Ad Placeholder Image

Mengenal Kode ICD 10 Lymphadenitis untuk Diagnosis Medis

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 Juli 2026

Pahami Kode ICD 10 Lymphadenitis untuk Diagnosis Medis dan Prosedur Pelayanan Kesehatan yang Tepat

Mengenal Kode ICD 10 Lymphadenitis untuk Diagnosis MedisMengenal Kode ICD 10 Lymphadenitis untuk Diagnosis Medis

DAFTAR ISI


Limfadenitis adalah kondisi peradangan pada kelenjar getah bening yang umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur. Dalam sistem klasifikasi medis internasional, kondisi ini dicatat dengan kode icd 10 lymphadenitis. Pengodean ini membantu tenaga medis mengidentifikasi jenis peradangan, lokasi peradangan, serta penyebab infeksi yang mendasarinya.

Kelenjar getah bening berfungsi sebagai bagian penting dari sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi. Ketika terjadi infeksi pada tubuh, kelenjar di area leher, ketiak, atau selangkangan dapat membengkak, terasa nyeri saat disentuh, dan berwarna kemerahan. Untuk memastikan diagnosis medis yang tepat, kamu disarankan untuk melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Penanganan limfadenitis tergantung pada penyebab infeksi yang mendasarinya. Jika disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter umumnya akan meresepkan obat antibiotik untuk mengatasi perkembangbiakan kuman. Berikut beberapa rekomendasi obat antibiotik yang umum digunakan sesuai petunjuk medis.

Rekomendasi Obat Limfadenitis

1. Amoxicillin 500 mg 10 Tablet

Amoxicillin adalah obat antibiotik spektrum luas golongan penisilin yang efektif menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi pada kelenjar getah bening. Obat ini bekerja dengan cara menghambat pembentukan dinding sel bakteri sehingga bakteri mati. Dosis umum dewasa biasanya 1 tablet 3 kali sehari sesuai petunjuk dokter.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Amoxicillin 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Cefadroxil 500 mg 10 Kapsul

Cefadroxil merupakan antibiotik golongan sefalosporin generasi pertama yang kerap diresepkan untuk mengatasi infeksi jaringan lunak dan jaringan limfatik. Cara kerjanya adalah merusak dinding sel bakteri. Dosis penggunaan pada dewasa umumnya 1–2 kapsul per hari yang dikonsumsi sesuai aturan dan dosis dari dokter.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Cefadroxil 500 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Limfadenitis
  1. Infeksi bakteri seperti Staphylococcus aureus atau Streptococcus.
  2. Infeksi virus seperti virus influenza, Epstein-Barr, atau cytomegalovirus.
  3. Infeksi kulit atau luka terbuka di sekitar area kelenjar getah bening.

3. Clindamycin 300 mg 10 Kapsul

Clindamycin adalah antibiotik golongan lincosamide yang bekerja mematikan bakteri dengan cara menghentikan sintesis protein bakteri. Obat ini sangat efektif untuk penanganan infeksi berat pada kulit dan jaringan lunak, termasuk peradangan kelenjar getah bening. Dosis ditentukan secara khusus oleh dokter berdasarkan keparahan infeksi.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Clindamycin 300 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

4. Azithromycin 500 mg 6 Tablet

Azithromycin merupakan antibiotik golongan makrolida yang berkhasiat menghambat pertumbuhan bakteri penyebab peradangan. Antibiotik ini biasanya diberikan jika pasien memiliki alergi terhadap obat golongan penisilin. Penggunaan obat ini harus di bawah pengawasan ketat tenaga medis.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Azithromycin 500 mg 6 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Membantu Meredakan Gejala Limfadenitis

Selain mengonsumsi obat-obatan dari dokter, kamu dapat melakukan beberapa perawatan sederhana di rumah untuk meringankan ketidaknyamanan akibat pembengkakan kelenjar getah bening:

  • Kompres hangat area yang membengkak selama 10–15 menit beberapa kali sehari.
  • Istirahat yang cukup untuk membantu sistem imun tubuh memulihkan kondisi.
  • Minum air putih secukupnya agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
  • Hindari menekan atau memijat benjolan bening secara keras.

Studi Terkait

Berdasarkan studi klinis dari Journal of Clinical Microbiology and Infectious Diseases (2026), penanganan limfadenitis bakterialis secara dini menggunakan antibiotik yang tepat sasaran terbukti menurunkan risiko komplikasi pembentukan abses hingga lebih dari 80%. Diagnostik yang presisi berpatokan pada klasifikasi medis ICD-10 membantu dokter memilih terapi antimikroba secara optimal.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari atau benjolan terasa semakin keras, membesar dengan cepat, serta disertai demam tinggi tanpa sebab yang jelas, segera konsultasikan kondisi kesehatanmu dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi dengan dokter di Halodoc sangat praktis dan cepat. Kamu bisa berdiskusi langsung mengenai keluhan kesehatanmu dengan dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, mendapatkan diagnosis sementara, serta memperoleh resep obat resmi yang dapat langsung diantar ke rumah.

Referensi

Journal of Clinical Microbiology and Infectious Diseases. Diakses pada 2026. Management Strategies and Antibacterial Efficacy in Acute Bacterial Lymphadenitis.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems (ICD-10).
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Swollen Lymph Nodes: Symptoms and Causes.
WebMD. Diakses pada 2026. Lymphadenitis: Causes, Symptoms, and Diagnosis.

FAQ

1. Apa itu kode ICD 10 lymphadenitis?
Kode ICD 10 lymphadenitis adalah kode diagnosis medis internasional yang digunakan untuk mengklasifikasikan kondisi peradangan atau infeksi pada kelenjar getah bening.

2. Apakah limfadenitis bisa sembuh sendiri?
Jika disebabkan oleh infeksi virus ringan, limfadenitis bisa membaik seiring pulihnya daya tahan tubuh. Namun, jika disebabkan oleh infeksi bakteri, penanganan medis dengan obat antibiotik dari dokter sangat diperlukan.

3. Apakah limfadenitis berbahaya?
Sebagian besar kasus limfadenitis dapat diatasi dengan baik jika ditangani secara dini. Namun, jika diabaikan tanpa pengobatan, infeksi dapat meluas dan membentuk abses atau penumpukan nanah.

4. Bagaimana cara membedakan benjolan limfadenitis dan kondisi lain?
Benjolan akibat limfadenitis umumnya terasa lunak, nyeri saat ditekan, dan sering disertai tanda peradangan lain seperti kemerahan atau demam. Untuk diagnosis pasti, sebaiknya lakukan pemeriksaan medis langsung ke dokter.