
Mengenal Kode ICD 10 Retensio Plasenta dan Penjelasannya
Daftar lengkap kode ICD 10 retensio plasenta untuk prosedur medis rumah sakit yang akurat.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Produk Kesehatan Ibu & Anak
- Kapan Harus ke Dokter?
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Retensio plasenta adalah kondisi medis serius yang terjadi setelah persalinan, ketika plasenta tidak keluar secara alami dalam waktu 30 menit setelah bayi lahir. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan hebat, infeksi, hingga syok hemoragik jika tidak ditangani segera. Kode ICD-10 untuk retensio plasenta adalah O73.0, yang digunakan oleh tenaga medis untuk dokumentasi klinis dan asuransi. Meski bukan kondisi yang dapat diatasi dengan obat over-the-counter, ibu yang baru melahirkan perlu perawatan penuh dan pemantauan ketat. Dalam fase pemulihan pasca persalinan, perawatan kulit, pengelolaan demam, dan kenyamanan bayi juga menjadi fokus penting untuk mendukung proses penyembuhan.
Rekomendasi Produk Kesehatan Ibu & Anak
1. Bye Bye Fever Bayi 1 Lembar
Kandungan aktifnya adalah bahan pendingin yang aman untuk kulit bayi, membantu menurunkan suhu tubuh secara lokal tanpa obat oral. Cocok untuk bayi yang baru saja pulih dari persalinan orang tua, atau saat bayi demam ringan akibat stres pasca kelahiran. Gunakan 1 lembar pada dahi, leher, atau punggung bayi, dan ganti setiap 4-6 jam.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Bye Bye Fever Bayi 1 Lembar di Toko Kesehatan Halodoc
2. Bye Bye Fever Bayi 5 Lembar – Hemat Borongan
Versi hemat ini ideal untuk kebutuhan jangka panjang pasca melahirkan, terutama jika bayi rentan mengalami demam ringan akibat perubahan suhu atau infeksi kecil. Lima lembar dapat digunakan dalam minggu-minggu awal sebagai alat pendukung kenyamanan, tanpa membebani sistem bayi dengan obat oral.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Bye Bye Fever Bayi 5 Lembar di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Penanganan Pasca Melahirkan
- Pantau perdarahan pasca persalinan: jika darah terus mengalir deras atau berbau tidak normal, segera hubungi dokter.
- Jaga kebersihan area intim untuk mencegah infeksi sekunder akibat retensio plasenta.
- Gunakan kompres dingin atau produk pendingin kulit aman seperti Bye Bye Fever untuk menurunkan demam ringan pada bayi.
- Jangan berikan obat demam pada bayi tanpa rekomendasi dokter, terutama jika ibu masih dalam masa pemulihan.
3. Bepanthen Baby 10 g
Merupakan krim pelembap dengan dexpanthenol, membantu memperbaiki kulit kering atau iritasi akibat popok atau gesekan. Sangat direkomendasikan untuk ibu yang mengalami kulit kering setelah persalinan, atau bayi yang rentan ruam popok.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Bepanthen Baby 10 g di Toko Kesehatan Halodoc
4. Vicks Baby Balm 8 g
Balm ringan yang diformulasikan khusus untuk bayi, membantu melegakan hidung tersumbat akibat pilek ringan. Aplikasikan di dada, punggung, atau kaki—hindari wajah, hidung, dan mulut bayi.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Vicks Baby Balm 8 g di Toko Kesehatan Halodoc
5. Pure Kids Inhalant Decongestant Oil 10 ml
Minyak esensial alami yang diperuntukkan untuk bayi, membantu meredakan hidung tersumbat dengan aroma lembut. Gunakan dengan cara diusapkan pada baju bayi atau di dekat ruangan tidur, hindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi langsung.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Pure Kids Inhalant Decongestant Oil 10 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Kapan Harus ke Dokter?
Kunjungi dokter segera jika ibu mengalami perdarahan berat setelah persalinan, demam tinggi mendadak, nyeri perut hebat, atau bau tidak normal dari cairan vagina—ini tandanya terjadi infeksi atau komplikasi retensio plasenta. Jangan menunggu hingga gejala semakin parah. Konsultasi dengan dokter kandungan di Halodoc bisa menjadi langkah penyelamat.
Studi Terkait
International Journal of Gynecology & Obstetrics. Diakses pada 2026. “Risk Factors and Outcomes of Retained Placenta: A Global Analysis of 2025 Maternal Data”.
World Health Organization. Diakses pada 2026. “Guidelines for the Management of Postpartum Hemorrhage”.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Dengan fitur Chat Dokter di Halodoc, kamu bisa berkonsultasi langsung dengan dokter kandungan berlisensi secara privat dan praktis. Cocok untuk ibu yang baru melahirkan dan ingin tahu apakah gejala yang dialami adalah normal atau perlu penanganan darurat. Dokter siap membantu 24 jam, tanpa antre atau harus pergi ke rumah sakit.
FAQ
- Apa itu kode ICD-10 retensio plasenta?
Kode ICD-10 O73.0 adalah kode klasifikasi internasional yang digunakan dokter untuk mendokumentasikan kasus retensio plasenta, yaitu plasenta yang tidak keluar secara alami setelah persalinan. - Apakah retensio plasenta bisa dicegah?
Beberapa faktor risiko seperti persalinan prematur atau operasi sebelumnya bisa meningkatkan risiko, namun tidak selalu bisa dicegah. Pemantauan rutin selama kehamilan dan persalinan di fasilitas kesehatan adalah cara terbaik. - Apakah bisa menggunakan obat pereda nyeri saat retensio plasenta?
Tidak dianjurkan mengonsumsi obat pereda nyeri tanpa resep dokter. Retensio plasenta memerlukan penanganan medis segera, bukan hanya pengobatan gejala. - Bagaimana cara mencegah infeksi setelah retensio plasenta?
Jaga kebersihan area intim, gunakan pembalut steril, dan segera hubungi dokter jika ada demam, bau tidak normal, atau perdarahan terus-menerus.




