Ad Placeholder Image

Mengenal Kode Multiple Myeloma ICD 10 dalam Rekam Medis

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 20 Agustus 2026

Mengenal Kode Diagnosis Multiple Myeloma ICD 10 dalam Rekam Medis Pasien secara Tepat dan Akurat

Mengenal Kode Multiple Myeloma ICD 10 dalam Rekam MedisMengenal Kode Multiple Myeloma ICD 10 dalam Rekam Medis

DAFTAR ISI


Multiple myeloma adalah jenis kanker darah yang terjadi ketika sel plasma di dalam sumsum tulang tumbuh secara tidak terkontrol. Sel plasma normal memiliki peran penting dalam sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi antibodi. Namun, pada kondisi multiple myeloma, sel plasma abnormal memproduksi protein monoklonal (protein M) yang dapat merusak berbagai organ tubuh, termasuk tulang, ginjal, dan sistem pembentuk darah.

Dalam dunia medis, klasifikasi penyakit menggunakan sistem ICD-10 (International Classification of Diseases, 10th Revision) sangat penting untuk akurasi pencatatan rekam medis, rujukan spesialis, serta administrasi klaim asuransi kesehatan. Memahami kode ICD 10 membantu pasien dan keluarga mengenali diagnosis resmi yang tercantum dalam dokumen medis mereka.

Karena tergolong sebagai keganasan hematologi yang kompleks, multiple myeloma memerlukan penanganan onkologis yang komprehensif dan multidisiplin. Pengobatan penyakit ini tidak dapat dilakukan secara mandiri atau hanya menggunakan obat bebas, melainkan butuh terapi terencana di bawah pengawasan dokter spesialis hematologi-onkologi medis.

Kode ICD 10 untuk Multiple Myeloma

Dalam sistem klasifikasi ICD-10, multiple myeloma dikelompokkan di bawah kategori keganasan jaringan limfoid dan hematopoietik. Kode utama untuk penyakit ini adalah C90.0.

Berikut adalah rincian pembagian sub-kode ICD-10 untuk multiple myeloma:

  • C90.0: Multiple myeloma secara umum.
  • C90.00: Multiple myeloma yang belum mencapai remisi (not having achieved remission).
  • C90.01: Multiple myeloma dalam kondisi remisi (in remission).
  • C90.02: Multiple myeloma yang mengalami kekambuhan (in relapse).

Pengodean ini membantu tim medis mencatat status klinis pasien secara akurat sehingga rencana terapi yang diberikan dapat disesuaikan dengan fase perkembangan penyakitnya.

Gejala dan Komplikasi Multiple Myeloma

Gejala multiple myeloma sering kali dihubungkan dengan kriteria medis yang dikenal dengan akronim CRAB, yaitu:

  • C (Calcium elevation): Kadar kalsium darah meningkat (hiperkalsemia), menyebabkan haus berlebihan, mual, dan linglung.
  • R (Renal dysfunction): Gangguan atau gagal ginjal akibat penumpukan protein M abnormal.
  • A (Anemia): Penurunan jumlah sel darah merah yang memicu lemas, letih, dan pucat.
  • B (Bone lesions): Kerusakan dan nyeri tulang, terutama pada tulang belakang, panggul, dan tulang rusuk, yang meningkatkan risiko patah tulang.

Diagnosis dan Penanganan Multiple Myeloma

Untuk menegakkan diagnosis multiple myeloma dengan kode ICD 10 C90.0, dokter akan melakukan serangkaian evaluasi medis komprehensif, meliputi tes darah dan urine (elektroforesis protein), aspirasi serta biopsi sumsum tulang, dan pemindaian seperti X-ray, CT scan, atau MRI.

Penanganan multiple myeloma berfokus pada mengontrol perkembangan sel kanker dan meredakan gejala. Terapi medis yang umum digunakan meliputi kemoterapi, imunoterapi, terapi target, pemberian kortikosteroid, serta transplantasi sel punca (stem cell). Jika kamu mencurigai adanya gejala penyakit ini, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi ke dokter guna mendapatkan pemeriksaan fisik dan tindakan evaluasi yang tepat.

Studi Terkait

Studi klinis terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Hematology & Oncology (2026) menunjukkan bahwa penggunaan kombinasi imunoterapi imunomodulator dengan antibodi monoklonal lini pertama berhasil meningkatkan angka harapan hidup tanpa progresivitas penyakit (progression-free survival) secara signifikan pada pasien multiple myeloma baru yang terdiagnosa dengan kode ICD 10 C90.0.

Kapan Harus Ke Dokter?

Jika kamu mengalami nyeri tulang persisten yang tak kunjung membaik, lemas kronis, atau sering mengalami infeksi berulang, segera konsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc untuk pemeriksaan awal dan rujukan medis yang tepat.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi dengan dokter spesialis kini lebih mudah dan praktis melalui Halodoc. Berikut alasan kenapa kamu harus chat dokter di Halodoc:

  • ✅ Dokter berpengalaman dan berlisensi: Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam yang terverifikasi.
  • ✅ Respon cepat dan siap 24 jam: Layanan konsultasi medis tersedia kapan saja, 24/7, tanpa perlu mengantre di rumah sakit.
  • ✅ Privasi terjamin: Sesi konsultasi terjaga kerahasiaannya dengan aman.
  • ✅ Hemat waktu dan biaya: Praktis dilakukan dari mana saja tanpa perlu keluar rumah.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Referensi

World Health Organization. Diakses pada 2026. ICD-10 Version:2019 – Multiple Myeloma (C90.0).
American Cancer Society. Diakses pada 2026. What Is Multiple Myeloma?
National Cancer Institute. Diakses pada 2026. Plasma Cell Neoplasms (Including Multiple Myeloma) Treatment.
Journal of Hematology & Oncology. Diakses pada 2026. Advances in First-Line Immunotherapy for Multiple Myeloma.

FAQ

1. Apa arti kode ICD 10 C90.0 dalam diagnosis medis?

Kode C90.0 dalam ICD-10 menunjukkan diagnosis penyakit multiple myeloma, yaitu kanker ganas pada sel plasma darah. Kode ini digunakan dalam dokumen medis untuk memperjelas kondisi pasien serta keperluan administrasi rujukan dan asuransi.

2. Apakah multiple myeloma termasuk kanker darah yang dapat disembuhkan total?

Multiple myeloma umumnya dianggap sebagai penyakit kronis yang tidak selalu dapat disembuhkan total, tetapi dapat dikontrol dengan sangat baik melalui kombinasi terapi modern. Perawatan bertujuan untuk mencapai remisi jangka panjang dan menjaga kualitas hidup pasien.

3. Apa tanda awal yang paling sering dirasakan penderita multiple myeloma?

Tanda awal yang paling umum adalah nyeri tulang persisten, terutama di area punggung atau tulang rusuk, serta rasa lelah berlebihan akibat anemia. Beberapa pasien juga sering mengalami infeksi berulang atau penurunan fungsi ginjal tanpa sebab yang jelas.

4. Siapa dokter yang berwenang mengobati pasien multiple myeloma?

Multiple myeloma ditangani oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hematologi-Onkologi Medis (Sp.PD-KHOM). Dokter spesialis ini berwenang menyusun rencana terapi kanker darah seperti kemoterapi, imunoterapi, maupun tindakan suportif lainnya.