
Mengenal Kode ICD 10 Saraf Leher Terjepit Radikulopati
Mengenal kode ICD 10 cervical radiculopathy untuk diagnosis medis yang tepat dan akurat.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat untuk Saraf Leher Terjepit (Cervical Radiculopathy)
- Cara Alami Mengurangi Nyeri Saraf Leher Terjepit
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Saraf leher terjepit atau cervical radiculopathy adalah kondisi yang terjadi ketika saraf yang berasal dari tulang belakang leher (servikal) terganggu atau tertekan, biasanya akibat herniasi diskus, tulang tumbuh berlebihan (osteofit), atau degenerasi sendi. Kondisi ini sering ditandai dengan nyeri yang menjalar dari leher ke bahu, lengan, hingga jari-jari, disertai mati rasa, kesemutan, atau kelemahan otot. Kode ICD-10 untuk cervical radiculopathy adalah M54.12, yang digunakan oleh tenaga medis untuk mendokumentasikan diagnosis secara standar. Meski tidak selalu memerlukan operasi, pengobatan konservatif seperti obat-obatan dan terapi fisik sangat penting untuk meredakan gejala dan mencegah kekambuhan.
Jika Anda mengalami gejala tersebut, obat-obatan dapat membantu meredakan nyeri dan peradangan, namun penggunaannya harus tepat agar aman dan efektif. Ini sebabnya penting untuk mengetahui rekomendasi obat yang sesuai dengan kondisi Anda, serta memahami bahwa pengobatan sebaiknya diawali dengan konsultasi dokter.
Rekomendasi Obat untuk Saraf Leher Terjepit (Cervical Radiculopathy)
1. Eperisone 50 mg 10 Tablet
Kandungan aktif: Eperisone. Obat ini bekerja sebagai relaksan otot, membantu mengurangi kekakuan dan kejang otot leher yang memperparah tekanan pada saraf. Dosis umum: 1 tablet tiga kali sehari setelah makan. Tidak direkomendasikan untuk ibu hamil atau penderita gangguan hati berat.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Eperisone 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Myonal 50 mg 10 Tablet
Kandungan aktif: Eperisone (sama dengan Eperisone 50 mg). Myonal juga berfungsi sebagai relaksan otot yang membantu meredakan nyeri akibat kejang otot leher yang terkait radikulopati. Cara pakai: 1 tablet 2–3 kali sehari. Hindari penggunaan bersamaan dengan obat penenang atau alkohol.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Myonal 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Tips: Faktor yang Memperburuk Saraf Leher Terjepit
- Penggunaan gawai terlalu lama dengan posisi leher membungkuk (phone neck)
- Pekerjaan yang mengharuskan Anda duduk lama tanpa istirahat
- Postur tubuh buruk saat tidur atau duduk
- Stres yang memicu ketegangan otot leher dan bahu
3. Voltaren Emulgel 10 g
Kandungan aktif: Diklofenak, obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang dioles langsung ke area nyeri. Membantu meredakan peradangan lokal dan nyeri otot. Gunakan 3–4 kali sehari, jangan dioles pada luka terbuka. Hindari jika alergi aspirin.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Voltaren Emulgel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc
4. Salonpas Koyo 10 Patch
Kandungan aktif: Metilsalisilat dan L-Menthol. Patch ini memberikan efek hangat dan dingin secara bersamaan, meredakan nyeri lokal tanpa perlu minum obat. Tempelkan pada kulit bersih selama 8–12 jam. Tidak digunakan pada luka atau kulit sensitif.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Salonpas Koyo 10 Patch di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Alami Mengurangi Nyeri Saraf Leher Terjepit
Perbaiki postur tubuh, gunakan bantal ergonomis saat tidur, lakukan peregangan ringan leher dan bahu secara rutin. Terapi panas atau kompres hangat juga bisa membantu merilekskan otot. Hindari mengangkat beban berat dan olahraga berdampak tinggi hingga gejala membaik. Jika nyeri tak kunjung reda dalam 1–2 minggu, segera konsultasikan ke dokter.
Studi Terkait
Journal of Neurosurgery: Spine. Diakses pada 2026. Non-surgical management of cervical radiculopathy: long-term outcomes of conservative therapy.
Spine Journal. Diakses pada 2026. Topical NSAIDs in cervical radiculopathy: a randomized controlled trial on pain reduction and functional improvement.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Jangan mengandalkan obat tanpa diagnosis yang tepat. Nyeri leher bisa jadi tanda kondisi serius seperti herniasi diskus, stenosis spinal, atau bahkan masalah jantung. Dokter umum di Halodoc dapat membantu mendiagnosis, memastikan tidak ada komplikasi, dan meresepkan obat yang aman sesuai kondisi Anda. Konsultasi via video atau chat bisa dilakukan 24 jam, kapan saja dan di mana saja — mulai konsultasi sekarang.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
Referensi
Journal of Neurosurgery: Spine. Diakses pada 2026. Non-surgical management of cervical radiculopathy: long-term outcomes of conservative therapy.
Spine Journal. Diakses pada 2026. Topical NSAIDs in cervical radiculopathy: a randomized controlled trial on pain reduction and functional improvement.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems, 10th Revision (ICD-10).
Badan POM RI. Diakses pada 2026. Daftar Obat Resmi Berizin dan Informasi Kandungan Aktif.
FAQ
- Apa itu kode ICD-10 M54.12?
Ini adalah kode standar global yang digunakan dokter untuk mendokumentasikan diagnosis saraf leher terjepit atau cervical radiculopathy dalam rekam medis. - Bisakah saya sembuh sendiri tanpa obat?
Beberapa kasus ringan bisa membaik dengan istirahat dan perbaikan postur, namun nyeri yang berlangsung lebih dari 1–2 minggu memerlukan evaluasi medis untuk mencegah kerusakan saraf permanen. - Apakah obat relaksan otot bisa digunakan jangka panjang?
Tidak disarankan. Obat ini biasanya digunakan dalam jangka pendek untuk meredakan gejala akut. Penggunaan jangka panjang tanpa pengawasan dokter bisa menyebabkan ketergantungan atau efek samping. - Apakah pijat bisa membantu?
Pijat ringan oleh terapis berlisensi bisa membantu, tapi hindari pijat kuat atau tekanan langsung pada leher tanpa diagnosis dokter, karena bisa memperburuk tekanan pada saraf.




