
Mengenal Kode ICD 10 Keratosis Pilaris pada Kulit Ayam
Kode keratosis pilaris icd 10 untuk diagnosa medis kulit ayam yang tepat dan akurat.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Keratosis Pilaris
- Perawatan Alami dan Kapan Harus ke Dokter
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Keratosis pilaris adalah kondisi kulit yang umum dan tidak berbahaya, ditandai dengan munculnya benjolan kecil seperti kulit ayam, biasanya di lengan, paha, atau bokong. Kondisi ini terjadi karena penumpukan sel kulit mati yang menyumbat folikel rambut. Meski tidak menular dan tidak menyebabkan rasa sakit, keratosis pilaris bisa membuat kulit terasa kasar dan memengaruhi kepercayaan diri. Kode ICD-10 untuk keratosis pilaris adalah L56.8, yang masuk dalam kategori gangguan kulit lainnya. Meskipun umum terjadi pada anak dan remaja, banyak orang dewasa juga mengalaminya, terutama di iklim kering atau saat musim dingin.
Perawatan keratosis pilaris fokus pada pelembapan kulit dan pengelupasan sel mati secara lembut. Obat topikal dengan kandungan asam alfa hidroksi (AHA), asam salisilat, atau retinoid sering direkomendasikan dokter untuk membantu melembutkan dan meratakan tekstur kulit. Produk yang tersedia di apotek bisa menjadi solusi praktis untuk menangani gejala sehari-hari, meski tidak menyembuhkan sepenuhnya. Berikut rekomendasi produk yang sering digunakan untuk membantu memperbaiki kulit akibat keratosis pilaris.
Rekomendasi Keratosis Pilaris
1. Aza 20 Cream 10 g
Kandungan aktifnya adalah asam azelaic 20%, yang membantu mengelupas sel kulit mati dan meredakan peradangan. Cocok untuk penggunaan harian pada kulit kasar. Dosis umum: oleskan tipis dua kali sehari. Hindari penggunaan pada luka terbuka. Termasuk obat kategori A atau B tergantung kebutuhan klinis.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Aza 20 Cream 10 g di Toko Kesehatan Halodoc
2. Medi-Klin Gel 15 g
Mengandung urea 10% dan asam laktat, yang berfungsi sebagai humektan dan pengelupas kulit. Membantu melembapkan dan melembutkan area yang kasar. Aman digunakan setiap hari pada area yang terkena. Tidak mengandung steroid.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Medi-Klin Gel 15 g di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Merawat Kulit Keratosis Pilaris
- Hindari sabun berbahan keras yang bisa membuat kulit semakin kering.
- Gunakan pelembap setelah mandi, dalam kondisi kulit masih lembap.
- Gunakan air hangat, bukan air panas, saat mandi.
- Gunakan humidifier di ruangan jika tinggal di iklim kering.
3. Reticor 0.025% Cream 15 g
Mengandung tretinoin 0,025%, retinoid yang membantu mempercepat pergantian sel kulit. Efektif untuk mengurangi kekasaran dan warna kemerahan. Gunakan malam hari, dan selalu pakai tabir surya pagi hari karena dapat meningkatkan sensitivitas terhadap sinar UV.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Reticor 0.025% Cream 15 g di Toko Kesehatan Halodoc
4. Vitacid 0.025% Cream 15 g
Juga mengandung tretinoin 0,025%, sama seperti Reticor. Cocok untuk pengguna jangka panjang yang membutuhkan perawatan rutin. Efek samping ringan termasuk kulit mengelupas atau perih saat awal penggunaan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Vitacid 0.025% Cream 15 g di Toko Kesehatan Halodoc
5. Carmed 10% Krim 40 g
Mengandung asam karboksilat 10% yang membantu mengelupas lapisan luar kulit secara perlahan. Cocok untuk area luas seperti paha dan lengan. Aman digunakan setiap hari dan tidak menyebabkan iritasi berat jika dipakai sesuai petunjuk.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Carmed 10% Krim 40 g di Toko Kesehatan Halodoc
Perawatan Alami dan Kapan Harus ke Dokter
Untuk mendukung pengobatan, rutin gunakan pelembap dengan bahan seperti shea butter, minyak kelapa, atau gliserin. Hindari menggosok atau menggaruk area yang terkena, karena bisa memperparah kondisi. Jika setelah 4–6 minggu penggunaan obat topikal tidak ada perbaikan, atau muncul kemerahan, nyeri, atau infeksi, segera konsultasikan ke dokter.
Studi Terkait
Journal of the European Academy of Dermatology and Venereology. Diakses pada 2026. Topical therapies for keratosis pilaris: A systematic review and meta-analysis. Studi ini menunjukkan kemanjuran retinoid dan asam alfa hidroksi dalam memperbaiki tekstur kulit dalam 8–12 minggu penggunaan rutin.
British Journal of Dermatology. Diakses pada 2026. The role of moisturizers containing urea and lactic acid in reducing keratosis pilaris symptoms: A randomized controlled trial. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kelembapan dan kehalusan kulit setelah 6 minggu penggunaan.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Jika kamu mengalami gejala keratosis pilaris yang semakin memburuk, kemerahan, infeksi, atau tidak membaik setelah beberapa minggu penggunaan obat, segera konsultasikan dengan dokter. Chat dokter Halodoc kapan saja dan di mana saja, untuk mendapat diagnosis tepat dan rekomendasi perawatan personal yang aman.
FAQ
- Apakah keratosis pilaris bisa sembuh total?
Tidak selalu. Kondisi ini bersifat kronis dan sering membaik seiring usia, tapi bisa kambuh. Perawatan rutin membantu mengendalikan gejalanya. - Apakah keratosis pilaris menular?
Tidak, kondisi ini bukan infeksi dan tidak bisa menular dari orang ke orang. - Apakah bisa pakai scrub untuk mengusir kulit kasar?
Hindari scrub kasar, karena bisa menyebabkan iritasi. Gunakan pelembap dengan bahan pengelupas lembut seperti asam laktat atau urea. - Apakah retinoid aman untuk digunakan jangka panjang?
Ya, retinoid topikal seperti tretinoin aman bila digunakan sesuai anjuran dokter. Pastikan selalu pakai tabir surya karena bisa membuat kulit lebih peka terhadap sinar matahari.




