Panduan Lengkap Kode Placenta Previa ICD 10 untuk Administrasi Medis dan Klaim Rumah Sakit

DAFTAR ISI
- Kode ICD-10 untuk Placenta Previa
- Gejala dan Faktor Risiko Placenta Previa
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Plasenta previa merupakan kondisi medis ketika plasenta menutupi sebagian atau seluruh jalan lahir ibu hamil. Kondisi ini memerlukan perhatian medis khusus karena berisiko menyebabkan pendarahan hebat sebelum atau selama persalinan.
Dalam dunia medis dan administrasi kesehatan, setiap diagnosis penyakit memiliki pengkodean tersendiri. Pemahaman mengenai kode ICD-10 placenta previa sangat penting untuk standar pencatatan medis dan pengurusan klaim asuransi.
Kode ICD-10 untuk Placenta Previa
Sistem International Classification of Diseases, Tenth Revision (ICD-10) mengategorikan plasenta previa di bawah kode spesifik O44. Kategori ini terbagi menjadi beberapa sub-kode tergantung pada tingkat keparahan pendarahan yang dialami pasien.
Berikut adalah perincian kode ICD-10 placenta previa yang umum digunakan oleh tenaga medis:
- O44.0: Placenta praevia specified as without haemorrhage (Plasenta previa yang ditentukan tanpa pendarahan).
- O44.1: Placenta praevia with haemorrhage (Plasenta previa dengan pendarahan).
- O44.2: Low-lying placenta specified as without haemorrhage (Plasenta letak rendah tanpa pendarahan).
- O44.3: Low-lying placenta with haemorrhage (Plasenta letak rendah dengan pendarahan).
Gejala dan Faktor Risiko Placenta Previa
Gejala utama dari plasenta previa adalah pendarahan vagina berwarna merah segar tanpa rasa nyeri yang biasanya terjadi pada trimester kedua atau ketiga kehamilan. Pendarahan ini bisa berhenti sendiri lalu muncul kembali beberapa hari atau minggu kemudian.
Beberapa faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan ibu hamil mengalami kondisi ini meliputi:
- Riwayat operasi pada rahim, seperti persalinan sesar atau kuretase.
- Pernah mengalami plasenta previa pada kehamilan sebelumnya.
- Usia ibu saat hamil berada di atas 35 tahun.
- Hamil kembar dua atau lebih.
- Gaya hidup merokok atau penggunaan obat-obatan terlarang selama masa kehamilan.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu mengalami pendarahan dari vagina selama kehamilan, terutama pada trimester kedua atau ketiga, segera lakukan pemeriksaan medis. Kamu bisa berdiskusi dan konsultasi langsung dengan Dokter Spesialis Kandungan di Halodoc untuk mendapatkan penanganan medis secara cepat dan aman.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62811-9693-1100, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Memantau kondisi kehamilan kini lebih praktis tanpa harus keluar rumah.
- ✅ Dokter berpengalaman: Terhubung dengan puluhan dokter spesialis obstetri dan ginekologi terkemuka.
- ✅ Layanan 24 jam: Kamu bisa mendapatkan tanggapan medis kapan saja, bahkan dalam situasi darurat.
- ✅ Privasi terjamin: Diskusi kesehatan reproduksi dan kehamilan dijaga kerahasiannya.
Kamu bisa langsung konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.
Referensi
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. ICD-10 Version:2019 – Placenta praevia (O44).
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Placenta previa: Symptoms & causes.
WebMD. Diakses pada 2026. Pregnancy and Placenta Previa.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu.
FAQ
Berapa kode ICD-10 untuk kondisi placenta previa?
Kode utama ICD-10 untuk placenta previa adalah O44. Kode ini terbagi lagi menjadi O44.0 untuk kondisi tanpa pendarahan dan O44.1 untuk kondisi yang disertai pendarahan.
Apakah posisi plasenta previa dapat kembali normal?
Pada trimester awal kehamilan, plasenta masih berpotensi bergeser ke atas seiring membesarnya ukuran rahim. Namun, jika letaknya masih menutupi jalan lahir pada trimester ketiga, posisi plasenta umumnya sudah permanen hingga persalinan.
Apakah persalinan sesar wajib dilakukan pada pasien placenta previa?
Sebagian besar kasus plasenta previa total membutuhkan persalinan sesar untuk menghindari pendarahan hebat saat persalinan. Keputusan persalinan akan ditentukan oleh dokter spesialis kandungan berdasarkan hasil pemeriksaan USG.





