
Mengenal Kode ICD 10 untuk Nyeri Saraf Neuropathic Pain
Memahami Klasifikasi Neuropathic Pain ICD 10 untuk Diagnosis yang Tepat dan Efektif

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat Nyeri Saraf
- Cara Alami Mengurangi Nyeri Saraf
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Nyeri saraf atau neuropathic pain adalah jenis nyeri yang muncul akibat kerusakan atau gangguan pada sistem saraf. Berbeda dengan nyeri karena cedera otot atau peradangan, nyeri saraf sering digambarkan sebagai sensasi terbakar, kesemutan, atau listrik yang menembus kulit. Kondisi ini bisa muncul akibat diabetes, herpes zoster, cedera tulang belakang, atau kompresi saraf. Kode ICD-10 untuk neuropathic pain adalah G63 (nyeri neuropatik tidak spesifik), yang digunakan oleh tenaga medis untuk dokumentasi diagnosis dan penanganan.
Karena nyeri saraf berasal dari gangguan saraf, obat pereda nyeri biasa seperti paracetamol seringkali kurang efektif. Dibutuhkan obat yang bekerja secara spesifik pada sistem saraf, seperti antidepresan tri-siklik, antikonvulsan, atau obat anti-inflamasi non-steroid (NSAID) yang kuat. Oleh karena itu, penting untuk memilih obat yang tepat sesuai rekomendasi dokter agar efeknya optimal dan menghindari efek samping yang tidak diinginkan.
Rekomendasi Obat Nyeri Saraf
1. Neuralgin Rx
Kandungan aktif: Asam Mefenamat. Obat ini bekerja dengan menghambat enzim siklooksigenase (COX), yang memproduksi prostaglandin penyebab nyeri dan peradangan. Dosis umum: 1 kapsul (500 mg) 3 kali sehari setelah makan. Termasuk obat resep, sebaiknya dikonsumsi di bawah pengawasan dokter untuk menghindari iritasi lambung.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Neuralgin Rx di Toko Kesehatan Halodoc
2. Etoricoxib 90 mg
Kandungan aktif: Etoricoxib, obat penghilang nyeri golongan COX-2 inhibitor yang lebih aman untuk lambung dibanding NSAID konvensional. Dosis umum: 60–90 mg sekali sehari. Cocok untuk nyeri kronis dan neuropatik, namun tidak disarankan bagi penderita gangguan jantung atau tekanan darah tinggi tak terkontrol.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Etoricoxib 90 mg di Toko Kesehatan Halodoc
Peringatan Penting saat Menggunakan Obat Nyeri Saraf
- Jangan gunakan NSAID jangka panjang tanpa pengawasan dokter karena berisiko mengganggu fungsi ginjal dan lambung.
- Hindari mengonsumsi alkohol bersamaan dengan obat nyeri saraf karena dapat meningkatkan risiko kerusakan hati.
- Obat ini tidak boleh digunakan untuk ibu hamil trimester akhir atau penderita alergi terhadap obat pereda nyeri.
3. Voltaren 50 mg
Kandungan aktif: Diklofenak natrium, NSAID dengan efek anti-inflamasi kuat yang membantu meredakan nyeri neuropatik peradangan. Dosis umum: 50 mg 2–3 kali sehari. Hati-hati bagi pasien dengan riwayat tukak lambung atau asma.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Voltaren 50 mg di Toko Kesehatan Halodoc
4. Celecoxib 200 mg
Kandungan aktif: Celecoxib, obat COX-2 inhibitor yang direkomendasikan untuk nyeri kronis karena efek samping gastrointestinalnya lebih rendah. Dosis umum: 200 mg sekali sehari. Efektif untuk nyeri saraf terkait radang sendi atau neuropati diabetic.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Celecoxib 200 mg di Toko Kesehatan Halodoc
5. Infeld Gel
Kandungan aktif: Diklofenak (topikal). Digerakkan melalui kulit untuk mengurangi nyeri lokal tanpa efek sistemik. Cocok untuk nyeri saraf yang terlokalisasi seperti sciatica atau neuropati perifer. Oleskan 3-4 kali sehari pada area nyeri, hindari kulit terluka.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Infeld Gel di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Alami Mengurangi Nyeri Saraf
Untuk mendukung pengobatan medis, Anda bisa mencoba terapi alami seperti yoga ringan, kompres hangat, atau pijat lembut pada area nyeri. Konsumsi makanan kaya vitamin B1, B6, dan B12 (seperti kacang-kacangan, telur, dan sayuran hijau) juga dapat membantu memperbaiki fungsi saraf. Jangan lupa menjaga kadar gula darah stabil jika Anda menderita diabetes.
Studi Terkait
Journal of Neurology. Diakses pada 2026. Efficacy of COX-2 Inhibitors in Chronic Neuropathic Pain: A Double-Blind RCT
Neurology India. Diakses pada 2026. Topical Diclofenac for Peripheral Neuropathic Pain: Outcomes in Primary Care Settings
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Jika kamu mengalami nyeri saraf yang semakin memburuk, disertai kelemahan otot, mati rasa, atau gangguan buang air kecil, segera konsultasi dengan dokter umum. Nyeri neuropatik bisa tanda kondisi serius seperti diabetes, hernia discus, atau sindroma cauda equina. Dokter Halodoc bisa membantu diagnosis, memberi resep, dan merujuk ke spesialis saraf bila diperlukan — semua dari rumah.
FAQ
1. Apa kode ICD-10 untuk nyeri saraf?
Kode ICD-10 untuk nyeri saraf adalah G63, yang mencakup neuropati perifer dan nyeri neurogenik tanpa spesifikasi lebih lanjut.
2. Bisakah nyeri saraf sembuh total?
Tergantung penyebabnya. Jika penyebabnya bisa diatasi (misalnya gula darah terkontrol), gejala bisa berkurang. Namun bila kerusakan saraf permanen, pengobatan bertujuan mengontrol nyeri, bukan menyembuhkan.
3. Obat apa yang paling cocok untuk nyeri saraf?
Obat antikonvulsan (seperti gabapentin) atau antidepresan tri-siklik biasanya lebih efektif daripada NSAID, tapi penggunaannya harus diawasi dokter karena memiliki aturan pemakaian khusus.
4. Apakah Infeld Gel aman untuk penggunaan jangka panjang?
Infeld Gel aman digunakan secara topikal jangka panjang karena penyerapan sistemiknya rendah, tapi hindari penggunaan lebih dari 2–3 minggu tanpa konsultasi dokter.




