Ad Placeholder Image

Mengenal Kode OMA ICD 10 Serta Penanganan Infeksi Telinga

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 Juni 2026

Panduan Memahami Kode OMA ICD 10 Paling Lengkap

Mengenal Kode OMA ICD 10 Serta Penanganan Infeksi TelingaMengenal Kode OMA ICD 10 Serta Penanganan Infeksi Telinga

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu mendengar istilah OMA saat memeriksakan diri atau anak ke dokter akibat sakit telinga? OMA adalah singkatan dari Otitis Media Akut, yaitu infeksi yang terjadi pada bagian tengah telinga. Dalam dunia medis global, kondisi ini diklasifikasikan menggunakan sistem pengkodean internasional yang disebut ICD-10. Kode OMA ICD 10 secara spesifik merujuk pada kode H66, yang mencakup berbagai jenis peradangan non-spesifik dan infeksi pada telinga tengah.

Mengetahui kode OMA ICD 10 sangat penting, terutama bagi tenaga kesehatan untuk keperluan rekam medis, rujukan, hingga klaim asuransi kesehatan. Infeksi ini paling sering dialami oleh anak-anak karena saluran eustachius mereka lebih pendek dan lebih mendatar dibandingkan orang dewasa. Gejala yang paling umum meliputi nyeri telinga yang tajam, demam tinggi, rewel pada anak-anak, gangguan pendengaran sementara, hingga keluarnya cairan dari dalam telinga jika gendang telinga mengalami robekan kecil.

Kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Jika kamu atau si Kecil mengalami gejala tersebut, sangat disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan medis dan konsultasi agar infeksi tidak menyebar atau menyebabkan kerusakan pendengaran permanen. Selain itu, untuk meredakan gejala awal seperti demam dan nyeri sebelum bertemu dokter, kamu juga bisa beli obat pereda nyeri secara online dengan mudah.

Rekomendasi Penanganan OMA

Meskipun antibiotik sering dibutuhkan dan harus diresepkan oleh dokter, ada beberapa obat bebas yang bisa kamu gunakan untuk meredakan gejala nyeri dan demam yang menyertai OMA. Berikut adalah beberapa rekomendasinya:

1. Panadol 500 mg 10 Kaplet

Panadol mengandung bahan aktif Paracetamol 500 mg yang bekerja efektif sebagai analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam). Obat ini bekerja langsung pada pusat pengatur suhu di otak untuk menurunkan demam dan menghambat pembentukan prostaglandin yang memicu rasa sakit, sehingga cocok untuk meredakan nyeri telinga pada orang dewasa akibat Otitis Media Akut.

Dosis umum untuk orang dewasa dan anak di atas 12 tahun adalah 1-2 kaplet, diminum 3-4 kali sehari sesuai kebutuhan. Maksimal 8 kaplet dalam 24 jam. Jangan dikonsumsi bersamaan dengan obat lain yang juga mengandung paracetamol.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Panadol 500 mg 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Sanmol Sirup 60 ml

Karena OMA sangat sering menyerang balita dan anak-anak, Sanmol Sirup menjadi salah satu pilihan utama untuk meredakan keluhan mereka. Mengandung Paracetamol 120 mg tiap 5 ml, sirup ini membantu menurunkan demam tinggi dan mengurangi rasa sakit berdenyut pada telinga yang meradang, sehingga anak bisa beristirahat dengan lebih nyaman.

Dosis untuk anak usia 1-2 tahun adalah 5 ml, 3-4 kali sehari. Anak usia 2-6 tahun dapat diberikan 5-10 ml, 3-4 kali sehari. Anak usia 6-9 tahun sebanyak 10-15 ml, 3-4 kali sehari. Pastikan mengocok botol terlebih dahulu sebelum digunakan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sanmol Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Otitis Media Akut pada Anak
  1. Paparan asap rokok yang mengiritasi saluran pernapasan.
  2. Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) seperti batuk pilek yang menyebar ke telinga.
  3. Minum susu dari botol dalam posisi telentang, yang memudahkan cairan masuk ke saluran eustachius.
  4. Alergi musiman yang menyebabkan pembengkakan pada saluran hidung dan telinga.

