Ad Placeholder Image

Mengenal Kode ICD 10 Roseola Infantum pada Anak

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 September 2026

Kode ICD 10 Roseola Infantum dan Panduan Penanganan Gejala Demam Ruam pada Anak

Mengenal Kode ICD 10 Roseola Infantum pada AnakMengenal Kode ICD 10 Roseola Infantum pada Anak

DAFTAR ISI


Roseola infantum, atau yang dikenal sebagai sixth disease, adalah infeksi virus umum pada bayi dan balita, terutama di usia 6 bulan hingga 2 tahun. Penyakit ini disebabkan oleh virus herpes tipe 6 (HHV-6) atau HHV-7, dan ditandai dengan demam tinggi mendadak yang berlangsung 3–5 hari, diikuti ruam merah halus setelah demam turun. Kode ICD-10 untuk roseola infantum adalah A82.9, yang masuk dalam kategori infeksi virus lainnya. Meskipun umumnya tidak berbahaya, orang tua sering cemas karena demam tinggi yang tiba-tiba muncul. Penyakit ini menular melalui kontak dengan cairan saluran pernapasan, seperti batuk atau bersin.

Saat anak mengalami roseola, perawatan fokus pada mengurangi gejala, bukan mengobati virus itu sendiri. Tidak ada obat antivirus yang direkomendasikan untuk kasus ringan. Namun, banyak orang tua membutuhkan dukungan produk perawatan rumahan untuk menurunkan demam, meredakan ketidaknyamanan, dan menjaga kulit tetap sehat saat ruam muncul.

Rekomendasi Produk Perawatan Roseola Infantum

1. Bye Bye Fever Anak 1 Lembar

Kandungan aktifnya adalah parasetamol yang bekerja menurunkan demam dan meredakan nyeri. Cocok untuk anak di atas 2 tahun. Dosis umum: 1 lembar tempel setiap 6–8 jam, atau sesuai petunjuk dokter. Produk ini aman digunakan saat anak rewel akibat demam tinggi.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Bye Bye Fever Anak 1 Lembar di Toko Kesehatan Halodoc

2. Transpulmin Baby Balsam 10 g

Mengandung eukaliptus dan minyak kayu putih alami yang membantu melegakan pernapasan saat anak mengalami gejala hidung tersumbat akibat demam. Oleskan tipis di dada, punggung, atau kaki (hindari wajah dan hidung). Aman untuk bayi 3 bulan ke atas.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Transpulmin Baby Balsam 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mencegah Penyebaran Roseola Infantum
  1. Cuci tangan rutin sebelum dan sesudah mengurus anak.
  2. Hindari kontak dekat dengan anak yang sedang demam atau batuk.
  3. Jangan membagikan peralatan makan atau minum.
  4. Jaga kelembapan udara ruangan agar saluran napas anak tetap nyaman.

3. Koolfever For Baby 1 Sachet

Pad kompres dingin berbahan dasar air yang aman untuk bayi. Dicelupkan ke air, lalu ditempel di dahi atau leher untuk membantu menurunkan suhu tubuh. Tidak mengandung obat kimia, sehingga aman digunakan berkali-kali.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Koolfever For Baby 1 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Bepanthen Baby 10 g

Krim pelembap yang mengandung provitamin B5 untuk merawat kulit bayi yang sensitif. Digunakan saat ruam muncul setelah demam turun. Membantu mempercepat penyembuhan dan mencegah iritasi kulit.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Bepanthen Baby 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

5. Cessa Baby Happy Nose / Cough And Flu 8 ml

Minyak esensial dengan formula khusus bayi untuk meredakan hidung tersumbat dan batuk ringan. Teteskan 1–2 tetes di tisu, lalu dekatkan ke hidung anak saat tidur. Tidak dianjurkan dioles langsung di kulit.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Cessa Baby Happy Nose / Cough And Flu 8 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami Meredakan Gejala Roseola Infantum

Beri anak cukup istirahat dan cairan, seperti ASI atau air putih. Gunakan pakaian tipis dan ruangan sejuk. Mandi air hangat bisa membantu menurunkan demam, tapi hindari air dingin atau es. Jangan gunakan alkohol atau kompres es langsung di kulit.

Studi Terkait

The Pediatric Infectious Disease Journal. Diakses pada 2026. Clinical Features and Transmission Dynamics of Roseola Infantum: A Multi-Center Study.

Journal of Clinical Virology. Diakses pada 2026. HHV-6 and HHV-7 as Etiological Agents of Roseola Infantum: Molecular Detection and Clinical Correlation.

Kapan Harus ke Dokter?

Konsultasi ke Dokter Umum jika demam berlangsung lebih dari 5 hari, anak tampak lemas, susah minum, mengalami kejang demam, atau ruam tidak membaik setelah 3 hari. Jangan ragu mencari bantuan jika ada kekhawatiran.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

    Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter umum atau pediatrician secara online, kapan saja dan di mana saja, tanpa perlu keluar rumah. Layanan ini aman, cepat, dan terpercaya, dengan dokter berlisensi resmi. Gunakan fitur Chat Dokter di Halodoc jika anak mengalami demam tinggi disertai kejang, rewel berlebihan, atau tidak mau makan/minum.

    FAQ

    Apa itu kode ICD-10 roseola infantum?

    Kode ICD-10 untuk roseola infantum adalah A82.9, yang digunakan oleh tenaga medis untuk mendokumentasikan diagnosis infeksi virus ini dalam rekam medis.

    Apakah roseola infantum berbahaya?

    Sebagian besar kasus roseola tidak berbahaya dan sembuh sendiri dalam 1 minggu. Namun, demam tinggi bisa memicu kejang demam pada anak kecil, sehingga perlu pengawasan.

    Apakah anak yang sudah terserang roseola bisa kena lagi?

    Sangat jarang. Setelah sembuh, tubuh biasanya membentuk kekebalan jangka panjang terhadap virus penyebabnya.

    Bagaimana cara membedakan roseola dengan campak?

    Roseola ditandai demam tinggi dulu, lalu ruam muncul saat demam turun. Ruamnya halus dan tidak gatal. Berbeda dengan campak yang ruam muncul saat demam masih tinggi dan disertai batuk, pilek, dan mata merah.

    Referensi

    The Pediatric Infectious Disease Journal. Diakses pada 2026. Clinical Features and Transmission Dynamics of Roseola Infantum: A Multi-Center Study.
    Journal of Clinical Virology. Diakses pada 2026. HHV-6 and HHV-7 as Etiological Agents of Roseola Infantum: Molecular Detection and Clinical Correlation.
    World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Viral Exanthems in Children: Global Surveillance Guidelines.
    Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Penatalaksanaan Infeksi Virus pada Anak di Puskesmas.