Ad Placeholder Image

Mengenal Kode ICD Cholelithiasis untuk Diagnosis Medis

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 20 Agustus 2026

Mengenal Kode ICD Cholelithiasis untuk Diagnosis Batu Empedu yang Tepat dan Akurat bagi Pasien.

Mengenal Kode ICD Cholelithiasis untuk Diagnosis MedisMengenal Kode ICD Cholelithiasis untuk Diagnosis Medis

DAFTAR ISI


Cholelithiasis atau batu empedu adalah kondisi medis ketika terbentuk endapan padat di dalam kantung empedu. Dalam dunia medis, pencatatan diagnosis penyakit ini menggunakan klasifikasi standar internasional yang dikenal dengan kode ICD (International Classification of Diseases). Kode ICD cholelithiasis utamanya masuk dalam kategori ICD-10 dengan kode K80.

Seseorang yang mengidap batu empedu sering kali merasakan gejala yang mirip dengan gangguan pencernaan lainnya, seperti nyeri perut kanan atas, mual, muntah, perut kembung, dan rasa tidak nyaman setelah mengonsumsi makanan berlemak. Jika kamu mencurigai adanya keluhan medis terkait, kamu bisa melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan evaluasi klinis secara tepat.

Selain penanganan medis utama oleh dokter, pasien kerap membutuhkan obat pencernaan untuk meredakan keluhan penyerta seperti asam lambung tinggi, mual, dan kembung. Berikut adalah beberapa rekomendasi obat pendukung gangguan pencernaan yang umum digunakan sesuai resep dokter.

Rekomendasi Obat Pendukung Masalah Pencernaan

1. Lansoprazole 30 mg 10 Kapsul

Lansoprazole adalah obat golongan Proton Pump Inhibitor (PPI) yang bekerja menghambat produksi asam lambung secara efektif. Obat ini membantu mengurangi gejala nyeri ulu hati dan rasa terbakar yang sering menyertai gangguan pencernaan. Dosis umum dewasa adalah 30 mg sekali sehari diminum sebelum makan. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Lansoprazole 30 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

2. Gerdilium 10 mg 10 Kaplet

Gerdilium mengandung zat aktif Domperidone 10 mg yang berfungsi sebagai antiemetik dan prokinetik. Obat ini bekerja mempercepat pengosongan lambung serta meredakan rasa mual, muntah, dan perut terasa penuh. Dosis penggunaan pada dewasa umumnya 1 kaplet diminum 3 kali sehari sebelum makan. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Gerdilium 10 mg 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

3. Omeprazole 20 mg 10 Kapsul

Omeprazole berguna untuk mengatasi iritasi lambung dan gejala asam lambung berlebih dengan cara menekan sekresi asam di lambung. Obat ini diminum 1 kali sehari sebanyak 20 mg sebelum makan pagi. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Omeprazole 20 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

4. Oralit 200 4.1 g 1 Sachet

Oralit merupakan larutan elektrolit yang digunakan untuk mencegah dan menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat muntah atau diare berulang. Dosis disesuaikan dengan tingkat dehidrasi dan petunjuk penggunaan pada kemasan. Larutkan 1 sachet ke dalam 200 ml air matang. Obat ini termasuk golongan obat bebas.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Oralit 200 4.1 g 1 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc

5. Propepsa Suspensi 100 ml

Propepsa mengandung Sucralfate yang bekerja membentuk lapisan pelindung pada dinding lambung untuk melindungi mukosa dari asam lambung dan iritasi. Dosis lazim adalah 2 sendok takar (10 ml) diminum 4 kali sehari saat perut kosong. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Propepsa Suspensi 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Mengenal Kode ICD Cholelithiasis dalam Diagnosis Medis

Kode ICD-10 untuk cholelithiasis berada pada subkategori K80. Beberapa spesifikasi kodenya antara lain:

  • K80.0: Batu kantung empedu dengan cholecystitis akut.
  • K80.1: Batu kantung empedu dengan cholecystitis lainnya.
  • K80.2: Batu kantung empedu tanpa disertai cholecystitis.
  • K80.5: Batu saluran empedu tanpa cholangitis atau cholecystitis.

Pengodean ini penting untuk dokumentasi rekam medis, rujukan spesialis, serta klaim asuransi kesehatan secara tepat.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami nyeri hebat mendadak di perut kanan atas yang menjalar ke punggung, disertai demam, mual muntah persisten, atau mata dan kulit menguning, segera berkonsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc untuk penanganan lebih lanjut.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi kesehatan kini lebih praktis dan terpercaya melalui layanan chat dokter di Halodoc.

  • ✅ Dokter berlisensi: Semua dokter di Halodoc memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) resmi.
  • ✅ Respon cepat dan siap 24/7: Dokter siap merespon pertanyaan kamu kapan saja dan di mana saja.
  • ✅ Privasi aman: Sesi konsultasi terjaga kerahasiaannya dengan sistem keamanan data terenkripsi.
  • ✅ Dapat resep digital: Jika diperlukan, dokter dapat memberikan resep obat resmi yang bisa langsung ditebus di Halodoc.

Referensi

World Health Organization. Diakses pada 2026. ICD-10 Version:2019 – Chapter X: Diseases of the digestive system (K80 Cholelithiasis).
National Institutes of Health – NIDDK. Diakses pada 2026. Gallstones (Cholelithiasis) Symptoms & Causes.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Diakses pada 2026. Cek Produk BPOM – Lansoprazole, Omeprazole, Domperidone, Sucralfate.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Gallstones: Symptoms and Causes.

FAQ

1. Apa arti kode ICD K80 pada batu empedu?
Kode K80 merupakan klasifikasi ICD-10 resmi yang menandakan diagnosis cholelithiasis atau batu empedu pada sistem rekam medis pasien.

2. Apakah ICD cholelithiasis sama dengan cholecystitis?
Tidak persis sama. Cholelithiasis merujuk pada keberadaan batu empedu, sedangkan cholecystitis adalah peradangan pada kantung empedu yang sering dipicu oleh batu empedu.

3. Kapan penderita batu empedu memerlukan tindakan medis?
Tindakan medis atau bedah diperlukan jika batu empedu menyebabkan timbulnya gejala berulang, peradangan hebat, atau penyumbatan pada saluran empedu.