
Mengenal Kode ICD 10 Thalasemia untuk Diagnosis Medis Tepat
Panduan Kode ICD 10 Thalasemia Lengkap untuk Rekam Medis Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan.

DAFTAR ISI
- Mengenal Kode ICD-10 Thalasemia
- Rekomendasi Obat untuk Komplikasi Thalasemia
- Tips Menjaga Kesehatan Jantung pada Penderita Thalasemia
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Thalasemia adalah kelainan darah turunan yang menyebabkan produksi hemoglobin tidak normal, sehingga sel darah merah mudah rusak dan menyebabkan anemia kronis. Kondisi ini bisa memicu komplikasi serius, termasuk gangguan jantung akibat penumpukan zat besi dari transfusi darah berulang.
Jika Anda atau anggota keluarga mengalami gejala seperti lemas, kulit pucat, atau pembengkakan perut, penting untuk memastikan diagnosis yang tepat—termasuk menggunakan kode ICD-10 yang akurat untuk pencatatan medis dan pengelolaan jangka panjang.
Mengenal Kode ICD-10 Thalasemia
Kode ICD-10 untuk thalasemia adalah D56, dengan subkode lebih spesifik tergantung jenisnya. Misalnya, D56.0 untuk thalasemia alfa, D56.1 untuk thalasemia beta, dan D56.8 untuk bentuk lainnya. Kode ini digunakan oleh tenaga medis untuk mendiagnosis, memantau, dan mengatur perawatan jangka panjang. Pemahaman kode ini penting agar pasien mendapatkan terapi yang sesuai, termasuk pengelolaan komplikasi kardiovaskular yang sering muncul akibat iron overload.
Untuk mengendalikan risiko komplikasi jantung dan metabolisme lemak yang kerap terjadi pada penderita thalasemia, dokter mungkin meresepkan obat-obatan pendukung sebagai bagian dari pengobatan kombinasi.
Rekomendasi Obat untuk Komplikasi Thalasemia
Pada penderita thalasemia, komplikasi seperti hiperlipidemia, trombosis, dan gangguan fungsi jantung dapat berkembang akibat transfusi darah berulang. Beberapa obat bisa digunakan secara hati-hati di bawah pengawasan dokter untuk menangani komorbiditas ini.
1. Atorvastatin 20 mg 10 Tablet
Kandungan aktif: Atorvastatin. Berfungsi menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida untuk mencegah penumpukan plak di pembuluh darah. Dosis umum: 10–80 mg/hari, sesuai indikasi dokter. Hindari untuk pasien dengan gangguan hati berat. Golongan: Statin (obat resep).
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Atorvastatin 20 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Simvastatin 20 mg 10 Tablet
Kandungan aktif: Simvastatin. Menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Dosis umum: 5–80 mg/hari, diambil malam hari. Peringatan: Hindari konsumsi jeruk grapefruit. Golongan: Statin (obat resep).
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Simvastatin 20 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
3. Clopidogrel 75 mg 10 Tablet
Kandungan aktif: Clopidogrel. Menghambat agregasi platelet untuk mencegah pembekuan darah berlebihan. Dosis umum: 75 mg/hari. Peringatan: Kontra indikasi pada penderita gangguan perdarahan. Golongan: Antiplatelet (obat resep).
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Clopidogrel 75 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
4. Asam Traneksamat 500 mg 10 Tablet
Kandungan aktif: Asam Traneksamat. Berfungsi menghentikan perdarahan dengan menghambat aktivasi fibrinolitik. Dosis umum: 3×500 mg/hari, diambil setelah makan. Peringatan: Gunakan hati-hati pada pasien dengan riwayat trombosis. Golongan: Antifibrinolitik (obat resep).
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Asam Traneksamat 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Menjaga Kesehatan Jantung pada Penderita Thalasemia
Gunakan obat penurun zat besi (chelator) sesuai resep, hindari konsumsi suplemen zat besi tanpa anjuran dokter, jaga pola makan rendah lemak, olahraga ringan teratur, dan kontrol tekanan darah serta gula darah secara rutin. Pemantauan jantung seperti EKG dan echocardiografi disarankan setiap 6–12 bulan.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Dokter spesialis hematologi dan kardiovaskular siap membantu Anda memahami diagnosis, memantau komplikasi, dan menyesuaikan terapi berdasarkan kode ICD-10 dan kondisi klinis Anda. Jangan menunda konsultasi jika Anda mengalami sesak napas, jantung berdebar, atau kaki bengkak—gejala potensial komplikasi jantung.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. Thalassemia: Fact Sheet
Badan POM RI. Diakses pada 2026. Daftar Obat Berdasarkan Kode ATC dan ICD-10
PubMed. Diakses pada 2026. Cardiovascular Complications in Thalassemia: Management Strategies
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Penatalaksanaan Thalasemia di Indonesia
FAQ
- Apa kode ICD-10 untuk thalasemia beta?
Kode ICD-10 untuk thalasemia beta adalah D56.1. Kode ini digunakan untuk diagnosis medis, asuransi, dan pengelolaan pasien secara sistematis. - Bisakah thalasemia menyebabkan gagal jantung?
Ya. Penumpukan zat besi akibat transfusi berulang dapat merusak otot jantung dan menyebabkan gagal jantung kongestif, terutama pada penderita thalasemia mayor. - Apakah obat statin aman untuk penderita thalasemia?
Statin seperti atorvastatin atau simvastatin aman digunakan jika ada indikasi hiperlipidemia, namun harus dipantau fungsi hatinya secara rutin oleh dokter. - Haruskah saya cek kode ICD-10 sendiri saat membeli obat?
Tidak perlu. Kode ini digunakan oleh dokter untuk pencatatan medis. Anda cukup konsultasi dengan dokter, lalu tebus resep melalui Halodoc.




