Ad Placeholder Image

Mengenal Kode ICD 10 DUB untuk Diagnosis Medis Lengkap

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 20 Agustus 2026

Pahami Kode ICD 10 DUB untuk Diagnosis Gangguan Perdarahan Rahim yang Akurat dan Tepat.

Mengenal Kode ICD 10 DUB untuk Diagnosis Medis LengkapMengenal Kode ICD 10 DUB untuk Diagnosis Medis Lengkap

DAFTAR ISI


Dalam dunia medis, klasifikasi penyakit menggunakan sistem kode internasional yang dikeluarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yaitu ICD-10. Salah satu diagnosis yang sering ditemui dalam bidang ginekologi adalah DUB atau Dysfunctional Uterine Bleeding (Perdarahan Uterus Disfungsional). Kode ini digunakan dokter untuk mencatat kondisi perdarahan vagina abnormal yang tidak disebabkan oleh kelainan organik, infeksi, atau kehamilan.

Memahami kode ICD-10 DUB sangat penting, terutama dalam administrasi medis, rekam medis, hingga klaim asuransi kesehatan. Kondisi DUB sendiri sering kali dialami oleh wanita pada masa remaja awal atau menjelang menopause akibat perubahan pola hormonal tubuh.

Jika kamu mengalami gangguan siklus menstruasi atau volume darah yang tidak wajar, kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Bila dokter telah memberikan resep penanganan, kamu juga dapat beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah.

Mengenal Kode ICD-10 DUB

Dalam sistem klasifikasi ICD-10, DUB umumnya berada di bawah kategori gangguan menstruasi non-spesifik. Kode yang kerap digunakan antara lain N93.8 (Other specified abnormal uterine and vaginal bleeding) atau N93.9 (Abnormal uterine and vaginal bleeding, unspecified).

Diagnosis DUB ditegakkan setelah dokter memastikan bahwa perdarahan tidak dipicu oleh adanya kista, fibroid (miom), kanker serviks, atau kondisi infeksi pada organ reproduksi wanita. Oleh karena itu, pengodean ini menjadi acuan diagnostik penting bagi tenaga kesehatan.

Gejala dan Penyebab Perdarahan Uterus Disfungsional

Penyebab utama dari DUB adalah siklus anovulasi, yaitu kondisi ketika ovarium tidak melepaskan sel telur secara teratur. Hal ini menyebabkan ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron, sehingga lapisan rahim tumbuh secara berlebihan dan luruh secara acak.

Beberapa gejala utama DUB yang kerap dialami meliputi:

  • Perdarahan haid berlebihan (volume sangat banyak hingga harus sering mengganti pembalut).
  • Durasi menstruasi yang berlangsung lebih dari 7 hari.
  • Perdarahan atau flek yang timbul di luar jadwal siklus menstruasi.
  • Siklus menstruasi yang tidak teratur (kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari).

Penanganan Medis untuk DUB

Penanganan DUB disesuaikan dengan usia, tingkat keparahan perdarahan, serta rencana kehamilan pasien. Dokter umumnya memberikan terapi hormon seperti pil kontrasepsi kombinasi atau progestin untuk menyeimbangkan kadar hormon tubuh. Pada kasus perdarahan berat, obat anti-fibrinolitik dapat digunakan untuk meredakan perdarahan.

Selain itu, pemberian suplemen zat besi sering direkomendasikan jika perdarahan hebat menyebabkan pasien mengalami anemia defisiensi besi.

Studi Terkait

Studi klinis terbaru yang dipublikasikan pada tahun 2026 menegaskan pentingnya klasifikasi tepat menggunakan kode ICD-10 dalam manajemen perdarahan uterus abnormal. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kriteria diagnosis DUB secara terstandar mempercepat efisiensi terapi hormonal awal, sehingga menurunkan angka kejadian anemia berat pada pasien wanita usia reproduksi secara signifikan.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami perdarahan vagina yang sangat deras hingga membasahi lebih dari satu pembalut per jam, merasa lemas, pusing, atau siklus menstruasi terganggu secara berulang, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Sp. OG) di Halodoc.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi masalah reproduksi di Halodoc sangat praktis dan menjaga kerahasiaan privasimu. Kamu bisa berdiskusi langsung dengan dokter spesialis berpengalaman kapan saja melalui chat, video call, atau voice call tanpa perlu keluar rumah.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

FAQ

1. Apa bedanya DUB dengan perdarahan rahim biasa?
Perdarahan biasa mengikuti siklus menstruasi normal. DUB terjadi secara tidak teratur atau berlebihan tanpa ditemukan kelainan struktur seperti kista atau miom pada rahim.

2. Berapa kode ICD-10 untuk DUB?
Kode ICD-10 yang paling sering digunakan untuk DUB adalah N93.8 atau N93.9 yang merujuk pada perdarahan uterus dan vagina abnormal.

3. Apakah DUB bisa disembuhkan?
Ya, DUB dapat diatasi dengan terapi hormonal, perubahan gaya hidup, dan penanganan medis sesuai saran dokter spesialis kandungan.

4. Apakah DUB berbahaya jika dibiarkan?
Perdarahan yang dibiarkan terus-menerus tanpa penanganan dapat berisiko menyebabkan anemia berat dan komplikasi kesehatan reproduksi lainnya.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. ICD-10 Version: 2019/2026 – Abnormal Uterine Bleeding.
PubMed / National Institutes of Health. Diakses pada 2026. Dysfunctional Uterine Bleeding and Hormonal Imbalance.
WebMD. Diakses pada 2026. Abnormal Uterine Bleeding (DUB) Diagnosis and Treatment.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Perdarahan Uterus Abnormal.