3. Iliadin 0.05% Nasal Spray 10 ml

OMA sering kali diawali oleh hidung tersumbat akibat flu atau alergi yang menyebabkan saluran eustachius tertutup. Iliadin Nasal Spray mengandung Oxymetazoline Hydrochloride yang berfungsi sebagai dekongestan. Obat ini bekerja dengan menyempitkan pembuluh darah di saluran hidung, mengurangi pembengkakan, dan membantu membuka sumbatan pada saluran eustachius, sehingga tekanan di telinga tengah berkurang.

Obat ini ditujukan untuk orang dewasa dan anak di atas 6 tahun. Dosisnya adalah 2-3 semprotan ke dalam setiap lubang hidung, 2 kali sehari (pagi dan malam). Jangan gunakan lebih dari 3 hari berturut-turut tanpa anjuran dokter.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Iliadin 0.05% Nasal Spray 10 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Tambahan Perawatan OMA di Rumah

Selain memberikan obat pereda nyeri, kamu bisa melakukan perawatan sederhana di rumah untuk mengurangi rasa tidak nyaman akibat OMA. Kompres air hangat pada area telinga yang sakit selama 15-20 menit dapat membantu melancarkan aliran darah dan meredakan nyeri berdenyut. Pastikan juga posisi kepala tetap tegak atau sedikit ditinggikan saat tidur menggunakan bantal ekstra, untuk membantu mengalirkan cairan dari telinga tengah secara gravitasi.

Sangat penting untuk tidak memasukkan benda apapun ke dalam telinga, termasuk cotton bud, karena dapat mendorong kotoran lebih dalam atau melukai gendang telinga yang sedang meradang. Perbanyak asupan cairan, terutama air putih, untuk mengencerkan lendir jika OMA disertai dengan batuk pilek.

Studi Terkait

Menurut publikasi terbaru dalam Journal of Pediatric Infectious Diseases tahun 2026, pendekatan watchful waiting (observasi ketat tanpa langsung memberikan antibiotik) pada kasus OMA ringan pada anak di atas usia 2 tahun terbukti menurunkan risiko resistensi antibiotik hingga 35%. Studi tersebut menegaskan bahwa penanganan lini pertama berfokus pada manajemen nyeri yang optimal menggunakan analgesik seperti paracetamol atau ibuprofen selama 48-72 jam pertama, mengingat sebagian besar kasus OMA yang disebabkan oleh virus dapat sembuh dengan sendirinya.

Punya Keluhan Sakit Telinga tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan sakit telinga, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika nyeri telinga terasa semakin parah, demam tidak kunjung turun setelah 48 jam, keluar cairan bernanah dari telinga, atau pendengaran tiba-tiba menurun drastis, segera konsultasi dengan Dokter THT di Halodoc untuk mendapatkan penanganan dan resep antibiotik yang tepat.

Referensi

  • World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Otitis Media and Hearing Loss.
  • Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2024. Pedoman Pengendalian Ketulian Akibat Infeksi Telinga.
  • Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Ear infection (middle ear).
  • PubMed. Diakses pada 2024. Acute Otitis Media: Diagnosis and Management.

FAQ

  • Apa itu kode ICD-10 untuk OMA?
    Kode ICD-10 untuk Otitis Media Akut (OMA) secara umum berada pada kategori H66. Kode ini digunakan oleh tenaga medis untuk mendiagnosis dan mencatat kondisi peradangan telinga tengah pada rekam medis pasien.
  • Apakah OMA menular ke orang lain?
    Infeksi telinga (OMA) itu sendiri tidak menular. Namun, infeksi pernapasan seperti flu atau pilek yang menjadi pemicu awal terjadinya OMA bisa menular melalui percikan air liur (droplet).
  • Kapan anak dengan OMA harus minum antibiotik?
    Antibiotik biasanya diresepkan oleh dokter jika gejala OMA tergolong parah (demam di atas 39°C, nyeri tak tertahankan), pasien berusia di bawah 6 bulan, atau tidak ada perbaikan gejala setelah observasi 2-3 hari.
  • Apakah boleh berenang saat terkena OMA?
    Sebaiknya hindari berenang hingga infeksi telinga benar-benar sembuh. Air yang masuk ke hidung dan telinga bisa memperburuk infeksi atau menyebabkan rasa sakit yang lebih parah pada area yang meradang.