Ad Placeholder Image

Mengenal Kode ICD 10 Paraplegia untuk Diagnosis Medis

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 24 Agustus 2026

Daftar Lengkap Kode ICD 10 Paraplegia untuk Diagnosis Medis Akurat dan Cepat

Mengenal Kode ICD 10 Paraplegia untuk Diagnosis MedisMengenal Kode ICD 10 Paraplegia untuk Diagnosis Medis

DAFTAR ISI


Paraplegia adalah kondisi kelumpuhan yang memengaruhi fungsi gerak dan sensori pada tubuh bagian bawah, termasuk kedua tungkai kaki. Kondisi ini umumnya terjadi akibat gangguan atau kerusakan pada sistem saraf tulang belakang.

Dalam praktik medis formal, diagnosis kelumpuhan ini dicatat menggunakan kode klasifikasi internasional ICD 10. Mari pahami lebih lanjut mengenai rincian kode ICD 10 paraplegia serta klasifikasi medisnya.

Mengenal Kode ICD 10 Paraplegia

Dalam sistem International Classification of Diseases 10th Revision (ICD 10), paraplegia berada di bawah kategori kode utama G82. Pengodean ini digunakan oleh dokter dan fasilitas kesehatan untuk mencatat diagnosis rekam medis serta proses klaim asuransi secara standar internasional.

Kategori ICD 10 paraplegia terbagi menjadi beberapa sub-kode spesifik sesuai dengan karakteristik kelumpuhan yang dialami pasien. Kode G82.0 digunakan untuk flaccid paraplegia (paraplegia lemas), G82.1 untuk spastic paraplegia (paraplegia kaku), dan G82.2 untuk unspecified paraplegia (paraplegia yang tidak ditentukan jenisnya). Penentuan kode yang akurat sangat penting guna mendukung rencana rehabilitasi dan terapi pemulihan yang tepat bagi pasien.

Penyebab dan Penanganan Paraplegia

Paraplegia dapat disebabkan oleh trauma fisik maupun kondisi non-trauma. Cedera tulang belakang akibat kecelakaan lalu lintas atau jatuh merupakan penyebab traumatis yang paling sering ditemukan. Selain itu, kondisi medis seperti tumor tulang belakang, infeksi sumsum tulang belakang, stroke, atau kelainan bawaan juga bisa menjadi penyebab kelumpuhan ini.

Penanganan paraplegia berfokus pada rehabilitasi medis, fisioterapi rutin, dan penggunaan alat bantu gerak untuk menjaga mobilitas pasien. Selain itu, pencegahan komplikasi sekunder seperti luka tekan (*bedsores*) dan infeksi saluran kemih juga menjadi bagian penting dalam perawatan jangka panjang.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu atau anggota keluarga mengalami gejala kelemahan otot tungkai, penurunan sensasi rasa di bagian bawah tubuh, atau gangguan kontrol buang air besar dan kecil, segera periksakan diri. Kamu bisa melakukan konsultasi awal dengan Dokter Spesialis Saraf di Halodoc untuk mendapatkan evaluasi diagnostik yang akurat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62811-9693-1100, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Layanan konsultasi kesehatan di Halodoc memberikan kemudahan akses ke dokter tepercaya:

  • ✅ Dokter berlisensi: Terhubung langsung dengan dokter spesialis berpengalaman yang memiliki STR dan SIP resmi.
  • ✅ Respon cepat: Layanan konsultasi dokter online siap diakses 24 jam kapan saja dan di mana saja.
  • ✅ Layanan terpadu: Dapatkan diagnosis medis, resep obat, hingga rujukan pemeriksaan laboratorium dengan mudah.

FAQ

1. Apa kode ICD 10 untuk paraplegia?
Kode ICD 10 utama untuk paraplegia adalah G82. Sub-kodenya mencakup G82.0 (flaccid paraplegia), G82.1 (spastic paraplegia), dan G82.2 (unspecified paraplegia).

2. Apa perbedaan paraplegia dan tetraplegia?
Paraplegia adalah kelumpuhan yang memengaruhi tubuh bagian bawah dan kedua tungkai kaki. Sementara itu, tetraplegia (kuadriplegia) memengaruhi keempat anggota gerak, yaitu kedua lengan dan kedua kaki.

3. Apakah penderita paraplegia bisa pulih kembali?
Peluang pemulihan bergantung pada tingkat keparahan cedera saraf tulang belakang. Menerapkan fisioterapi dan rehabilitasi intensif dapat membantu mengoptimalkan fungsi tubuh yang tersisa.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. International Classification of Diseases 10th Revision (ICD-10) – Block G82 Paraplegia and Tetraplegia.
National Center for Biotechnology Information (NCBI) PubMed. Diakses pada 2026. Spinal Cord Injury and Paraplegia Management.
WebMD. Diakses pada 2026. Paraplegia: Causes, Symptoms, and Treatments.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Klasifikasi Kode Diagnosis Penyakit Saraf Tulang Belakang.