Ad Placeholder Image

Mengenal Kode PPCM ICD 10 dalam Diagnosis Medis yang Tepat

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 12 Agustus 2026

Kode PPCM ICD 10 dan Penjelasan Medis Lengkap untuk Pemahaman Diagnosis Penyakit Jantung Ibu Hamil

Mengenal Kode PPCM ICD 10 dalam Diagnosis Medis yang TepatMengenal Kode PPCM ICD 10 dalam Diagnosis Medis yang Tepat

DAFTAR ISI


Perikarditis peripartum (PPCM) adalah kondisi langka yang terjadi pada wanita hamil atau dalam beberapa bulan setelah melahirkan, di mana otot jantung melemah dan tidak mampu memompa darah secara efektif. Kondisi ini berpotensi mengancam nyawa jika tidak ditangani segera. Dalam sistem klasifikasi medis internasional, PPCM dikodekan sebagai I43.8 di bawah ICD-10 (International Classification of Diseases, 10th Revision). Kode ini membantu dokter dan sistem kesehatan dalam mendiagnosis, mencatat, dan mengelola kasus PPCM secara akurat, termasuk dalam proses klaim asuransi dan riset medis.

Meski kode ICD-10 mempermudah identifikasi medis, pengobatan PPCM tidak bisa dilakukan sembarangan. Pasien memerlukan penilaian menyeluruh oleh spesialis jantung, termasuk pemeriksaan echo atau MRI jantung, untuk menentukan tingkat keparahan dan rencana terapi. Obat-obatan seperti diuretik, beta-blocker, dan obat penurun kolesterol sering digunakan untuk mendukung fungsi jantung, namun semuanya harus diresepkan setelah konsultasi medis. Membaca kode ICD-10 saja tidak cukup — yang lebih penting adalah memahami konteks klinis dan memperoleh perawatan sesuai kebutuhan individu.

Mengenal Kode PPCM dalam ICD-10

Kode ICD-10 untuk Perikarditis Peripartum adalah I43.8, yang termasuk dalam kategori “Kardiomiopati lainnya”. Kode ini membedakan PPCM dari jenis kardiomiopati lain seperti dilatasi atau hipertrufik, memastikan pasien menerima pendekatan terapi yang tepat. ICD-10 tidak hanya berfungsi sebagai alat administrasi, tetapi juga sebagai panduan klinis yang memengaruhi keputusan pengobatan. Dokter akan menggunakan kode ini bersama gejala klinis, hasil laboratorium, dan pencitraan untuk merumuskan rencana perawatan yang komprehensif.

Rekomendasi pengobatan untuk PPCM sangat tergantung pada kondisi pasien, termasuk fase kehamilan, fungsi jantung, dan risiko komplikasi. Obat-obatan kardiovaskular seperti statin dan antiplatelet sering menjadi bagian dari terapi jangka panjang untuk mencegah perkembangan penyakit jantung koroner yang menyertai. Namun, semua obat ini harus diresepkan oleh dokter setelah evaluasi menyeluruh. Berikut rekomendasi obat berdasarkan kebutuhan terapeutik umum yang lazim digunakan dalam manajemen PPCM.

Rekomendasi Obat Jantung

1. Atorvastatin 20 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: Atorvastatin. Obat ini bekerja dengan menghambat enzim HMG-CoA reduktase, sehingga menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida dalam darah. Dosis umum: 10–80 mg/hari, sesuai resep dokter. Golongan obat: Statin. Hati-hati bagi pasien dengan gangguan hati atau hamil.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Atorvastatin 20 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Rosuvastatin 20 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: Rosuvastatin. Menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Efektif untuk pasien dengan risiko tinggi penyakit jantung. Dosis umum: 5–40 mg/hari. Hindari penggunaan pada kehamilan. Dikonsumsi malam hari untuk hasil optimal.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Rosuvastatin 20 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Kekambuhan PPCM
  1. Obesitas dan tekanan darah tinggi sebelum kehamilan
  2. Multiparitas (melahirkan lebih dari 4 kali)
  3. Kehamilan kembar
  4. Usia ibu di atas 30 tahun
  5. Riwayat preeklamsia atau eklampsia

3. Clopidogrel 75 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: Clopidogrel. Mencegah agregasi platelet, mengurangi risiko trombosis jantung dan stroke. Dosis umum: 75 mg/hari. Kontraindikasi: gangguan perdarahan aktif, hipersensitivitas, atau penggunaan obat tertentu seperti omeprazol secara bersamaan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Clopidogrel 75 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Lipitor 20 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: Atorvastatin (merek dagang Lipitor). Sama dengan Atorvastatin, efektif menjaga kesehatan pembuluh darah jantung. Dosis: 10–80 mg/hari. Harus dikonsumsi secara rutin dan diawasi dokter, terutama pasca-PPCM.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Lipitor 20 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

5. Kalnex 500 mg 10 Tablet

Kandungan aktif: Asam traneksamat. Membantu mengurangi perdarahan hebat yang bisa memperburuk kondisi jantung. Digunakan jika ada kecenderungan perdarahan pasca melahirkan. Jangan digunakan tanpa resep karena bisa meningkatkan risiko trombosis.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Kalnex 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Kapan Harus ke Dokter?

Konsultasi segera ke dokter jika Anda mengalami gejala seperti sesak napas berat, detak jantung tidak teratur, bengkak di kaki atau perut, atau batuk berdahak yang tidak kunjung sembuh, terutama setelah melahirkan. PPCM bisa berkembang secara cepat dan berbahaya jika terlambat didiagnosis.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

    Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis jantung dan dokter umum secara online, 24 jam sehari, kapan saja dan di mana saja. Melalui fitur Chat Dokter di Halodoc, kamu bisa mendapatkan diagnosis awal, rekomendasi pemeriksaan lanjutan, dan resep obat yang sesuai kondisimu, tanpa perlu keluar rumah.

    Referensi

    World Health Organization. Diakses pada 2026. Peripartum Cardiomyopathy: Guidelines for Diagnosis and Management.
    Journal of the American College of Cardiology. Diakses pada 2026. ICD-10 Coding for Cardiomyopathies: Clinical Utility and Accuracy.
    Badan POM RI. Diakses pada 2026. Daftar Obat Kardiovaskular Terdaftar di Indonesia.
    Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Klinis Manajemen Kardiomiopati Peripartum.

    FAQ

    1. Apa itu kode ICD-10 I43.8?
      Itu adalah kode medis internasional untuk Perikarditis Peripartum, digunakan untuk mendokumentasikan diagnosis penyakit jantung yang muncul setelah kehamilan.
    2. Apakah PPCM bisa sembuh sepenuhnya?
      Ya, sekitar 50–70% pasien mengalami pemulihan fungsi jantung dalam 6 bulan pertama, tergantung pada kecepatan penanganan dan kepatuhan terhadap terapi.
    3. Apakah saya bisa hamil lagi setelah PPCM?
      Rekomendasi umum adalah tidak hamil lagi karena risiko kekambuhan sangat tinggi. Konsultasikan dengan dokter jantung sebelum mempertimbangkan kehamilan berikutnya.
    4. Apa perbedaan antara PPCM dan kardiomiopati biasa?
      PPCM hanya terjadi pada masa kehamilan atau 5 bulan pasca melahirkan, sedangkan kardiomiopati lain bisa terjadi pada siapa saja tanpa hubungan dengan kehamilan.