Ad Placeholder Image

Mengenal Kode ICD 10 untuk Kondisi Myofascial Pain

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 19 Agustus 2026

Memahami Kode Myofascial Pain ICD 10 untuk Diagnosis Nyeri Otot yang Tepat dan Efektif.

Mengenal Kode ICD 10 untuk Kondisi Myofascial PainMengenal Kode ICD 10 untuk Kondisi Myofascial Pain

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu merasakan nyeri otot yang menetap dan terasa seperti ada simpul padat (trigger point) yang sensitif saat ditekan? Kondisi ini dikenal dalam dunia medis sebagai Myofascial Pain Syndrome (MPS). Rasa nyeri yang ditimbulkan sering kali menyebar ke bagian tubuh lain, sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Dalam dunia medis dan dokumentasi administratif kesehatan, setiap penyakit memiliki kode internasional tersendiri. Pencatatan ini menggunakan sistem klasifikasi ICD-10 (International Classification of Diseases, 10th Revision) yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Memahami kode ICD-10 untuk myofascial pain sangat penting, terutama bagi praktisi medis, pengelola rekam medis, maupun pasien yang membutuhkan klaim asuransi kesehatan. Kode ini membantu penegakan diagnosis yang standar dan akurat.

Kode ICD-10 untuk Myofascial Pain Syndrome

Dalam klasifikasi ICD-10, Myofascial Pain Syndrome secara umum dikategorikan di bawah klasifikasi nyeri otot atau myalgia. Kode spesifik yang paling sering digunakan untuk kondisi ini adalah M79.1 (Myalgia).

Beberapa turunan kode ICD-10 yang berkaitan dengan nyeri otot dan fascia meliputi:

  • M79.10: Myalgia, unspecified site (Nyeri otot pada lokasi yang tidak ditentukan).
  • M79.18: Myalgia, other site (Nyeri otot pada lokasi lain yang spesifik).
  • M79.7: Fibromyalgia (Sering menjadi diagnosis banding dari myofascial pain syndrome).

Penetapan kode ini membantu dokter mencatat riwayat klinis pasien secara rinci sehingga rencana pengobatan dan rehabilitasi medik dapat disesuaikan secara tepat.

Gejala dan Penyebab Myofascial Pain

Myofascial Pain Syndrome terjadi akibat ketegangan atau cedera berulang pada jaringan fascia yang membungkus otot. Gejala utamanya meliputi rasa nyeri dalam pada otot, adanya benjolan keras atau simpul sensitif (trigger point), serta nyeri yang memburuk saat otot ditekan atau diregangkan.

Beberapa faktor risiko yang dapat memicu kondisi ini antara lain posture tubuh yang buruk saat bekerja, stres emosional, gerakan berulang (repetitive strain), dan kurangnya aktivitas fisik. Jika tidak ditangani, nyeri otot kronis ini dapat memicu gangguan tidur hingga kecemasan.

Cara Penanganan Myofascial Pain

Penanganan myofascial pain bertujuan untuk melemaskan titik picu nyeri dan memulihkan fleksibilitas otot. Langkah terapi yang umum dilakukan meliputi fisioterapi, teknik pemijatan titik picu (trigger point therapy), terapi peregangan, hingga injeksi titik picu (dry needling atau injeksi anestesi lokal) oleh tenaga medis profesional.

Selain terapi medis, penerapan ergonomi yang baik di tempat kerja, kompres hangat pada area yang nyeri, serta olahraga teratur seperti yoga atau renang sangat membantu mempercepat proses pemulihan otot.

Studi Terkait

Sebuah riset klinis yang dipublikasikan dalam Journal of Bodywork and Movement Therapies (2026) menunjukkan bahwa kombinasi terapi pelepasan myofascial (myofascial release therapy) dengan edukasi postur tubuh secara signifikan mengurangi intensitas skala nyeri otot pada pasien dengan diagnosis M79.1 dibandingkan dengan terapi tunggal.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika nyeri otot yang kamu alami tidak kunjung membaik setelah istirahat, terasa semakin berat, atau menggangu kualitas tidur, segera konsultasikan kondisi kamu dengan Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi di Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi kesehatan kini lebih mudah dan cepat melalui Halodoc. Kamu bisa berbicara langsung dengan dokter spesialis berpengalaman kapan saja dan di mana saja.

  • ✅ Dokter berpengalaman: Terhubung dengan dokter spesialis berlisensi resmi.
  • ✅ Resep obat online: Dapatkan resep obat resmi yang bisa langsung ditebus di Halodoc.
  • ✅ Bebas antre: Konsultasi langsung tanpa perlu menunggu lama di rumah sakit.
  • ✅ Layanan 24/7: Dokter siap membantu masalah kesehatanmu kapan saja.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. ICD-10 Version:2019 – Myalgia (M79.1).
PubMed. Diakses pada 2026. Myofascial Pain Syndrome: Diagnosis and Management Strategies.
Journal of Bodywork and Movement Therapies. Diakses pada 2026. Effectiveness of Myofascial Release in Chronic Muscle Pain.
WebMD. Diakses pada 2026. What Is Myofascial Pain Syndrome?

FAQ

Apa itu kode ICD-10 untuk myofascial pain?

Kode ICD-10 utama untuk myofascial pain syndrome adalah M79.1 yang mengacu pada kondisi myalgia (nyeri otot). Kode ini digunakan dalam dokumentasi medis medis secara global.

Apa perbedaan antara myofascial pain dan fibromyalgia?

Myofascial pain berfokus pada titik picu nyeri lokal spesifik di area otot tertentu. Sementara itu, fibromyalgia ditandai oleh nyeri otot yang meluas di seluruh tubuh dan sering disertai kelelahan kronis.

Apakah myofascial pain syndrome bisa sembuh total?

Ya, dengan kombinasi fisioterapi, koreksi postur tubuh, dan penanganan medis yang tepat, gejala myofascial pain dapat diredakan hingga sembuh sepenuhnya.

Kapan saya harus menemui dokter untuk nyeri otot?

Kamu disarankan menemui dokter jika nyeri otot berlangsung lebih dari satu minggu, tidak merespons istirahat, atau menyebar dan mengganggu aktivitas harian.