Ad Placeholder Image

Mengenal Kode ICD 10 Nyeri Akut untuk Rekam Medis Pasien

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 12 Agustus 2026

Panduan lengkap kode ICD 10 acute pain untuk diagnosis medis pasien yang akurat dan tepat.

Mengenal Kode ICD 10 Nyeri Akut untuk Rekam Medis PasienMengenal Kode ICD 10 Nyeri Akut untuk Rekam Medis Pasien

DAFTAR ISI


Nyeri akut adalah respons tubuh terhadap cedera, peradangan, atau gangguan medis mendadak yang biasanya berlangsung kurang dari 3 bulan. Kondisi ini kerap kali menjadi tanda bahwa tubuh membutuhkan perhatian, baik melalui istirahat, pengobatan, maupun evaluasi medis lebih lanjut.

Kode ICD-10 untuk nyeri akut, seperti R52.1 (Nyeri akut, tidak terlokalisasi), membantu tenaga medis dalam mendokumentasikan dan menangani keluhan pasien secara standar, sehingga pengobatan bisa lebih tepat sasaran.

Mengenal Nyeri Akut dan Kode ICD-10

Nyeri akut biasanya muncul secara tiba-tiba dan memiliki intensitas yang jelas, seperti sakit kepala, nyeri otot, atau nyeri pasca cedera. Kode ICD-10 seperti R52.1 dipakai saat lokasi nyeri belum spesifik atau belum didiagnosis secara pasti. Penyebabnya bisa dari trauma, infeksi, hingga peradangan sendi. Meski sering bisa diredakan dengan obat, identifikasi penyebabnya tetap penting untuk menghindari perkembangan menjadi nyeri kronis.

Untuk itu, pemilihan obat pereda nyeri yang tepat menjadi langkah awal yang penting, terutama jika nyeri mengganggu aktivitas sehari-hari.

Rekomendasi Obat Nyeri Akut

1. Opistan 500 mg

Kandungan aktifnya paracetamol, bekerja dengan menghambat produksi zat penyebab nyeri dan demam di otak. Dosis umum dewasa: 1-2 kaplet (500 mg) setiap 4-6 jam, maksimal 8 kaplet/hari. Hindari penggunaan berkepanjangan tanpa supervisi dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Opistan 500 mg di Toko Kesehatan Halodoc

2. Spedifen 400 mg

Mengandung ibuprofen, obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang mengurangi peradangan dan nyeri. Dosis dewasa: satu tablet 400 mg setiap 6-8 jam. Tidak dianjurkan untuk penderita maag atau gangguan ginjal.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Spedifen 400 mg di Toko Kesehatan Halodoc

3. Panadol Extra

Kombinasi paracetamol dan kafein, lebih efektif untuk nyeri kepala dan nyeri otot. Dosis: 1-2 kaplet setiap 6 jam, maksimal 8 kaplet/hari. Hindari jika sensitif terhadap kafein.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Panadol Extra di Toko Kesehatan Halodoc

4. Voltadex 50 mg

Mengandung diclofenac sodium, NSAID kuat untuk nyeri sendi, otot, atau pasca operasi. Dosis: 50 mg 2-3 kali sehari. Kontraindikasi pada gangguan lambung dan jantung.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Voltadex 50 mg di Toko Kesehatan Halodoc

5. Cataflam 25 mg

Meta-clofenac, cepat bekerja untuk nyeri akut seperti sakit gigi atau kram menstruasi. Dosis: 25-50 mg sesuai kebutuhan, maksimal 150 mg/hari. Bisa diminum saat perut kosong.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Cataflam 25 mg di Toko Kesehatan Halodoc

6. Cataflam 50 mg

Formula dosis lebih tinggi untuk nyeri sedang hingga berat. Dosis: 50 mg 1-2 kali sehari, dengan jarak minimal 12 jam. Tidak untuk penggunaan jangka panjang tanpa rekomendasi dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Cataflam 50 mg di Toko Kesehatan Halodoc

7. Neuralgin Rx

Kombinasi paracetamol, kafein, dan metamizol, dirancang untuk nyeri saraf dan otot yang berat. Hindari jika ada riwayat gangguan limpa atau darah.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Neuralgin Rx di Toko Kesehatan Halodoc

8. Infeld Gel

Salep topikal mengandung ketoprofen, sesuai untuk nyeri lokal seperti memar atau kram otot. Oleskan 3-4 kali sehari pada area yang nyeri. Jangan digunakan pada luka terbuka.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Infeld Gel di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami Redakan Nyeri Akut

Gunakan kompres hangat atau dingin sesuai jenis nyeri, lakukan peregangan ringan, atau meditasi napas dalam untuk meredakan stres yang memperparah nyeri. Istirahat cukup dan hindari aktivitas berat saat nyeri masih terasa.

Kapan Harus ke Dokter?

Kunjungi dokter jika nyeri tidak membaik dalam 3 hari, disertai demam, bengkak, mati rasa, atau menjalar ke bagian tubuh lain. Nyeri yang tiba-tiba hebat, terutama di dada atau perut, bisa jadi tanda kondisi serius dan membutuhkan evaluasi langsung.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

    Punya gejala nyeri yang tidak jelas penyebabnya? Chat dokter umum Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Dokter akan membantu mendiagnosis, memberi rekomendasi obat, dan menentukan apakah perlu pemeriksaan lebih lanjut. Konsultasi aman, nyaman, dan tanpa perlu antre.

    FAQ

    1. Apa itu kode ICD-10 untuk nyeri akut?
      Kode ICD-10 R52.1 digunakan untuk merekam nyeri akut yang belum terlokalisasi atau belum diketahui penyebab spesifiknya, membantu dokumentasi medis secara standar.
    2. Apakah obat pereda nyeri aman untuk jangka panjang?
      Tidak disarankan. Penggunaan NSAID atau analgesik jangka panjang bisa menyebabkan gangguan lambung, ginjal, atau hati. Konsultasi dokter diperlukan jika nyeri berlangsung lebih dari 2 minggu.
    3. Bisakah saya minum lebih dari satu jenis obat pereda nyeri sekaligus?
      Hindari menggunakan lebih dari satu jenis obat yang mengandung paracetamol atau NSAID sekaligus, karena berisiko overdosis. Selalu baca kandungan dan konsultasi ke dokter.
    4. Apakah nyeri yang hilang timbul termasuk nyeri akut?
      Jika berlangsung kurang dari 3 bulan dan berulang akibat cedera atau peradangan, masih diklasifikasikan sebagai nyeri akut. Namun, jika berlanjut lebih lama, kemungkinan sudah menjadi nyeri kronis.
    World Health Organization. Diakses pada 2026.ICD-10 Classification of Mental and Behavioural Disorders
    Badan POM RI. Diakses pada 2026.Daftar Obat Beredar di Indonesia
    Mayo Clinic. Diakses pada 2026.Acute Pain: Management and Treatment
    Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026.Pedoman Manajemen Nyeri di Pelayanan Kesehatan Primer