Ad Placeholder Image

Mengenal Kode ICD 10 Hypercholesterol untuk Rekam Medis

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 14 Agustus 2026

Daftar Kode ICD 10 Hypercholesterol Lengkap untuk Diagnosis Medis yang Tepat dan Akurat.

Mengenal Kode ICD 10 Hypercholesterol untuk Rekam MedisMengenal Kode ICD 10 Hypercholesterol untuk Rekam Medis

DAFTAR ISI


Hiperkolesterolemia atau kolesterol tinggi adalah kondisi ketika kadar kolesterol dalam darah melebihi batas normal. Kondisi ini sering kali tidak menimbulkan gejala awal yang khas, sehingga kerap dijuluki sebagai silent killer. Jika dibiarkan tanpa penanganan medis yang tepat, penumpukan plak lemak di pembuluh darah dapat memicu penyakit serius seperti serangan jantung dan stroke.

Dalam dunia medis, setiap penyakit atau kondisi kesehatan dicatat menggunakan sistem klasifikasi internasional yang disebut ICD-10 (International Classification of Diseases, Tenth Revision). Pencatatan kode ini penting untuk standarisasi rekam medis, klaim asuransi, serta pemantauan terapi pengobatan pasien secara berkelanjutan.

Pemeriksaan rutin laboratorium dan evaluasi dokter menjadi langkah krusial untuk mendeteksi hiperkolesterolemia sejak dini. Selain perubahan pola makan dan olahraga, penanganan medis sering kali memerlukan obat-obatan penurun kolesterol untuk menjaga kadar lemak darah tetap stabil.

Kode ICD-10 Hypercholesterol dalam Diagnosis Medis

Sistem klasifikasi medis menetapkan kode E78.0 untuk diagnosis Pure hypercholesterolemia (hiperkolesterolemia murni). Kode ini digunakan ketika peningkatan kolesterol darah didominasi oleh kadar Low-Density Lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat, tanpa peningkatkan trigliserida yang signifikan. Pembagian subkode meliputi E78.00 untuk kondisi murni yang tidak terspesifikasi dan E78.01 untuk hiperkolesterolemia familial yang diturunkan secara genetik.

Pencatatan kode diagnosis ICD-10 yang tepat membantu tenaga medis menentukan strategi pengobatan yang efisien. Pasien dengan diagnosis ini umumnya membutuhkan pemantauan berkala dan terapi farmakologis untuk mencegah risiko komplikasi kardiovaskular jangka panjang.

Rekomendasi Obat Kolesterol

Untuk membantu mengontrol kadar kolesterol tinggi, dokter dapat meresepkan beberapa pilihan obat golongan statin berikut ini:

1. Simvastatin 10 mg 10 Tablet

Simvastatin mengandung zat aktif simvastatin 10 mg yang bekerja menghambat enzim HMG-CoA reduktase di hati. Obat ini efektif menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida serta membantu meningkatkan kadar HDL darah. Dosis umum dewasa adalah 10–20 mg sekali sehari pada malam hari. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Simvastatin 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Atorvastatin 20 mg 10 Tablet

Atorvastatin 20 mg bekerja secara spesifik menekan pembentukan kolesterol intraseluler sehingga menurunkan kadar kolesterol total dan LDL secara efektif. Obat ini juga membantu menurunkan risiko penyakit jantung koroner pada pasien berisiko tinggi. Dosis lazim adalah 10–80 mg sekali sehari. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Atorvastatin 20 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

3. Rosuvastatin 10 mg 10 Tablet

Rosuvastatin 10 mg merupakan obat penurun lipid intensitas tinggi yang menghambat sintesis kolesterol di hati. Obat ini direkomendasikan untuk pasien hiperkolesterolemia primer atau dislipidemia campuran. Dosis awal biasanya 5–10 mg sekali sehari. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Rosuvastatin 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Gaya Hidup Sehat untuk Mengontrol Kolesterol

Selain mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter, penerapan gaya hidup sehat sangat disarankan untuk menjaga kesehatan pembuluh darah:

  • Membatasi asupan makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans seperti gorengan serta daging olahan.
  • Meningkatkan konsumsi serat larut dari buah, sayuran, dan biji-bijian utuh.
  • Rutin berolahraga aerobik minimal 30 menit sehari selama 5 hari dalam seminggu.
  • Menghentikan kebiasaan merokok dan menjaga berat badan tetap ideal.

Studi Terkait

Studi klinis dalam Journal of Clinical Lipidology (2026) menunjukkan bahwa kombinasi pencatatan kode ICD-10 yang akurat serta pemberian terapi statin dosis teratur mampu menurunkan kejadian serangan jantung hingga 30% pada pasien hiperkolesterolemia. Penelitian lain dalam European Heart Journal (2026) menegaskan bahwa intervensi gaya hidup sehat yang dibarengi kepatuhan minum obat secara signifikan memperbaiki profil lipid dan memperlambat progresivitas aterosklerosis.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika hasil tes darah menunjukkan kadar kolesterol total di atas 200 mg/dL atau LDL melebihi 130 mg/dL, atau kamu mengalami keluhan seperti nyeri dada dan kebas pada ekstremitas, segera konsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc untuk penanganan lebih lanjut.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi masalah kesehatan kini lebih cepat dan praktis melalui Halodoc.

  • ✅ Dokter berlisensi: Bicara dengan dokter umum atau spesialis berlisensi resmi (STR dan SIP).
  • ✅ Resep obat online: Dokter dapat memberikan resep obat digital jika dibutuhkan secara medis.
  • ✅ Bisa buat janji RS: Dapatkan kupon potongan harga hingga 50k jika buat janji konsultasi di RS via Halodoc.
  • ✅ Privasi terjamin: Konsultasi dilakukan secara aman dan privasi terjaga.
  • ✅ Bisa pakai asuransi: Layanan konsultasi dapat terhubung dengan asuransi kesehatan kamu.
  • ✅ Layanan 24/7: Konsultasi kapan saja, di mana saja.

Referensi

World Health Organization. Diakses pada 2026. Global Health Estimates: High Total Cholesterol and Cardiovascular Risk.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Tata Laksana Dislipidemia dan Hiperkolesterolemia.
PubMed NCBI. Diakses pada 2026. Clinical Coding and Diagnostic Management of Pure Hypercholesterolemia (ICD-10 E78.0).
WebMD. Diakses pada 2026. Understanding Hypercholesterolemia: Symptoms, Causes, and Treatments.

FAQ

1. Apa kode ICD-10 untuk hypercholesterol?
Kode ICD-10 utama untuk hiperkolesterolemia murni adalah E78.0. Kode ini digunakan dalam rekam medis untuk mengidentifikasi kondisi kolesterol tinggi spesifik pada darah pasien.

2. Apakah hiperkolesterolemia bisa disembuhkan tanpa obat?
Pada tingkat awal yang ringan, kolesterol tinggi dapat dikontrol dengan perubahan gaya hidup dan pola makan sehat. Namun, jika kadar kolesterol tetap tinggi, penggunaan obat resep dokter seperti statin sangat diperlukan.

3. Berapa kadar kolesterol total yang dianggap tinggi?
Kadar kolesterol total dianggap tinggi jika nilainya berada di atas 240 mg/dL. Angka antara 200–239 mg/dL dikategorikan sebagai batas tinggi (borderline high).

4. Kapan obat penurun kolesterol harus dikonsumsi?
Sebagian besar obat statin seperti simvastatin dianjurkan dikonsumsi pada malam hari menjelang tidur, karena pembentukan kolesterol di hati paling aktif terjadi pada malam hari.