
Mengenal Kode ICD 10 Gastric Ulcer untuk Diagnosis Medis
Kode ICD 10 gastric ulcer penting untuk diagnosis dan klaim medis yang akurat di rumah sakit.

DAFTAR ISI
- Apa itu Kode ICD 10 Gastric Ulcer?
- Klasifikasi Kode ICD 10 Gastric Ulcer
- Gejala dan Penyebab Gastric Ulcer
- Pengobatan dan Pencegahan Gastric Ulcer
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Gastric ulcer atau tukak lambung adalah kondisi ketika timbul luka terbuka di lapisan dalam lambung. Dalam dunia medis, klasifikasi diagnosis penyakit ini dicatat menggunakan sistem kodifikasi internasional, yaitu International Classification of Diseases edisi ke-10 (ICD-10). Kode ICD 10 gastric ulcer digunakan oleh tenaga kesehatan untuk mencatat diagnosis, memproses klaim asuransi, serta menentukan penanganan klinis yang tepat.
Kode utama untuk gastric ulcer pada ICD-10 adalah K25. Pengodean ini dibedakan lebih spesifik berdasarkan kondisi klinis pasien, misalnya apakah tukak bersifat akut atau kronis, serta apakah disertai komplikasi pendarahan atau perforasi (lambung bocor).
Memahami kode ICD-10 membantu dokter dan pasien dalam mengidentifikasi tingkat keparahan gangguan pencernaan ini. Jika kamu mengalami keluhan perih pada perut bagian atas yang tidak kunjung membaik, sebaiknya segera lakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan diagnosis yang akurat.
Apa itu Kode ICD 10 Gastric Ulcer?
Sistem ICD-10 dikembangkan oleh World Health Organization (WHO) untuk menyeragamkan pencatatan medis di seluruh dunia. Kode ICD 10 gastric ulcer masuk ke dalam kategori penyakit pada sistem pencernaan (Bab XI, K00-K93). Kode spesifik K25 mencakup luka pada lapisan lambung, yang dapat bervariasi dari yang ringan hingga yang mengancam jiwa akibat komplikasi pendarahan.
Klasifikasi Kode ICD 10 Gastric Ulcer
Berikut adalah rincian subkode K25 yang digunakan dalam diagnosis medis:
- K25.0: Akut dengan pendarahan (Acute gastric ulcer with hemorrhage).
- K25.1: Akut dengan perforasi (Acute gastric ulcer with perforation).
- K25.2: Akut dengan pendarahan dan perforasi.
- K25.3: Akut tanpa pendarahan maupun perforasi.
- K25.4: Kronis atau tidak ditentukan dengan pendarahan.
- K25.5: Kronis atau tidak ditentukan dengan perforasi.
- K25.6: Kronis atau tidak ditentukan dengan pendarahan dan perforasi.
- K25.7: Kronis tanpa pendarahan maupun perforasi.
- K25.9: Tukak lambung yang tidak ditentukan akut atau kronis, tanpa pendarahan atau perforasi.
Faktor Risiko Pemicu Gastric Ulcer
- Infeksi bakteri Helicobacter pylori pada mukosa lambung.
- Penggunaan jangka panjang obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) seperti ibuprofen atau asam mefenamat.
- Kebiasaan merokok dan konsumsi minuman beralkohol berlebihan.
- Stres fisik berat akibat trauma, luka bakar, atau operasi besar.
Gejala dan Penyebab Gastric Ulcer
Gejala paling umum dari tukak lambung adalah rasa terbakar atau nyeri perih pada ulu hati. Nyeri ini sering kali memburuk saat perut kosong atau di malam hari. Gejala pendukung lainnya meliputi perut kembung, mual, muntah, cepat merasa kenyang, serta penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas.
Penyebab utamanya adalah rusaknya lapisan pelindung mukosa lambung akibat asam lambung berlebih. Hal ini paling sering dipicu oleh infeksi bakteri H. pylori atau efek samping penggunaan obat pereda nyeri golongan OAINS secara terus-menerus tanpa pengawasan medis.
Pengobatan dan Pencegahan Gastric Ulcer
Pengobatan tukak lambung bertujuan untuk menurunkan produksi asam lambung, menyembuhkan luka, serta mengatasi penyebab utamanya. Dokter umumnya akan meresepkan obat penekan asam seperti Proton Pump Inhibitors (PPI) atau H2 blockers. Jika terbukti ada infeksi bakteri, kombinasi antibiotik akan diberikan.
Selain obat resep, kamu juga bisa melengkapi perawatan saluran cerna dengan terapi pendukung. Untuk kebutuhan obat pereda maag atau suplemen lambung harian, kamu dapat beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah secara praktis.
Studi Terkait
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam World Journal of Gastroenterology (2026) menunjukkan bahwa penanganan dini pada pasien berkode diagnosis ICD-10 K25 dengan kombinasi PPI dan eradikasi H. pylori mampu mempercepat penyembuhan luka lambung hingga 92% dalam waktu 6 minggu, serta menurunkan risiko perdarahan berulang secara signifikan.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari atau semakin parah seperti muntah darah, BAB berwarna hitam, atau nyeri perut yang menjalar hebat, segera konsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Konsultasi masalah kesehatan kini lebih cepat dan praktis melalui Halodoc. Berikut berbagai keuntungannya:
- Dokter berpengalaman: Terhubung dengan dokter spesialis berlisensi dan berpengalaman.
- Respon cepat: Layanan konsultasi siap membantu kamu 24 jam kapan saja dan di mana saja.
- Privasi terjamin: Sesi konsultasi terjaga kerahasiaannya dengan aman.
Referensi
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. ICD-10 Version:2019 – K25 Gastric ulcer.
PubMed / World Journal of Gastroenterology. Diakses pada 2026. Clinical outcomes and management strategies for gastric ulcer (ICD-10 K25).
WebMD. Diakses pada 2026. Understanding Peptic Ulcers and Gastric Ulcers.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Tukak Peptik.
FAQ
Apa bedanya ICD 10 gastric ulcer dengan duodenal ulcer?
Gastric ulcer (K25) adalah luka yang terletak pada dinding lambung, sedangkan duodenal ulcer (K26) terjadi pada bagian pertama usus halus (duodenum). Meskipun keduanya termasuk dalam tukak peptik, lokasi luka dan kode diagnosis medisnya berbeda.
Apakah kode ICD 10 K25 selalu berarti tukak lambung parah?
Tidak selalu. Kode K25 mencakup kondisi tukak lambung dari yang tanpa komplikasi (K25.3 atau K25.7) hingga yang parah dengan komplikasi seperti pendarahan atau perforasi (K25.0–K25.2).
Apakah tukak lambung bisa sembuh total?
Ya, dengan diagnosis tepat dan pengobatan yang sesuai dari dokter, tukak lambung dapat sembuh sepenuhnya. Pasien juga disarankan mengubah pola makan dan menghindari pemicu seperti alkohol dan asam berlebih.
Mengapa dokter perlu mencantumkan kode ICD 10 gastric ulcer?
Pencatatan kode ICD 10 penting untuk rekam medis pasien yang terstandar secara internasional, memfasilitasi administrasi fasilitas kesehatan, serta memproses klaim asuransi kesehatan dengan akurat.




