
Mengenal Kode ICD 10 Enteritis dan Penjelasan Medisnya
Mengenal Kode ICD 10 Enteritis untuk Identifikasi Medis yang Tepat dan Akurat bagi Pasien.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat Enteritis
- Penanganan Enteritis di Rumah
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- FAQ
Enteritis adalah peradangan pada usus halus yang sebagian besar disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, parasit, atau konsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi. Dalam dunia medis, klasifikasi diagnosis penyakit ini dicatat menggunakan kode internasional ICD-10. Kode ICD 10 enteritis yang paling sering digunakan adalah A09 untuk gastroenteritis atau enteritis akibat infeksi, serta K52.9 untuk enteritis non-infektif.
Seseorang yang mengalami enteritis umumnya akan merasakan gejala seperti diare cair berulang, kram perut, mual, muntah, hingga kehilangan nafsu makan. Dampak utama yang paling diwaspadai dari kondisi ini adalah dehidrasi akibat hilangnya cairan tubuh dan elektrolit secara cepat.
Penanganan awal yang tepat sangat dibutuhkan untuk meredakan gejala dan mencegah komplikasi. Apabila kamu atau anggota keluarga mengalami gejala peradangan usus halus, segera lakukan konsultasi ke dokter Halodoc untuk mendapatkan arahan penanganan medis yang sesuai.
Rekomendasi Obat Enteritis
Berikut adalah beberapa pilihan obat dan suplemen pendukung yang umum digunakan untuk menangani gejala enteritis dan gangguan pencernaan terkait:
1. Oralit Phapros 200 ml 4 Sachet
Oralit merupakan terapi utama untuk menggantikan cairan dan elektrolit tubuh yang hilang akibat diare dan muntah pada kasus enteritis. Obat ini mengandung kombinasi Natrium Klorida, Kalium Klorida, Trisodium Sitrat Dihidrat, dan Glukosa Anhidrat. Larutan oralit bekerja cepat menyerap air di dalam usus sehingga mencegah dehidrasi berat.
Dosis penggunaan disesuaikan dengan tingkat dehidrasi dan usia pasien. Dilarutkan dalam 200 ml air matang.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Oralit Phapros di Toko Kesehatan Halodoc
2. New Diatabs 4 Tablet
New Diatabs mengandung Activated Attapulgite 600 mg. Obat ini bekerja dengan cara mengikat racun, bakteri, dan virus penyebab diare di dalam usus, serta membantu memadatkan konsistensi feses yang cair.
Dosis dewasa dan anak di atas 12 tahun: 2 tablet setelah BAB pertama, maksimal 12 tablet dalam 24 jam. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan New Diatabs di Toko Kesehatan Halodoc
3. Lacto-B 1 Gram Sachet
Lacto-B adalah suplemen probiotik yang berisi bakteri baik (seperti Lactobacillus acidophilus, Bifidobacterium longum, dan Streptococcus thermophilus) serta vitamin B kompleks. Probiotik membantu mengembalikan keseimbangan flora normal usus yang terganggu akibat infeksi enteritis.
Dosis anak 1-6 tahun: 3 sachet per hari atau sesuai anjuran dokter. Dapat dikonsumsi langsung atau dicampur dengan makanan/minuman tidak panas.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Lacto-B Sachet di Toko Kesehatan Halodoc
4. Guanistrep Sirup 60 ml
Guanistrep mengandung Kaolin dan Pektin yang mengikat zat toksin dan bakteri penyebab diare pada saluran cerna. Obat sirup ini efektif memadatkan feses dan meredakan iritasi pada lapisan usus.
Dosis dewasa: 2 sendok takar (10 ml) setiap selesai BAB, maksimal 60 ml sehari. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Guanistrep Sirup di Toko Kesehatan Halodoc
Penanganan Enteritis di Rumah
Selain mengonsumsi obat-obatan yang direkomendasikan, perawatan mandiri di rumah sangat penting untuk mempercepat pemulihan peradangan usus:
- Cukupi asupan cairan dengan minum air putih, oralit, atau kuah sup hangat untuk menghindari dehidrasi.
- Hindari makanan pedas, berlemak, berserat tinggi, serta produk olahan susu untuk sementara waktu.
- Pilih makanan yang mudah dicerna seperti bubur, pisang, roti tawar, atau apel (diet BRAT).
- Istirahat yang cukup agar sistem kekebalan tubuh dapat melawan infeksi dengan optimal.
Studi Terkait
Penelitian terbaru dalam jurnal Gastroenterology & Hepatology Research (2026) menunjukkan bahwa kombinasi rehidrasi oral dini dan pemberian probiotik spesifik dapat mempersingkat durasi diare akibat gastroenteritis/enteritis infeksius hingga 24–36 jam lebih cepat dibandingkan hanya pemberian cairan saja. Studi medis lain juga menegaskan pentingnya pemberian zinc dan pengikat racun usus (seperti attapulgite) untuk mencegah komplikasi kelelahan usus kronis.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari, disertai demam tinggi di atas 38,5°C, BAB berdarah, atau muncul tanda dehidrasi berat seperti lemas ekstrem dan jarang buang air kecil, segera konsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Melalui Halodoc, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis pencernaan kapan saja dan di mana saja. Dokter siap memberikan diagnosis tepat, memberikan saran perawatan, hingga meresepkan obat yang bisa langsung diantar ke rumahmu.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62811-9693-1100, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Referensi
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Diarrhoeal disease and enteritis guidelines.
PubMed / Journal of Clinical Gastroenterology. Diakses pada 2026. Management of Infectious Enteritis and Acute Diarrhea in Adults.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Diakses pada 2026. Cek Produk BPOM: Antidiare dan Larutan Rehidrasi Oral.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Tata Laksana Diare dan Peradangan Usus pada Dewasa dan Anak.
FAQ
Apa bedanya enteritis dan gastroenteritis?
Enteritis adalah peradangan yang secara spesifik terjadi pada usus halus. Sementara gastroenteritis merujuk pada peradangan yang melibatkan lambung (gastro) sekaligus usus halus (entero).
Berapa kode ICD 10 untuk enteritis?
Kode ICD-10 yang paling umum digunakan adalah A09 untuk gastroenteritis/enteritis infeksius dan K52.9 untuk gastroenteritis atau enteritis non-infektif yang belum ditentukan spesifikasinya.
Apakah enteritis bisa sembuh dengan sendirinya?
Sebagian besar enteritis ringan akibat infeksi virus dapat sembuh sendiri dalam beberapa hari dengan istirahat dan penanganan cairan yang cukup. Namun, enteritis bakteri mungkin memerlukan obat khusus dari dokter.
Makanan apa yang aman dikonsumsi saat terkena enteritis?
Makanan yang hambar dan mudah dicerna seperti bubur, pisang, nasi putih, dan roti tawar adalah pilihan terbaik. Hindari makanan berserat tinggi, pedas, asam, serta minuman berkafein dan bersoda.




