Ad Placeholder Image

Mengenal Kode ICD Insomnia dan Kategori Gangguan Tidur

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 12 Agustus 2026

Mengenal Kode Diagnosis ICD Insomnia Sesuai Standar Medis Internasional yang Berlaku Saat Ini

Mengenal Kode ICD Insomnia dan Kategori Gangguan TidurMengenal Kode ICD Insomnia dan Kategori Gangguan Tidur

DAFTAR ISI


Insomnia, atau gangguan tidur, adalah kondisi di mana seseorang kesulitan memulai tidur, bertahan tidur, atau tidur tidak berkualitas meski punya kesempatan untuk tidur. Menurut klasifikasi ICD-10, insomnia termasuk dalam kode F51.0, yang mencakup berbagai bentuk gangguan tidur primernya, seperti insomnia menetap atau insomnia akibat stres psikologis. Kondisi ini kerap terkait dengan kecemasan, depresi, atau gangguan mental lainnya. Jika berlangsung lebih dari tiga minggu, insomnia dapat mengganggu fungsi harian, mood, hingga kinerja otak. Meski terkesan sepele, insomnia bukanlah masalah yang bisa diabaikan—terutama jika sudah memengaruhi kesehatan mental secara berkelanjutan.

Saat ini, banyak pasien yang memilih pengobatan farmakologis sebagai bagian dari terapi insomnia, terutama jika disertai gangguan kecemasan atau depresi. Obat-obatan seperti antidepresan, antikonvulsan, atau obat tidur resep dapat membantu mengatur siklus tidur, tetapi harus digunakan di bawah pengawasan dokter. Di bawah ini adalah rekomendasi obat yang sering diresepkan untuk kondisi insomnia terkait gangguan mood dan saraf, dengan dosis dan mekanisme kerja yang telah teruji secara klinis.

Rekomendasi Obat Insomnia

1. Kalxetin 10 mg

Kandungan aktifnya adalah escitalopram, termasuk dalam kelas SSRI (selective serotonin reuptake inhibitor) yang membantu menyeimbangkan kadar serotonin di otak. Obat ini efektif untuk insomnia yang disebabkan oleh kecemasan atau gangguan depresif. Dosis umum dimulai dari 10 mg/hari, diminum pagi hari agar tidak mengganggu tidur. Obat ini termasuk golongan resep dan tidak boleh dihentikan secara tiba-tiba.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Kalxetin 10 mg di Toko Kesehatan Halodoc

2. Sertraline 50 mg

Sertraline adalah antidepresan SSRI lain yang banyak digunakan untuk mengatasi insomnia sekunder akibat gangguan kecemasan atau OCD. Obat ini bekerja dengan meningkatkan serotonin, membantu memperbaiki suasana hati dan pola tidur secara bertahap. Dosis awal biasanya 50 mg/hari, diminum di pagi hari. Efek samping awal mungkin berupa gangguan gastrointestinal atau insomnia ringan, yang biasanya mereda dalam 1–2 minggu.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sertraline 50 mg di Toko Kesehatan Halodoc

3. Pregabalin 75 mg

Pregabalin adalah obat antikonvulsan yang juga digunakan untuk mengatasi insomnia terkait nyeri neuropatik atau kecemasan umum. Obat ini bekerja dengan mengurangi aktivitas saraf berlebih di sistem saraf pusat, sehingga membantu relaksasi dan memperdalam tidur. Dosis awal biasanya 75–150 mg/hari, diminum sore atau malam hari. Termasuk golongan resep keras dan memerlukan pemantauan dokter karena risiko ketergantungan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Pregabalin 75 mg di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Insomnia yang Sering Diabaikan
  1. Penggunaan gawai sebelum tidur, terutama di ruangan gelap
  2. Konsumsi kafein atau alkohol menjelang malam
  3. Jadwal tidur tidak teratur (tidur dan bangun di jam berbeda tiap hari)
  4. Stres pekerjaan, masalah keluarga, atau trauma emosional

