Kode ICD 10 pyelonephritis penting untuk diagnosis medis infeksi ginjal secara akurat.

DAFTAR ISI
- Kode ICD-10 untuk Pyelonephritis
- Detail Klasifikasi Kode ICD-10 Pyelonephritis
- Penanganan Pyelonephritis Berdasarkan Diagnosis
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Pyelonephritis atau pielonefritis adalah jenis infeksi saluran kemih (ISK) serius yang menyerang salah satu atau kedua ginjal. Kondisi ini biasanya terjadi ketika bakteri dari kandung kemih naik ke ginjal dan memicu peradangan.
Dalam dunia medis dan pengolahan data rekam medis, setiap penyakit memiliki pengodean internasional yang baku. Sistem pengodean ini menggunakan International Classification of Diseases 10th Revision (ICD-10).
Kode ICD-10 untuk Pyelonephritis
Kode ICD-10 untuk pyelonephritis secara umum berada dalam kategori penyakit sistem kemih dan kelamin (bab Diseases of the genitourinary system), spesifiknya pada rentang N10 hingga N12. Penggunaan kode ini bertujuan untuk mempermudah standarisasi diagnosis medis, klaim asuransi, serta pemantauan data epidemiologi.
Pemilihan kode ICD-10 yang tepat bergantung pada sifat peradangan, apakah bersifat akut, kronis, atau belum ditentukan secara spesifik oleh tenaga medis saat pemeriksaan.
Detail Klasifikasi Kode ICD-10 Pyelonephritis
Berikut adalah rincian kode ICD-10 yang digunakan untuk mendiagnosis pyelonephritis dalam pelayanan kesehatan:
- N10 (Acute tubulo-interstitial nephritis / Acute pyelonephritis): Kode ini digunakan untuk pyelonephritis akut yang terjadi secara mendadak dengan gejala yang berat, seperti demam tinggi dan nyeri pinggang hebat.
- N11 (Chronic tubulo-interstitial nephritis / Chronic pyelonephritis): Kode ini digunakan untuk infeksi ginjal kronis yang berlangsung lama atau sering kambuh.
- N11.0: Nonobstructive reflux-associated chronic pyelonephritis (berhubungan dengan refluks vesikoureter).
- N11.1: Chronic obstructive pyelonephritis (berhubungan dengan penyumbatan saluran kemih).
- N11.8: Chronic tubulo-interstitial nephritis lainnya.
- N11.9: Chronic tubulo-interstitial nephritis, tidak dispesifikasi.
- N12 (Tubulo-interstitial nephritis, not specified as acute or chronic): Kode ini dipakai jika pyelonephritis tidak ditentukan secara spesifik apakah berbentuk akut atau kronis dalam rekam medis.
Penanganan Pyelonephritis Berdasarkan Diagnosis
Setelah dokter menetapkan diagnosis dan pencatatan kode ICD-10, langkah penanganan medis dapat segera dimulai. Pyelonephritis merupakan kondisi medis yang memerlukan antibiotik untuk membasmi infeksi bakteri pencetusnya.
Pada kasus akut yang parah, pasien mungkin memerlukan rawat inap untuk mendapatkan antibiotik intravena (infus) serta cairan tambahan. Pengobatan yang cepat sangat penting untuk mencegah komplikasi berbahaya seperti kerusakan ginjal permanen atau sepsis.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu mengalami gejala infeksi ginjal seperti demam tinggi, menggigil, nyeri pada pinggang atau punggung bawah, mual, serta rasa sakit saat buang air kecil, jangan menunda pemeriksaan. Segera konsultasikan keluhanmu dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc untuk mendapatkan evaluasi dan penanganan medis yang tepat.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62811-9693-1100, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Apabila kamu memiliki keluhan kesehatan terkait infeksi saluran kemih atau masalah ginjal, kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.
- ✅ Dokter berlisensi: Dapatkan saran medis langsung dari dokter terpercaya yang memiliki STR dan SIP resmi.
- ✅ Respon cepat dan praktis: Konsultasi dapat dilakukan melalui chat, voice call, atau video call tanpa perlu mengantre di rumah sakit.
- ✅ Privasi aman: Kerahasiaan riwayat kesehatan dan percakapan medis kamu terjamin sepenuhnya.
Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. ICD-10 Version:2019 – Chapter XIV: Diseases of the genitourinary system (N10-N12).
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Klasifikasi dan Kodefikasi Penyakit Sistem Urogenital ICD-10.
National Center for Biotechnology Information (NCBI) PubMed. Diakses pada 2026. Pyelonephritis: Diagnosis, Classification, and Management.
WebMD. Diakses pada 2026. Kidney Infection (Pyelonephritis): Symptoms, Causes, and Diagnosis.
FAQ
1. Apa kode ICD-10 untuk pyelonephritis akut?
Kode ICD-10 untuk pyelonephritis akut adalah N10 (Acute tubulo-interstitial nephritis).
2. Apa bedanya kode ICD-10 N10 dan N11?
Kode N10 digunakan untuk pyelonephritis yang bersifat akut atau terjadi mendadak. Sedangkan kode N11 digunakan untuk pyelonephritis kronis yang berlangsung lama atau berulang.
3. Mengapa penulisan kode ICD-10 pyelonephritis sangat penting?
Kode ICD-10 penting untuk pengarsipan rekam medis yang akurat, penentuan tindakan medis, proses klaim asuransi kesehatan, serta pelaporan epidemiologi penyakit.





