Ad Placeholder Image

Mengenal Kode ICD 10 Strain Otot untuk Diagnosis Medis

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 13 Agustus 2026

Kode ICD 10 strain untuk cedera otot dan langkah penanganan medis yang tepat bagi pasien.

Mengenal Kode ICD 10 Strain Otot untuk Diagnosis MedisMengenal Kode ICD 10 Strain Otot untuk Diagnosis Medis

DAFTAR ISI


Strain otot, atau robekan ringan pada serat otot akibat gerakan berlebihan atau cedera, adalah salah satu keluhan umum yang sering dialami oleh atlet, pekerja fisik, atau bahkan orang yang tiba-tiba melakukan aktivitas berat. Kondisi ini ditandai dengan nyeri, kaku, bengkak, dan terkadang memar di area otot yang terdampak. Dalam sistem diagnosis medis internasional, strain otot diklasifikasikan dengan kode ICD-10 yaitu S46-S49 tergantung lokasi dan tingkat keparahan. Meski umumnya tidak mengancam jiwa, strain otot yang tidak ditangani dengan baik bisa berlanjut menjadi cedera kronis. Pengobatan biasanya melibatkan istirahat, kompres dingin, dan obat pereda nyeri atau relaksan otot untuk mempercepat pemulihan.

Untuk membantu meredakan gejala dan mempercepat pemulihan, beberapa obat dan produk topikal tersedia secara bebas di apotek. Namun, penggunaannya perlu sesuai petunjuk dokter, terutama jika Anda memiliki kondisi medis tertentu atau sedang mengonsumsi obat lain. Berikut rekomendasi produk yang umum digunakan untuk mengatasi strain otot.

Rekomendasi Obat untuk Strain Otot

1. Eperisone 50 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: Eperisone. Obat ini bekerja sebagai relaksan otot dan pereda nyeri dengan cara menghambat impuls saraf yang menyebabkan kaku otot. Dosis umum: 1 tablet 2–3 kali sehari setelah makan. Peringatan: Hindari jika alergi eperisone, hamil, atau menyusui tanpa konsultasi dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Eperisone 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Myobat (Eperisone) 50 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: Eperisone. Fungsi dan dosis sama seperti Eperisone 50 mg. Merupakan alternatif merek lain yang efektif untuk relaksasi otot pasca cedera. Gunakan sesuai petunjuk dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Myobat (Eperisone) 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips: Pencegahan Strain Otot
  1. Lakukan pemanasan dan penenangan otot sebelum dan sesudah olahraga.
  2. Hindari gerakan mendadak atau berlebihan pada otot yang belum siap.
  3. Jaga hidrasi dan asupan elektrolit agar otot tidak mudah kram.
  4. Gunakan teknik postur yang benar saat mengangkat beban.

3. Voltaren Emulgel 10 g

Kandungan aktif: Diclofenac diethylammonium. Gel antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang meredakan nyeri dan peradangan saat dioles langsung ke area otot yang strain. Oles 3–4 kali sehari, hindari kulit terluka. Tidak untuk penggunaan jangka panjang tanpa pengawasan dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Voltaren Emulgel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

4. Salonpas Koyo 10 Patch

Patch berisi bahan aktif seperti methyl salicylate dan menthol yang memberikan efek dingin-panas untuk meredakan nyeri otot lokal. Gunakan 1–2 patch per hari selama maksimal 8 jam. Hindari pada luka terbuka atau kulit sensitif.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Salonpas Koyo 10 Patch di Toko Kesehatan Halodoc

5. Tizanidine 2 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: Tizanidine. Relaksan otot yang bekerja pada pusat saraf untuk mengurangi spasme otot. Dosis umum: 2–4 mg, 3 kali sehari. Peringatan: Dapat menyebabkan kantuk. Hindari operasi mesin, mengemudi, atau konsumsi alkohol saat pakai. Resep dokter wajib.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Tizanidine 2 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami Meredakan Strain Otot

Beristirahat cukup, kompres es selama 15–20 menit tiap 2 jam di 24 jam pertama, lalu ganti dengan kompres hangat setelah 48 jam, dapat membantu meredakan nyeri. Pijat ringan dan gerakan ringan seperti yoga juga bisa mempercepat pemulihan. Hindari aktivitas berat hingga nyeri benar-benar hilang.

Studi Terkait

Journal of Orthopaedic & Sports Physical Therapy. Diakses pada 2026. Topical NSAIDs for acute muscle strain: a systematic review and meta-analysis.

British Journal of Sports Medicine. Diakses pada 2026. Eperisone versus placebo in treatment of acute musculoskeletal pain: randomized controlled trial.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

    Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter umum secara online kapan saja dan di mana saja. Jika kamu mengalami nyeri otot yang tidak kunjung membaik, bengkak hebat, atau disertai kesemutan, langsung konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam. Dokter akan membantu menentukan apakah ini hanya strain ringan atau ada masalah lain seperti robekan otot atau syaraf terjepit.

    FAQ

    1. Apa perbedaan antara strain otot dan kram otot?
      Strain otot adalah robekan serat otot akibat tekanan berlebihan, sedangkan kram otot adalah kontraksi mendadak dan menyakitkan tanpa robekan jaringan.
    2. Bolehkah mengonsumsi obat antiinflamasi secara terus-menerus untuk strain otot?
      Tidak disarankan. Penggunaan jangka panjang NSAID bisa memicu gangguan lambung atau ginjal. Gunakan hanya sesuai anjuran dokter.
    3. Apakah saya perlu rontgen untuk diagnosa strain otot?
      Umumnya tidak. Dokter biasanya mendiagnosis berdasarkan gejala dan pemeriksaan fisik. Rontgen hanya diperlukan jika dicurigai patah tulang.
    4. Waktu pemulihan strain otot biasanya berapa lama?
      Strain ringan sembuh dalam 1–2 minggu. Strain sedang hingga berat bisa butuh 4–8 minggu, tergantung lokasi dan penanganan.

    Referensi

    Journal of Orthopaedic & Sports Physical Therapy. Diakses pada 2026. Topical NSAIDs for acute muscle strain: a systematic review and meta-analysis.
    British Journal of Sports Medicine. Diakses pada 2026. Eperisone versus placebo in treatment of acute musculoskeletal pain: randomized controlled trial.
    World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. ICD-10 Classification of Musculoskeletal and Connective Tissue Disorders.
    Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Panduan Pengobatan Cedera Otot dan Sendi.