Kenali kode ICD 10 tongue tie untuk diagnosis medis yang tepat pada bayi serta anak Anda.

DAFTAR ISI
- Mengenal Kode ICD-10 Tongue Tie
- Penanganan dan Tindakan Medis Tongue Tie
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Tongue-tie atau ankyloglossia adalah kondisi kelainan bawaan lahir di mana pita jaringan pendek menghubungkan bagian bawah lidah ke dasar mulut sehingga membatasi pergerakan lidah. Kondisi ini sering kali memengaruhi kemampuan bayi saat menyusu serta perkembangan artikulasi bicara anak kelak.
Dalam sistem pelayanan medis, setiap kelainan anatomis dan kondisi kesehatan dicatat menggunakan sistem kodifikasi internasional. Mari simak penjelasan lengkap mengenai kode ICD-10 tongue-tie serta penanganannya berikut ini.
Mengenal Kode ICD-10 Tongue Tie
Dalam sistem klasifikasi diagnosis medis International Classification of Diseases 10th Revision (ICD-10), kode resmi untuk kondisi tongue-tie atau ankyloglossia adalah Q38.1. Kode ini termasuk ke dalam kelompok diagnosis kelainan kongenital pada lidah, mulut, dan faring (Congenital malformations of tongue, mouth and pharynx).
Pencatatan kode Q38.1 sangat penting dalam pembuatan rekam medis, administrasi klaim asuransi kesehatan, serta rujukan tindakan medis. Dengan kode ini, dokter spesialis anak atau dokter bedah dapat memverifikasi klasifikasi anatomis kelainan lidah pasien untuk menentukan penanganan yang paling tepat.
Penanganan dan Tindakan Medis Tongue Tie
Penanganan tongue-tie sangat bergantung pada tingkat keparahan hambatan gerak lidah serta dampaknya terhadap proses menyusu atau kemampuan bicara. Pada beberapa kondisi ringan, pita jaringan (frenulum) dapat melar seiring pertumbuhan anak sehingga tidak memerlukan tindakan khusus.
Namun, jika kondisi ini menimbulkan nyeri hebat pada puting ibu, membuat bayi kesulitan menaikkan berat badan, atau memicu gangguan bicara, tindakan medis dapat dianjurkan. Dokter dapat melakukan prosedur sederhana berupa frenotomi (frenotomy) untuk memotong pita frenulum, atau frenuloplasti (frenuloplasty) jika jaringan frenulum cukup tebal dan membutuhkan rekonstruksi lanjutan.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika bayi kamu mengalami kesulitan melakukan perlekatan saat menyusu, sering rewel karena ASI tidak keluar maksimal, atau ujung lidahnya tampak berbentuk hati saat dijulurkan, sebaiknya segera diperiksakan. Kamu bisa melakukan konsultasi dan evaluasi awal bersama Dokter Spesialis Anak di Halodoc.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62811-9693-1100, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Layanan konsultasi medis online di Halodoc memudahkan kamu mendapatkan saran kesehatan yang akurat secara cepat. Tanpa perlu keluar rumah, kamu dapat langsung berdiskusi dengan dokter tepercaya.
- ✅ Dokter berlisensi: Semua dokter memiliki STR dan SIP aktif serta berpengalaman di bidangnya.
- ✅ Akses 24 jam: Konsultasi dapat dilakukan kapan saja saat kamu membutuhkan pertolongan atau saran medis.
- ✅ Privasi terjamin: Kerahasiaan data medis dan isi percakapan kamu dengan dokter terlindungi aman.
- ✅ Layanan terintegrasi: Jika membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut atau resep obat, dokter dapat memberikan rujukan dan resep digital langsung.
Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. ICD-10 Version:2019 – Q38.1 Ankyloglossia.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Tongue-tie (ankyloglossia) – Symptoms and causes.
PubMed National Institutes of Health. Diakses pada 2026. Diagnosis and Management of Ankyloglossia in Infants.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Klasifikasi Kode Diagnosis Penyakit ICD-10.
FAQ
Berapa kode ICD-10 untuk tongue-tie?
Kode ICD-10 untuk tongue-tie atau ankyloglossia adalah Q38.1. Kode ini dipakai untuk mengindikasikan kelainan kongenital pada jaringan di bawah lidah.
Apakah tongue-tie pada bayi harus selalu dioperasi?
Tidak selalu. Tindakan korektif seperti frenotomi hanya disarankan jika kondisi tongue-tie menimbulkan kesulitan menyusu yang signifikan atau memicu hambatan tumbuh kembang anak.
Apa dampak jika tongue-tie dibiarkan tanpa penanganan?
Jika tergolong berat dan dibiarkan, tongue-tie dapat memicu masalah nutrisi akibat bayi sulit menyusu, kesulitan menjaga kebersihan mulut, serta gangguan artikulasi saat berbicara.





