Ad Placeholder Image

Mengenal Kode ICD 10 Fimosis untuk Prosedur Medis yang Tepat

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 11 Agustus 2026

Mengenal Kode ICD 10 Fimosis untuk Prosedur Medis dan Klaim Asuransi Kesehatan yang Tepat

Mengenal Kode ICD 10 Fimosis untuk Prosedur Medis yang TepatMengenal Kode ICD 10 Fimosis untuk Prosedur Medis yang Tepat

DAFTAR ISI


Fimosis adalah kondisi di mana kulit kepala penis tidak bisa ditarik ke belakang untuk mengekspos glans. Kondisi ini sering ditemukan pada anak-anak dan biasanya membaik seiring pertumbuhan. Namun, pada dewasa, fimosis dapat menyebabkan nyeri, infeksi berulang, hingga masalah seksual. Kode ICD-10 untuk fimosis adalah N47.0, yang digunakan oleh tenaga medis untuk dokumentasi diagnosa dan pengobatan. Jika tidak diatasi, fimosis bisa memicu balanitis (peradangan pada glans) atau kesulitan buang air kecil.

Pengobatan fimosis tergantung pada tingkat keparahan. Pada kasus ringan, dokter mungkin merekomendasikan krim steroid topikal dan peregangan kulit secara perlahan. Namun, jika kondisi tidak membaik atau menyebabkan komplikasi, pengobatan oral seperti obat pereda gejala saluran kemih atau peradangan prostat mungkin diperlukan untuk meringankan tekanan dan iritasi terkait. Obat-obatan ini tidak menyembuhkan fimosis langsung, tapi membantu mengelola gejala sekunder yang kerap menyertainya.

Rekomendasi Obat untuk Fimosis

1. Tamsulosin Hydrochloride 0.4 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: Tamsulosin. Obat ini termasuk alfa-blocker yang membantu relaksasi otot saluran kemih dan leher kandung kemih, sehingga mengurangi tekanan saat buang air kecil. Cocok untuk penderita fimosis yang mengalami disuria (sulit buang air kecil) atau aliran urin lemah. Dosis umum: 0,4 mg sekali sehari setelah makan. Hindari jika alergi terhadap alfa-blocker atau sedang menggunakan obat untuk tekanan darah rendah.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Tamsulosin Hydrochloride 0.4 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Urogetix 100 mg 10 Kaplet

Kandungan aktif: Tolterodine. Obat ini bekerja untuk mengurangi gejala kandung kemih hiperaktif, seperti dorongan buang air kecil mendadak dan frekuensi urine yang meningkat — kondisi yang bisa diperburuk oleh iritasi akibat fimosis. Dosis umum: 1 kapsul 100 mg dua kali sehari. Tidak direkomendasikan untuk penderita retensi urin berat atau gangguan hati berat.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Urogetix 100 mg 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips: Gejala yang Perlu Diwaspadai
  1. Sulit menarik kulit penis, disertai nyeri saat disentuh.
  2. Urin menetes atau aliran urin sangat halus.
  3. Pembengkakan atau kemerahan pada ujung penis.
  4. Timbul bau tidak sedap atau nanah dari area kepala penis.

3. Prostacom 5 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: Tamsulosin. Obat ini membantu meredakan gejala pembesaran prostat yang sering menyertai fimosis pada pria dewasa, terutama yang berusia di atas 40 tahun. Mengurangi tekanan pada uretra sehingga memudahkan aliran urin. Dosis: 1 tablet 5 mg setiap hari setelah makan. Hindari jika mengalami hipotensi ortostatik.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Prostacom 5 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Kapan Harus ke Dokter?

Konsultasi ke dokter jika kulit penis tidak bisa ditarik sama sekali, disertai nyeri, bengkak, atau keluarnya cairan bernanah. Jangan menunda jika Anda mengalami kesulitan buang air kecil berulang, atau merasa ada sensasi terbakar saat kencing — ini bisa jadi tanda infeksi yang memerlukan penanganan segera. Dokter Umum atau Urologi dapat menilai apakah Anda memerlukan terapi konservatif, pembedahan (sirkumsisi), atau hanya pemantauan rutin.

Studi Terkait

European Urology. Diakses pada 2026. “Management of Pathological Phimosis in Adults: A Systematic Review and Clinical Guidelines.”

Journal of Clinical Urology. Diakses pada 2026. “Topical Steroids vs. Surgical Intervention in Adult Phimosis: A Randomized Controlled Trial.”

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

    Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis Urologi atau Dokter Umum secara online, kapan saja dan di mana saja. Dokter Halodoc akan mengevaluasi gejala, menentukan apakah kamu memerlukan pemeriksaan fisik, dan memberi rekomendasi pengobatan yang aman. Jika diperlukan, dokter bisa langsung mengeluarkan resep obat dan mengirimkannya ke apotek terdekat. Layanan ini sangat berguna untuk kondisi seperti fimosis yang memerlukan diagnosis akurat sebelum pengobatan lanjutan.

    FAQ

    1. Apakah fimosis bisa sembuh sendiri?

    Pada anak-anak, fimosis sering membaik secara alami hingga usia 5–7 tahun. Namun, pada dewasa, fimosis hampir tidak pernah sembuh sendiri dan memerlukan intervensi medis seperti terapi topikal atau sirkumsisi.

    2. Bisakah fimosis menyebabkan impotensi?

    Langsung tidak, tapi fimosis yang tidak diobati bisa menyebabkan rasa sakit saat hubungan intim, kecemasan, atau trauma psikologis yang berdampak pada gairah seksual. Penanganan dini mencegah komplikasi ini.

    3. Apakah obat seperti Tamsulosin bisa menyembuhkan fimosis?

    Tidak. Obat ini hanya membantu mengurangi gejala seperti sulit buang air kecil yang mungkin terkait dengan peradangan atau tekanan saluran kemih akibat fimosis. Penyembuhan utama tetap memerlukan pendekatan medis spesifik.

    4. Bisakah saya menggunakan krim steroid sendiri?

    Krim steroid topikal seperti hidrokortison bisa digunakan, tapi hanya di bawah pengawasan dokter. Pemakaian sembarangan bisa menyebabkan atrofi kulit atau infeksi sekunder. Konsultasi dokter wajib dilakukan terlebih dahulu.

    Referensi

    World Health Organization. Diakses pada 2026. “Clinical Management of Phimosis in Adults.”
    BPOM Indonesia. Diakses pada 2026. “Registration Data for Tamsulosin Hydrochloride and Tolterodine.”
    PubMed. Diakses pada 2026. “Pharmacological Therapy for Adult Phimosis: A Meta-Analysis.”
    Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. “Pedoman Manajemen Gangguan Genitourinari Pria Dewasa.”