Ad Placeholder Image

Mengenal Kode ICD 10 Fraktur Femur dan Prosedur Medisnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 11 Agustus 2026

Panduan Lengkap Kode Diagnosis Fraktur Femur ICD 10 untuk Tenaga Medis dan Rekam Medis.

Mengenal Kode ICD 10 Fraktur Femur dan Prosedur MedisnyaMengenal Kode ICD 10 Fraktur Femur dan Prosedur Medisnya

DAFTAR ISI


Fraktur Femur: Memahami Kode ICD-10 dan Proses Pemulihan

Fraktur femur adalah patah tulang panggul atau tulang paha yang sering terjadi akibat trauma berat, seperti kecelakaan lalu lintas atau jatuh dari ketinggian. Kode ICD-10 untuk fraktur femur bervariasi tergantung lokasi patah, misalnya S72.0-S72.9, yang mencakup fraktur kepala, leher, atau batang femur. Kondisi ini memerlukan penanganan medis segera, karena dapat mengganggu mobilitas dan menimbulkan komplikasi serius seperti emboli lemak atau infeksi.

Setelah penanganan awal seperti operasi atau imobilisasi, fase pemulihan membutuhkan manajemen nyeri dan peradangan yang tepat. Selain istirahat dan fisioterapi, obat-obatan seperti analgesik dan relaksan otot sering direkomendasikan untuk mendukung proses penyembuhan.

Dalam pengobatan jangka panjang, penggunaan obat yang aman dan sesuai resep sangat penting untuk mencegah nyeri kronis dan kekakuan otot. Berikut rekomendasi obat yang dapat membantu dalam proses pemulihan fraktur femur, dengan catatan bahwa penggunaan harus tetap di bawah pengawasan dokter.

Rekomendasi Obat untuk Pemulihan Fraktur Femur

1. Eperisone 50 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: Eperisone. Obat ini bekerja sebagai relaksan otot dan pereda nyeri dengan mekanisme sentral (pada sistem saraf pusat), membantu mengurangi kekakuan otot sekitar area patah tulang. Dosis umum: 50 mg tiga kali sehari. Tidak direkomendasikan untuk pasien hipersensitif terhadap eperisone atau gangguan hati berat.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Eperisone 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Voltaren Emulgel 10 g

Kandungan aktif: Diklofenak natrium. Salep ini bekerja secara lokal untuk meredakan peradangan dan nyeri pada otot serta sendi di sekitar area fraktur. Gunakan 3–4 kali sehari, hindari aplikasi pada luka terbuka. Hati-hati pada pasien dengan riwayat asma, gangguan ginjal, atau alergi NSAID.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Voltaren Emulgel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Nyeri pada Fraktur Femur
  1. Menggerakkan kaki terlalu dini sebelum tulang stabil.
  2. Menggunakan obat antiinflamasi secara sembarangan tanpa resep.
  3. Tidak menjaga asupan kalsium dan vitamin D selama masa penyembuhan.
  4. Tidak mengikuti program fisioterapi yang direkomendasikan.

3. Salonpas Koyo 10 Patch

Kandungan aktif: Metil salisilat dan levomenthol. Patch ini memberikan efek hangat lokal yang membantu meredakan nyeri otot dan kaku sendi. Gunakan 1–2 patch per hari, maksimal 7 hari berturut-turut. Hindari pada kulit luka atau iritasi. Cocok untuk penggunaan tambahan, bukan pengganti obat oral.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Salonpas Koyo 10 Patch di Toko Kesehatan Halodoc

4. Tizanidine 2 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: Tizanidine. Obat ini merupakan relaksan otot sentral yang efektif untuk mengurangi spasme otot berat akibat cedera tulang. Dosis awal: 2–4 mg tiga kali sehari. Peringatan: Dapat menyebabkan kelelahan atau tekanan darah rendah. Hindari konsumsi alkohol.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Tizanidine 2 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

5. Counterpain Cream 15 g

Kandungan aktif: Metil salisilat dan mentol. Digunakan untuk mengurangi nyeri lokal dan meningkatkan sirkulasi darah di area sekitar patah tulang. Oleskan tipis 2–3 kali sehari. Tidak untuk digunakan pada wajah atau membran mukosa.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Counterpain Cream 15 g di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami Dukung Pemulihan Fraktur Femur

Penuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D melalui makanan seperti susu fortified, ikan berlemak, dan telur. Jaga asupan protein tinggi untuk regenerasi tulang. Hindari merokok dan alkohol karena menghambat penyembuhan. Gunakan alat bantu jalan sesuai anjuran dokter untuk mengurangi beban pada tulang yang retak.

Studi Terkait

Journal of Orthopaedic Surgery and Research. Diakses pada 2026. Efficacy of Muscle Relaxants in Post-Fracture Rehabilitation: A Randomized Controlled Trial

BMJ Clinical Research. Diakses pada 2026. Topical NSAIDs for Pain Management in Lower Limb Fractures: A Systematic Review

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

    Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter umum secara gratis atau berbayar kapan saja dan di mana saja melalui aplikasi Halodoc. Jika kamu mengalami fraktur femur, penting untuk segera periksa ke dokter untuk penilaian lanjutan, pemantauan penyembuhan, atau penyesuaian obat. Konsultasi dengan dokter Halodoc untuk mendapatkan rencana pemulihan yang aman dan personal.

    FAQ

    1. Apa kode ICD-10 untuk fraktur femur bagian leher?
      Kode ICD-10 untuk fraktur femur bagian leher adalah S72.0. Kode ini digunakan dokter untuk dokumentasi medis dan klaim asuransi.
    2. Apakah obat relaksan otot aman untuk lansia?
      Obat relaksan otot seperti eperisone atau tizanidine bisa digunakan pada lansia, tetapi perlu penyesuaian dosis karena risiko efek samping seperti hipotensi atau kantuk yang lebih tinggi.
    3. Bisakah fraktur femur sembuh tanpa operasi?
      Beberapa fraktur femur ringan dapat diobati secara konservatif, namun sebagian besar kasus memerlukan intervensi bedah untuk memastikan penyatuan tulang yang tepat.
    4. Berapa lama waktu pemulihan pasca fraktur femur?
      Waktu pemulihan berkisar 3–6 bulan tergantung usia, kondisi kesehatan, dan kepatuhan terhadap terapi fisik serta istirahat.

    Referensi

    Journal of Orthopaedic Surgery and Research. Diakses pada 2026. Efficacy of Muscle Relaxants in Post-Fracture Rehabilitation: A Randomized Controlled Trial
    BMJ Clinical Research. Diakses pada 2026. Topical NSAIDs for Pain Management in Lower Limb Fractures: A Systematic Review
    World Health Organization. Diakses pada 2026. ICD-10: International Classification of Diseases, 10th Revision
    BPOM Indonesia. Diakses pada 2026. Daftar Obat Resmi dan Informasi Kandungan Aktif