Ad Placeholder Image

Mengenal Kode ICD 10 Hepatitis A untuk Rekam Medis Pasien

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 07 Agustus 2026

Kode ICD 10 Hepatitis A untuk diagnosa medis yang akurat dan lengkap sesuai standar kesehatan.

Mengenal Kode ICD 10 Hepatitis A untuk Rekam Medis PasienMengenal Kode ICD 10 Hepatitis A untuk Rekam Medis Pasien

DAFTAR ISI


Mengenal Kode ICD 10 Hepatitis A

Dalam dunia medis, penetapan kode diagnosis sangat penting untuk standarisasi rekam medis, pelaporan epidemiologi, serta administrasi layanan kesehatan. Sistem pengkodean yang digunakan secara global adalah International Classification of Diseases 10th Revision (ICD-10) yang dikeluarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Untuk infeksi hati akibat virus Hepatitis A, kode klasifikasi resminya adalah icd 10 hepatitis a yang berada dalam kategori utama B15 (Acute Hepatitis A). Penggunaan kode ini membantu tenaga medis membedakan jenis infeksi hepatitis akut berdasarkan etiologi dan tingkat keparahan klinisnya.

Hepatitis A merupakan infeksi hati akut yang disebabkan oleh Hepatitis A Virus (HAV). Penularan utama terjadi melalui rute fekal-oral, yaitu ketika seseorang mengonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi oleh feses penderita. Pemahaman mengenai kode klinis ini memudahkan pencatatan riwayat medis pasien secara akurat.

Klasifikasi Kode ICD 10 Hepatitis A

Pengkodean ICD-10 untuk hepatitis A dibagi menjadi beberapa subkategori untuk menjelaskan kondisi klinis pasien secara lebih spesifik, antara lain:

  • B15: Acute hepatitis A (Hepatitis A akut secara umum).
  • B15.0: Hepatitis A with hepatic coma (Hepatitis A yang disertai dengan koma hepatik atau kegagalan fungsi hati berat).
  • B15.9: Hepatitis A without hepatic coma (Hepatitis A akut tanpa koma hepatik, yang merupakan kasus paling sering ditemukan).

Pencatatan spesifik ini memastikan penderita mendapatkan tata laksana medis yang sesuai dengan tingkat keparahan infeksi yang dialami.

Gejala dan Penanganan Hepatitis A

Masa inkubasi hepatitis A berkisar antara 14 hingga 28 hari. Gejala umum yang sering muncul meliputi demam ringan, rasa lelah berlebihan, mual dan muntah, hilang nafsu makan, nyeri perut kanan atas, serta urine berwarna gelap menyerupai teh. Pada tahap lanjut, mata dan kulit pasien dapat menguning (ikterus).

Hepatitis A tidak menyebabkan penyakit hati kronis seperti hepatitis B atau C, namun penanganan suportif sangat diperlukan. Langkah perawatan utama meliputi istirahat total (bed rest), asupan nutrisi seimbang, hidrasi tubuh yang cukup, serta menghindari konsumsi alkohol dan obat-obatan yang dapat memperberat kerja hati.

Studi Terkait

Berdasarkan riset terintegrasi dalam pemantauan penyakit menular tahun 2026, pencatatan surveilans epidemiologi yang tepat menggunakan kode sistem klasifikasi penyakit terbukti meningkatkan akurasi deteksi dini KLB (Kejadian Luar Biasa) hepatitis A hingga 40%. Penanganan cepat serta isolasi mandiri pasien hepatitis A akut terbukti efektif menekan rantai penularan di lingkungan padat penduduk.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu atau anggota keluarga mengalami gejala seperti mata dan kulit menguning, mual persisten, demam, serta lemas berkepanjangan, segera konsultasikan kondisi medis tersebut dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc untuk mendapatkan diagnosis tepat dan penanganan yang sesuai.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi masalah kesehatan kini semakin mudah melalui konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Hepatitis A Key Facts & ICD-10 Classification.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Tata Laksana dan Penanganan Hepatitis A di Indonesia.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Acute Hepatitis A Infection: Epidemiology, Clinical Features, and Diagnostic Coding.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2026. Hepatitis A Questions and Answers for Health Professionals.

FAQ

1. Apa kode ICD-10 untuk hepatitis A?
Kode ICD-10 utama untuk hepatitis A akut adalah B15. Subkategorinya meliputi B15.0 untuk hepatitis A dengan koma hepatik dan B15.9 untuk hepatitis A tanpa koma hepatik.

2. Apakah hepatitis A bisa sembuh total?
Ya, sebagian besar penderita hepatitis A dapat sembuh total tanpa kerusakan fungsi hati jangka panjang dan membentuk antibodi seumur hidup terhadap virus tersebut.

3. Bagaimana cara mencegah penularan hepatitis A?
Pencegahan efektif dilakukan dengan menjaga kebersihan diri seperti mencuci tangan pakai sabun, mengonsumsi makanan/minuman yang matang sempurna, serta melakukan vaksinasi hepatitis A.

4. Berapa lama proses pemulihan pasien hepatitis A?
Pemulihan biasanya membutuhkan waktu 2 hingga 8 minggu, tergantung pada tingkat keparahan gejala dan daya tahan tubuh pasien.