangi efek samping pada saluran pencernaan. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Metformin 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Glucophage XR 500 mg 15 Tablet

Glucophage XR mengandungkan zat aktif Metformin HCl dalam bentuk formulasi pelepasan lambat (extended release). Formulasi ini memungkinkan penyerapan obat secara bertahap di dalam tubuh, yang bermanfaat untuk mempertahankan kadar glukosa tetap stabil selama 24 jam dengan dosis pemakaian yang lebih efisien.

Glucophage XR biasanya dikonsumsi satu kali sehari saat makan malam. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Glucophage XR 500 mg 15 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Risiko dan Langkah Pencegahan Kaki Diabetik
  1. Neuropati Perifer: Hilangnya sensasi rasa nyeri pada kaki membuat cedera atau lecet kecil tidak disadari hingga menjadi ulkus bernanah.
  2. Gangguaan Sirkulasi: Penyumbatan pembuluh darah perifer menghambat aliran nutrisi dan oksigen untuk proses penyembuhan luka.
  3. Pemeriksaan Kaki Harian: Selalu periksa telapak dan sela-sela jari kaki setiap hari untuk mendeteksi kapalan, luka, atau perubahan warna kulit sejak dini.

3. Ozempic Pen 1 mg

Ozempic mengandung bahan aktif Semaglutide yang tergolong dalam kelas GLP-1 receptor agonist. Obat injeksi ini bekerja menstimulasi pelepasan insulin saat kadar glukosa naik, menekan sekresi glukagon, serta memperlambat pengosongan lambung sehingga membantu mengontrol nafsu makan dan gula darah.

Sediaan berupa pena injeksi ini digunakan seminggu sekali secara subkutan (di bawah kulit) sesuai petunjuk medis. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ozempic Pen 1 mg di Toko Kesehatan Halodoc

4. Forxiga 10 mg 10 Tablet

Forxiga mengandung Dapagliflozin yang bekerja menghambat SGLT2 (sodium-glucose co-transporter 2) pada ginjal. Mekanisme ini membantu membuang kelebihan glukosa dalam darah secara langsung melalui pembuangan urine.

Forxiga dapat diminum sebelum atau sesudah makan sekali sehari. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Forxiga 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Mengenal Kode ICD 10 Diabetic Foot dan Pencegahannya

Klasifikasi diagnosis medis melalui ICD 10 memegang peranan penting dalam mendokumentasikan kondisi kaki diabetik secara spesifik. Beberapa kode standar yang relevan meliputi:

  • E11.621: Diabetes melitus tipe 2 dengan ulkus kaki (foot ulcer).
  • E11.51: Diabetes melitus tipe 2 dengan penyakit pembuluh darah perifer tanpa gangren.
  • E11.52: Diabetes melitus tipe 2 dengan penyakit pembuluh darah perifer yang disertai gangren.

Selain rutin meminum obat antidiabetes yang diresepkan, perawatan kaki secara mandiri amat disarankan. Gunakan pelembap untuk mencegah kulit kaki pecah-pecah, selalu kenakan alas kaki yang empuk dan tidak sempit, serta hindari memotong kuku terlalu dalam untuk mencegah timbulnya luka cantengan.

Studi Terkait

Sebuah publikasi studi dalam jurnal medis terkemuka pada tahun 2026 menegaskan bahwa pasien diabetes melitus yang menjalani kontrol glikemik ketat (HbA1c < 7%) yang dikombinasikan dengan pemeriksaan rutin kaki diabetik mengalami penurunan risiko ulkus hingga 45% dan penurunan risiko amputasi ekstremitas bawah secara signifikan dibanding kelompok tanpa kontrol ketat.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu menemukan luka lecet, perubahan warna kulit menjadi kehitaman, kemerahan yang meluas, atau rasa mati rasa yang hebat pada kaki, segera lakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan penanganan medis dan pengobatan yang tepat sebelum terjadi komplikasi berat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Memeriksakan kondisi kesehatan secara berkala kini semakin mudah melalui Halodoc. Kamu bisa terhubung langsung dengan dokter spesialis berpengalaman kapan saja dan di mana saja.

  • Dokter berlisensi: Semua dokter di Halodoc memiliki STR dan SIP aktif.
  • Respon cepat: Konsultasi online dapat diakses dalam hitungan menit tanpa perlu mengantre.
  • Layanan 24 jam: Tim medis siap membantu mendengarkan keluhan kesehatanmu kapan pun dibutuhkan.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Diabetes and Its Complications: Diabetic Foot Care Guidelines.
Journal of Diabetes Complications. Diakses pada 2026. Glycemic Control and Prevention of Lower Extremity Amputations in Type 2 Diabetes.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia.
PubMed. Diakses pada 2026. ICD-10 Coding and Clinical Outcomes in Diabetic Foot Ulcer Management.

FAQ

Apa itu kode ICD 10 diabetic foot?
Kode ICD 10 diabetic foot adalah sistem pengkodean internasional yang digunakan untuk mencatat kondisi komplikasi kaki diabetik dalam rekam medis, seperti E11.621 untuk ulkus kaki diabetik tipe 2.

Mengapa pengidap diabetes rawan terkena luka kaki?
Pengidap diabetes rentan mengalami luka kaki karena kadar gula darah tinggi merusak pembuluh darah dan saraf perifer, sehingga mengurangi sensasi rasa sakit dan memperlambat penyembuhan luka.

Apakah komplikasi kaki diabetik bisa dicegah?
Ya, komplikasi kaki diabetik sangat bisa dicegah dengan cara menjaga kadar gula darah tetap stabil, rutin memeriksa telapak kaki, dan selalu mengenakan alas kaki yang nyaman.

Kapan luka pada kaki diabetik dianggap berbahaya?
Luka dianggap berbahaya apabila tidak kunjung membaik dalam beberapa hari, bernanah, memerah meluas, timbul bau tak sedap, atau berubah warna menjadi kehitaman.