Ad Placeholder Image

Mengenal Kode ICD 10 Thalasemia untuk Diagnosis Medis Tepat

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 12 Agustus 2026

Panduan Kode ICD 10 Thalasemia Lengkap untuk Rekam Medis Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan.

Mengenal Kode ICD 10 Thalasemia untuk Diagnosis Medis TepatMengenal Kode ICD 10 Thalasemia untuk Diagnosis Medis Tepat

DAFTAR ISI


Thalasemia adalah kelainan darah turunan yang menyebabkan produksi hemoglobin tidak normal, sehingga sel darah merah mudah rusak dan menyebabkan anemia kronis. Kondisi ini bisa memicu komplikasi serius, termasuk gangguan jantung akibat penumpukan zat besi dari transfusi darah berulang.

Jika Anda atau anggota keluarga mengalami gejala seperti lemas, kulit pucat, atau pembengkakan perut, penting untuk memastikan diagnosis yang tepat—termasuk menggunakan kode ICD-10 yang akurat untuk pencatatan medis dan pengelolaan jangka panjang.

Mengenal Kode ICD-10 Thalasemia

Kode ICD-10 untuk thalasemia adalah D56, dengan subkode lebih spesifik tergantung jenisnya. Misalnya, D56.0 untuk thalasemia alfa, D56.1 untuk thalasemia beta, dan D56.8 untuk bentuk lainnya. Kode ini digunakan oleh tenaga medis untuk mendiagnosis, memantau, dan mengatur perawatan jangka panjang. Pemahaman kode ini penting agar pasien mendapatkan terapi yang sesuai, termasuk pengelolaan komplikasi kardiovaskular yang sering muncul akibat iron overload.

Untuk mengendalikan risiko komplikasi jantung dan metabolisme lemak yang kerap terjadi pada penderita thalasemia, dokter mungkin meresepkan obat-obatan pendukung sebagai bagian dari pengobatan kombinasi.

Rekomendasi Obat untuk Komplikasi Thalasemia

Pada penderita thalasemia, komplikasi seperti hiperlipidemia, trombosis, dan gangguan fungsi jantung dapat berkembang akibat transfusi darah berulang. Beberapa obat bisa digunakan secara hati-hati di bawah pengawasan dokter untuk menangani komorbiditas ini.

1. Atorvastatin 20 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: Atorvastatin. Berfungsi menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida untuk mencegah penumpukan plak di pembuluh darah. Dosis umum: 10–80 mg/hari, sesuai indikasi dokter. Hindari untuk pasien dengan gangguan hati berat. Golongan: Statin (obat resep).

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Atorvastatin 20 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Simvastatin 20 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: Simvastatin. Menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Dosis umum: 5–80 mg/hari, diambil malam hari. Peringatan: Hindari konsumsi jeruk grapefruit. Golongan: Statin (obat resep).

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Simvastatin 20 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

3. Clopidogrel 75 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: Clopidogrel. Menghambat agregasi platelet untuk mencegah pembekuan darah berlebihan. Dosis umum: 75 mg/hari. Peringatan: Kontra indikasi pada penderita gangguan perdarahan. Golongan: Antiplatelet (obat resep).

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Clopidogrel 75 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Asam Traneksamat 500 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: Asam Traneksamat. Berfungsi menghentikan perdarahan dengan menghambat aktivasi fibrinolitik. Dosis umum: 3×500 mg/hari, diambil setelah makan. Peringatan: Gunakan hati-hati pada pasien dengan riwayat trombosis. Golongan: Antifibrinolitik (obat resep).

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Asam Traneksamat 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Menjaga Kesehatan Jantung pada Penderita Thalasemia

Gunakan obat penurun zat besi (chelator) sesuai resep, hindari konsumsi suplemen zat besi tanpa anjuran dokter, jaga pola makan rendah lemak, olahraga ringan teratur, dan kontrol tekanan darah serta gula darah secara rutin. Pemantauan jantung seperti EKG dan echocardiografi disarankan setiap 6–12 bulan.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Dokter spesialis hematologi dan kardiovaskular siap membantu Anda memahami diagnosis, memantau komplikasi, dan menyesuaikan terapi berdasarkan kode ICD-10 dan kondisi klinis Anda. Jangan menunda konsultasi jika Anda mengalami sesak napas, jantung berdebar, atau kaki bengkak—gejala potensial komplikasi jantung.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Referensi

    World Health Organization. Diakses pada 2026. Thalassemia: Fact Sheet
    Badan POM RI. Diakses pada 2026. Daftar Obat Berdasarkan Kode ATC dan ICD-10
    PubMed. Diakses pada 2026. Cardiovascular Complications in Thalassemia: Management Strategies
    Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Penatalaksanaan Thalasemia di Indonesia

    FAQ

    1. Apa kode ICD-10 untuk thalasemia beta?
      Kode ICD-10 untuk thalasemia beta adalah D56.1. Kode ini digunakan untuk diagnosis medis, asuransi, dan pengelolaan pasien secara sistematis.
    2. Bisakah thalasemia menyebabkan gagal jantung?
      Ya. Penumpukan zat besi akibat transfusi berulang dapat merusak otot jantung dan menyebabkan gagal jantung kongestif, terutama pada penderita thalasemia mayor.
    3. Apakah obat statin aman untuk penderita thalasemia?
      Statin seperti atorvastatin atau simvastatin aman digunakan jika ada indikasi hiperlipidemia, namun harus dipantau fungsi hatinya secara rutin oleh dokter.
    4. Haruskah saya cek kode ICD-10 sendiri saat membeli obat?
      Tidak perlu. Kode ini digunakan oleh dokter untuk pencatatan medis. Anda cukup konsultasi dengan dokter, lalu tebus resep melalui Halodoc.