Ad Placeholder Image

Mengenal Kode ICD 10 Pinguecula dan Penjelasannya Lengkap

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 September 2026

Memahami kode ICD 10 Pinguecula untuk diagnosis gangguan kesehatan mata secara tepat dan akurat.

Mengenal Kode ICD 10 Pinguecula dan Penjelasannya LengkapMengenal Kode ICD 10 Pinguecula dan Penjelasannya Lengkap

DAFTAR ISI


Apakah kamu pernah melihat benjolan kecil berwarna kekuningan di bagian putih mata? Kondisi medis ini dikenal dengan nama pinguecula. Meskipun tampak mengkhawatirkan, pinguecula adalah pertumbuhan jaringan jinak yang umumnya tidak berbahaya dan tidak tumbuh hingga menutupi kornea mata.

Dalam dunia medis, setiap penyakit dan kondisi kesehatan dicatat menggunakan sistem klasifikasi internasional yang disebut ICD (International Classification of Diseases). Pemahaman mengenai kode ICD 10 pinguecula sangat penting, terutama dalam pencatatan rekam medis, klaim asuransi kesehatan, maupun prosedur diagnosis oleh dokter spesialis mata.

Jika kamu atau kerabat sedang mengalami masalah mata ini, penting untuk memahami arti kode ICD 10, gejala yang menyertainya, serta langkah penanganan yang tepat agar kenyamanan mata tetap terjaga.

Apa Itu Kode ICD 10 Pinguecula?

ICD-10 adalah sistem pengodean standar global yang diterbitkan oleh World Health Organization (WHO) untuk mengelompokkan berbagai penyakit dan masalah kesehatan. Untuk kondisi pinguecula, kode spesifik yang digunakan dalam ICD-10 adalah H11.15 (Pinguecula).

Kode ini terbagi lagi menjadi beberapa sub-kategori berdasarkan lokasi mata yang terdampak:

  • H11.151: Pinguecula pada mata kanan (right eye).
  • H11.152: Pinguecula pada mata kiri (left eye).
  • H11.153: Pinguecula bilateral atau terjadi pada kedua mata.
  • H11.159: Pinguecula pada mata yang tidak ditentukan lokasinya (unspecified eye).

Penyebab dan Gejala Pinguecula

Pinguecula terjadi akibat deposit protein, lemak, atau kalsium pada jaringan konjungtiva (selaput bening yang melapisi bagian putih mata). Penyebab utamanya adalah paparan radiasi sinar ultraviolet (UV) dari matahari dalam jangka panjang. Selain itu, paparan angin, debu, pasir, dan kondisi mata kering secara kronis juga meningkatkan risiko terbentuknya benjolan ini.

Gejala utama dari pinguecula meliputi:

  • Munculnya benjolan kecil berbentuk sedikit menonjol berwarna kuning atau putih di selaput putih mata (sclera), biasanya di sisi dekat hidung.
  • Sensasi ganjal seperti ada pasir atau benda asing di dalam mata.
  • Mata merah, kering, dan terasa agak perih jika terjadi peradangan (pingueculitis).

Cara Mengatasi dan Mencegah Pinguecula

Secara umum, pinguecula tidak memerlukan tindakan operasi kecuali jika mengalami peradangan parah atau sangat mengganggu secara estetika. Untuk meredakan gejala iritasi ringan, kamu bisa menggunakan obat tetes mata pelembap (air mata buatan) yang dijual bebas di apotek.

Langkah pencegahan yang paling efektif adalah melindungi mata dari paparan lingkungan dengan menggunakan kacamata hitam yang dilengkapi perlindungan UV 100% saat beraktivitas di luar ruangan, serta memakai pelindung mata dari debu dan angin.

Studi Terkait

Berdasarkan studi ilmiah medis yang dipublikasikan dalam jurnal epidemiologi klinis mata, penggunaan kacamata pelindung radiasi UV-A dan UV-B terbukti signifikan menurunkan tingkat keparahan peradangan konjungtiva pada pasien pinguecula. Penelitian lain menunjukkan bahwa pemberian cairan peretas kelembapan (lubricating eye drops) secara berkala efektif meredakan sensasi ganjal dan mempercepat pemulihan jaringan konjungtiva yang mengalami iritasi ringan.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari atau semakin parah, seperti timbul nyeri hebat, pembengkakan yang meluas, atau gangguan penglihatan, segera lakukan konsultasi ke dokter di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan beli obat online yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Melalui aplikasi Halodoc, kamu dapat terhubung dengan dokter spesialis mata kapan saja. Konsultasi dokter online di Halodoc tersedia 24 jam dengan respon cepat sehingga kamu mendapatkan diagnosis akurat serta saran penanganan medis yang tepat tanpa harus keluar rumah.

FAQ

Apakah pinguecula bisa berkembang menjadi kanker?

Tidak. Pinguecula adalah pertumbuhan jaringan jinak (non-kanker) pada konjungtiva dan tidak akan berubah menjadi keganasan atau kanker mata.

Apa perbedaan antara pinguecula dan pterygium?

Pinguecula hanya terbatas tumbuh pada konjungtiva dan tidak menutupi kornea. Sedangkan pterygium adalah pertumbuhan jaringan yang dapat merambat naik hingga menutupi kornea mata dan mengganggu penglihatan.

Apakah pinguecula bisa hilang sendiri?

Pinguecula biasanya bersifat permanen dan tidak hilang dengan sendirinya. Namun, gejalanya seperti rasa ganjal dan kemerahan dapat dikontrol dengan tetes mata pelembap atau terapi medis sesuai saran dokter.

Referensi

World Health Organization. Diakses pada 2026. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems (ICD-10): Pinguecula (H11.15).
PubMed / National Institutes of Health. Diakses pada 2026. Pathophysiology and Environmental Risk Factors of Ocular Surface Pinguecula.
WebMD. Diakses pada 2026. Eye Health: What Is Pinguecula? Causes, Symptoms, and Treatments.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Tata Laksana Kesehatan Mata dan Kelainan Konjungtiva.