Ad Placeholder Image

Mengenal Kode ICD 10 Tumor Mediastinum Secara Lengkap

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 20 Agustus 2026

Mengenal Kode Diagnosis Tumor Mediastinum ICD 10 yang Penting Diketahui Pasien

Mengenal Kode ICD 10 Tumor Mediastinum Secara LengkapMengenal Kode ICD 10 Tumor Mediastinum Secara Lengkap

DAFTAR ISI


Tumor mediastinum adalah pertumbuhan massa atau jaringan abnormal yang berkembang di area mediastinum, yaitu rongga di tengah dada yang berada di antara paru-paru. Area ini memuat berbagai organ vital, termasuk jantung, pembuluh darah besar, kerongkongan (esofagus), trakea, dan kelenjar timus.

Dalam dunia medis, pengodean diagnosis sangat penting untuk pengarsipan rekam medis, pencatatan statistik kesehatan, hingga pengajuan klaim asuransi kesehatan. Sistem klasifikasi yang digunakan secara internasional adalah International Classification of Diseases 10th Revision (ICD-10).

Kode ICD-10 untuk tumor mediastinum dibedakan berdasarkan sifat tumornya, yaitu apakah tumor tersebut bersifat jinak (benign), ganas (malignant/kanker), atau belum dapat dipastikan sifatnya (uncertain behavior). Memahami kode ini membantu pasien dan tenaga medis dalam menentukan tindak lanjut perawatan yang tepat.

Apa Itu Tumor Mediastinum?

Mediastinum terbagi menjadi tiga bagian utama: anterior (depan), tengah (middle), dan posterior (belakang). Lokasi tumbuhnya tumor sering kali menentukan jenis tumor yang dialami pasien. Sebagai contoh, tumor pada mediastinum anterior paling sering berupa timoma, limfoma, atau tumor sel nutfah (germ cell tumor).

Sementara itu, tumor pada mediastinum posterior umumnya berasal dari jaringan saraf (neurogenic tumor), dan tumor di mediastinum tengah biasanya berhubungan dengan kista bronkogenik atau pembesaran kelenjar getah bening.

Daftar Kode ICD-10 Tumor Mediastinum

Berikut adalah klasifikasi kode ICD-10 yang paling sering digunakan untuk mendiagnosis tumor mediastinum:

  • D15.2: Benign neoplasm of mediastinum (Tumor jinak pada mediastinum).
  • C38.1: Malignant neoplasm of anterior mediastinum (Tumor ganas/kanker pada mediastinum anterior).
  • C38.2: Malignant neoplasm of posterior mediastinum (Tumor ganas/kanker pada mediastinum posterior).
  • C38.3: Malignant neoplasm of mediastinum, part unspecified (Tumor ganas pada mediastinum yang tidak ditentukan lokasinya secara spesifik).
  • D38.2: Neoplasm of uncertain or unknown behavior of mediastinum (Tumor mediastinum yang belum dipastikan apakah bersifat jinak atau ganas).

Gejala dan Penyebab Tumor Mediastinum

Sebagian tumor mediastinum bersifat asimtomatik (tidak menimbulkan gejala) pada tahap awal dan hanya ditemukan secara tidak sengaja saat pemeriksaan pencitraan dada. Namun, seiring membesarnya ukuran tumor, penekanan pada organ sekitarnya dapat menimbulkan gejala seperti:

  • Nyeri dada atau rasa tertekan di area dada.
  • Sesak napas atau kesulitan bernapas.
  • Batuk persisten atau batuk berdarah.
  • Suara serak atau kesulitan menelan (disfagia).
  • Demam, keringat malam, dan penurunan berat badan tanpa alasan jelas.
  • Pembengkakan di wajah, leher, atau dada bagian atas (sindrom vena kava superior).

Diagnosis dan Penanganan Medis

Untuk mengonfirmasi diagnosis serta menentukan kode ICD-10 yang tepat, dokter spesialis paru atau dokter bedah toraks akan melakukan serangkaian pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan meliputi Rontgen dada, CT-Scan thorax dengan kontras, MRI, hingga prosedur biopsi untuk mengambil sampel jaringan.

Pengobatan tumor mediastinum sangat bervariasi tergantung pada jenis tumor, tingkat keparahan, dan lokasi pastinya. Opsi penanganan dapat mencakup operasi pengangkatan tumor, kemoterapi, terapi radiasi (radioterapi), atau kombinasi dari metode-metode tersebut.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami sesak napas yang sering kambuh, nyeri dada persisten, atau batuk yang tidak kunjung membaik lebih dari dua minggu, segera konsultasikan kondisi medis kamu dengan [Dokter Paru] atau [Dokter Penyakit Dalam] di Halodoc.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi masalah kesehatan dada dan pernapasan kini lebih mudah melalui aplikasi Halodoc. Kamu dapat mendiskusikan hasil pemeriksaan, gejala yang dialami, serta memahami lebih dalam mengenai rujukan diagnosis medis tanpa perlu keluar rumah.

Melalui layanan konsultasi ke dokter Halodoc, kamu bisa terhubung langsung dengan dokter spesialis terpercaya yang siap memberikan penjelasan akurat dan saran medis 24 jam kapan saja dan di mana saja.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. ICD-10 Version: 2019 – Chapter X: Diseases of the respiratory system & Chapter II: Neoplasms.
National Center for Biotechnology Information (NCBI) PubMed. Diakses pada 2026. Mediastinal Tumors: Diagnosis, Staging, and Management.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Klasifikasi dan Pengodean Penyakit Menurut ICD-10.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Mediastinal Tumors: Symptoms, Causes, and Diagnosis.

FAQ

1. Apa kode ICD-10 yang paling umum untuk tumor mediastinum jinak?
Kode ICD-10 untuk tumor jinak pada mediastinum secara umum ditandai dengan kode D15.2 (Benign neoplasm of mediastinum).

2. Apakah tumor mediastinum selalu berarti kanker?
Tidak selalu. Tumor mediastinum bisa bersifat jinak (seperti kista mediastinum atau beberapa jenis timoma jinak) maupun ganas (seperti limfoma atau kanker paru yang menyebar).

3. Bagaimana menentukan kode ICD-10 yang tepat untuk pemeriksaan medis?
Penentuan kode ICD-10 harus dilakukan oleh dokter atau perekam medis profesional berdasarkan hasil pemeriksaan histopatologi (biopsi) dan pencitraan medis pasien.