Ad Placeholder Image

Mengenal Kode ICD 10 Inkontinensia Urine Secara Lengkap

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 20 Agustus 2026

Daftar Kode ICD 10 Inkontinensia Urine untuk Diagnosis Medis yang Tepat dan Akurat

Mengenal Kode ICD 10 Inkontinensia Urine Secara LengkapMengenal Kode ICD 10 Inkontinensia Urine Secara Lengkap

DAFTAR ISI


Inkontinensia urine adalah kondisi ketika seseorang sulit mengontrol keluarnya air seni, sehingga urine dapat bocor tanpa disengaja. Kondisi ini dapat dialami oleh siapa saja, baik pria maupun wanita, serta kerap memicu rasa tidak nyaman hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Dalam dunia medis, penegakan diagnosis dan pencatatan riwayat kesehatan pasien menggunakan kode klasifikasi internasional yang disebut ICD-10 (International Classification of Diseases 10th Revision). Kode ini memudahkan tenaga medis dalam mengidentifikasi jenis inkontinensia secara spesifik serta menentukan tindakan penanganan yang tepat.

Memahami kode ICD-10 inkontinensia urine sangat berguna, terutama jika kamu sedang menjalani perawatan medis atau mengurus klaim asuransi kesehatan. Mari simak ulasan lengkap mengenai diagnosis dan penanganannya di bawah ini.

Mengenal Kode ICD-10 Inkontinensia Urine

Pengodean ICD-10 untuk inkontinensia urine dibagi berdasarkan penyebab dan karakteristik gejala yang dialami oleh pasien. Beberapa kode ICD-10 yang sering digunakan meliputi:

  • R32 (Unspecified Urinary Incontinence): Digunakan untuk kasus inkontinensia urine yang belum diketahui penyebab pasti atau jenis spesifiknya.
  • N39.3 (Stress Urinary Incontinence): Kebocoran urine yang terjadi akibat adanya tekanan pada kandung kemih, seperti saat tertawa, batuk, bersin, atau mengangkat beban berat.
  • N39.4 (Other Specified Urinary Incontinence): Mencakup jenis inkontinensia lain seperti urge incontinence (keinginan buang air kecil yang mendesak secara tiba-tiba) atau overflow incontinence.
  • F98.0 (Nonorganic Enuresis): Kode yang digunakan untuk kondisi mengompol pada anak-anak yang tidak disebabkan oleh kelainan fisik.

Rekomendasi Produk Kesehatan Terkait

Pemeriksaan kesehatan reproduksi, organ intim, serta kondisi panggul sangat penting dilakukan untuk menjaga fungsi saluran kemih secara optimal. Berikut adalah beberapa produk kesehatan yang bisa kamu dapatkan di Halodoc:

1. Sildenafil Citrate 50 mg 4 Tablet

Sildenafil Citrate digunakan untuk mengatasi gangguan disfungsi ereksi pada pria dengan cara meningkatkan aliran darah ke area organ vital. Menjaga fungsi organ reproduksi dan panggul tetap sehat dapat menunjang kualitas hidup secara menyeluruh.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sildenafil Citrate 50 mg 4 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Ericfil 50 mg 1 Lembar ODF

Ericfil mengandung Sildenafil yang dikemas dalam bentuk Orally Disintegrating Film (ODF) yang mudah larut di lidah. Obat ini membantu mengatasi disfungsi ereksi pada pria dewasa sesuai anjuran medis.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ericfil 50 mg 1 Lembar ODF di Toko Kesehatan Halodoc

3. Sensitif Strip

Kehamilan dapat menyebabkan perubahan hormon dan tekanan ekstra pada kandung kemih yang memicu inkontinensia urine. Sensitif Strip merupakan alat uji kehamilan mandiri yang praktis dan memiliki tingkat akurasi tinggi.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sensitif Strip di Toko Kesehatan Halodoc

Penyebab dan Cara Mengatasi Inkontinensia Urine

Inkontinensia urine dapat disebabkan oleh melemahnya otot dasar panggul, infeksi saluran kemih (ISK), efek samping obat-obatan, kehamilan, persalinan, hingga penurunan hormon saat menopause. Selain tindakan medis dari dokter, kamu dapat melakukan beberapa langkah mandiri berikut:

  • Melatih otot panggul secara teratur dengan latihan atau senam Kegel.
  • Menerapkan bladder training dengan menjadwalkan waktu buang air kecil secara teratur.
  • Membatasi konsumsi kafein, alkohol, dan makanan pedas yang dapat mengiritasi kandung kemih.
  • Menjaga berat badan ideal agar tekanan pada kandung kemih berkurang.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami urine keluar tanpa bisa dikontrol, terasa nyeri saat buang air kecil, atau terdapat bercak darah pada urine, segera konsultasikan diri dengan [Dokter Spesialis Urologi] di Halodoc untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan medis yang tepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems (ICD-10).
National Health Service UK. Diakses pada 2026. Urinary Incontinence.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Urinary Incontinence: Symptoms and Causes.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Klasifikasi Penyakit dan Masalah Kesehatan (ICD-10).

FAQ

1. Apa kode ICD-10 untuk inkontinensia urine tidak spesifik?
Kode ICD-10 untuk inkontinensia urine yang tidak dijelaskan jenis spesifiknya adalah R32.

2. Apakah inkontinensia urine bisa sembuh total?
Bisa, penanganan seperti senam Kegel, terapi perilaku, hingga obat-obatan atau prosedur medis dapat menyembuhkan atau meredakan gejalanya secara signifikan.

3. Kapan harus memeriksakan diri ke dokter urologi?
Kamu disarankan memeriksakan diri jika keluhan kebocoran urine mulai mengganggu kenyamanan hidup, disertai rasa nyeri, atau adanya rasa tidak tuntas saat berkemih.