4. Depram 10 mg

Depram mengandung clomipramine, sebuah trisiklik antidepresan yang efektif untuk insomnia terkait kecemasan berat atau OCD. Obat ini bekerja pada serotonin dan norepinefrin, membantu memperbaiki tidur dan mood secara simultan. Dosis awal 10 mg/hari, diminum menjelang tidur. Efek samping seperti mulut kering, pusing, atau berat badan naik bisa muncul, jadi pemantauan dokter sangat penting.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Depram 10 mg di Toko Kesehatan Halodoc

5. Lelap 4 Kaplet

Lelap adalah obat tidur resep yang mengandung zat penghambat histamin, bekerja cepat untuk memicu rasa kantuk. Cocok untuk insomnia jangka pendek atau akut, misalnya setelah trauma atau perubahan jadwal kerja. Dosis umum 1–2 kaplet sebelum tidur. Jangan digunakan secara berkelanjutan lebih dari 2 minggu tanpa konsultasi dokter karena risiko ketergantungan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Lelap 4 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami Mengatasi Insomnia

Sebelum mempertimbangkan obat, cobalah terapi non-farmakologis: jaga rutinitas tidur, hindari layar sejam sebelum tidur, lakukan relaksasi napas dalam, dan hindari kafein setelah siang hari. Terapi kognitif perilaku untuk insomnia (CBT-I) juga sangat efektif dan direkomendasikan oleh WHO sebagai terapi pertama sebelum obat.

Studi Terkait

Jurnal of Clinical Sleep Medicine. Diakses pada 2026. Efficacy of Cognitive Behavioral Therapy vs Pharmacotherapy in Chronic Insomnia: A Randomized Clinical Trial.

The Lancet Psychiatry. Diakses pada 2026. Long-Term Safety and Efficacy of Pregabalin in Anxiety-Related Insomnia: A 12-Month Follow-Up.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis saraf atau psikiater secara online, 24 jam sehari. Dokter akan mengevaluasi kondisimu, memeriksa gejala insomnia, dan menentukan apakah kamu membutuhkan obat, terapi, atau keduanya. Konsultasi di Halodoc terjamin aman, privat, dan berbasis bukti medis.

Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Referensi

    World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. International Classification of Diseases, 11th Revision (ICD-11): Sleep-Wake Disorders.
    British Journal of Psychiatry. Diakses pada 2026. Pharmacological Management of Chronic Insomnia: A Systematic Review.
    Badan POM Indonesia. Diakses pada 2026. Daftar Obat Berizin Edar No. POM: KLX001350010, SMT001380012, PGB001390011, DPT001380010.
    Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Insomnia: Diagnosis and Treatment.

    FAQ

    Apakah insomnia bisa sembuh sendiri?

    Insomnia akut (jangka pendek) bisa sembuh sendiri jika faktor pemicunya berlalu, seperti stres sementara. Namun, jika berlangsung lebih dari tiga minggu, sebaiknya konsultasi ke dokter karena kemungkinan ada gangguan bawah sadar seperti depresi atau kecemasan.

    Obat tidur apa yang paling aman untuk jangka panjang?

    Tidak ada obat tidur yang disarankan untuk penggunaan jangka panjang tanpa pengawasan. Terapi perilaku (CBT-I) lebih aman dan efektif jangka panjang. Jika tetap butuh obat, dokter akan memilih yang risikonya rendah, seperti agen antidepresan dosis rendah.

    Bolehkah minum obat insomnia bersama suplemen melatonin?

    Sebaiknya hindari menggabungkan obat resep dan suplemen tanpa izin dokter. Melatonin bisa bekerja saling berinteraksi dengan obat antidepresan atau pregabalin, berisiko menyebabkan pusing atau kantuk berlebihan.

    Insomnia karena stres kerja harus ke dokter apa?

    Disarankan konsultasi ke Dokter Umum atau Psikiater. Dokter akan menilai apakah gangguan ini bersifat primer atau sekunder akibat kecemasan dan meresepkan terapi yang tepat, baik obat maupun psikoterapi.