Ad Placeholder Image

Mengenal Kode Spondylolisthesis ICD 10 dalam Rekam Medis

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 30 Juli 2026

Daftar Kode Spondylolisthesis ICD 10 Lengkap untuk Diagnosis Medis yang Akurat

Mengenal Kode Spondylolisthesis ICD 10 dalam Rekam MedisMengenal Kode Spondylolisthesis ICD 10 dalam Rekam Medis

DAFTAR ISI


Spondylolisthesis adalah kondisi ketika salah satu tulang belakang bergeser dari posisi normalnya dan menindih tulang di bawahnya. Kondisi ini sering kali menimbulkan rasa nyeri hebat pada punggung bawah, kekakuan, hingga tekanan pada saraf yang menyebabkan ketidaknyamanan saat bergerak.

Dalam dunia medis dan klasifikasi penyakit internasional, diagnosis kondisi ini dicatat menggunakan kode sistematis. Mengenal kode spondylolisthesis icd 10, yaitu M43.1 (dengan klasifikasi turunan berdasarkan lokasi tulang belakang), sangat penting untuk administrasi medis, Klaim asuransi, serta pemantauan rekam medis pasien secara akurat.

Pengobatan spondylolisthesis berfokus pada pengurangan rasa nyeri, meredakan ketegangan otot di sekitar tulang belakang, serta mengembalikan mobilitas tubuh. Untuk membantu meredakan keluhan nyeri punggung akibat pergeseran tulang belakang ini, kamu bisa memanfaatkan beberapa pilihan obat dan produk pereda nyeri berikut.

Rekomendasi Obat Spondylolisthesis

1. Voltaren Emulgel 20 g

Voltaren Emulgel mengandung zat aktif Diclofenac diethylamine yang bekerja sebagai antiinflamasi nonsteroid (OAINS). Gel ini membantu meredakan peradangan, pembengkakan, dan nyeri lokal pada area punggung bawah akibat spondylolisthesis. Oleskan secukupnya pada area yang sakit 3–4 kali sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Voltaren Emulgel 20 g di Toko Kesehatan Halodoc

2. Eperisone 50 mg 10 Tablet

Eperisone merupakan obat relaksan otot yang bekerja mengendurkan spastisitas otot dan mengurangi ketegangan otot di sekitar tulang belakang. Obat ini efektif meredakan kejang otot dan nyeri punggung yang sering menyertai spondylolisthesis. Dosis umum dewasa adalah 1 tablet 3 kali sehari setelah makan sesuai petunjuk dokter.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Eperisone 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Risiko dan Pemicu Spondylolisthesis
  1. Penuaan Alami: Ausnya sendi dan diskus tulang belakang seiring bertambahnya usia (tipe degeneratif).
  2. Olahraga Berulang: Aktivitas berlebih yang meregangkan tulang punggung, seperti senam atau angkat beban.
  3. Kelainan Bawaan: Ketidaksempurnaan pembentukan tulang belakang sejak lahir.

3. Counterpain Cream 30 g

Counterpain Cream mengandung Methyl Salicylate, Menthol, dan Eugenol. Krim hangat ini efektif memberikan sensasi rileks dan meredakan nyeri otot ringan hingga sedang di area pinggang dan punggung. Usapkan secukupnya pada area punggung yang terasa pegal atau kaku 3–4 kali sehari.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Counterpain Cream 30 g di Toko Kesehatan Halodoc

4. Salonpas Koyo 10 Patch

Salonpas Koyo adalah plester pereda nyeri dengan rasa hangat yang tahan lama. Mengandung bahan aktif Methyl Salicylate dan Menthol, koyo ini dapat ditempelkan langsung pada area punggung bawah untuk membantu meredakan rasa kaku dan nyeri akibat pergeseran tulang belakang saat beraktivitas.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Salonpas Koyo 10 Patch di Toko Kesehatan Halodoc

Penanganan dan Kebiasaan Baik

Selain menggunakan obat pereda nyeri dan relaksan otot, ada beberapa upaya mandiri yang bisa dilakukan untuk mengelola nyeri akibat spondylolisthesis:

  • Melakukan terapi fisik dan olahraga ringan yang memperkuat otot perut serta punggung (core muscles).
  • Menghindari aktivitas fisik berat, seperti membungkuk berlebihan atau mengangkat beban berat.
  • Menjaga postur tubuh tetap tegak saat duduk maupun berdiri.
  • Menggunakan kompres dingin saat awal nyeri atau kompres hangat saat otot terasa kaku.

Studi Terkait

Berdasarkan studi medis terkini dalam jurnal Spine & Musculoskeletal Rehabilitation (2026), penanganan konservatif yang menggabungkan terapi fisik dengan penggunaan analgesik topikal dan relaksan otot terbukti efektif mengontrol nyeri hingga 80% pada pasien spondylolisthesis derajat ringan hingga sedang, serta mencegah risiko pergeseran tulang lebih lanjut.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika nyeri punggung tidak kunjung membaik dalam beberapa hari, menyebar hingga ke paha dan kaki, atau disertai rasa kebas dan kelemahan otot, segera konsultasikan kondisi medis kamu dengan Dokter Spesialis Orthopedi di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc , dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Melalui Halodoc, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis berpengalaman kapan saja dan di mana saja. Layanan konsultasi dokter di Halodoc beroperasi 24 jam penuh, memberikan kemudahan diagnosis awal, saran penanganan, hingga pembuatan resep obat digital secara cepat dan aman.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. ICD-10 Version:2019 – M43.1 Spondylolisthesis.
PubMed Central (PMC). Diakses pada 2026. Diagnosis and Conservative Management of Lumbar Spondylolisthesis.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Penanganan Nyeri Punggung Bawah dan Masalah Tulang Belakang.
WebMD. Diakses pada 2026. Spondylolisthesis: Symptoms, Causes, Diagnosis, and Treatment.

FAQ

1. Apa kode ICD 10 untuk spondylolisthesis?
Kode ICD 10 umum untuk spondylolisthesis adalah M43.1. Kode ini memiliki sub-kategori spesifik tergantung pada lokasi tulang belakang yang mengalami pergeseran, seperti area lumbal atau servikal.

2. Apakah spondylolisthesis bisa sembuh tanpa operasi?
Ya, sebagian besar kasus spondylolisthesis derajat ringan hingga sedang dapat dikelola tanpa operasi. Penanganan biasanya melibatkan kombinasi fisioterapi, obat pereda nyeri, dan latihan penguatan otot core.

3. Apa perbedaan spondylolysis dan spondylolisthesis?
Spondylolysis adalah retakan atau fraktur pada bagian tulang belakang (pars interarticularis), sedangkan spondylolisthesis terjadi ketika retakan tersebut menyebabkan tulang belakang benar-benar bergeser maju dari posisi aslinya.

4. Olahraga apa yang aman untuk penderita spondylolisthesis?
Olahraga berdampak rendah seperti berenang, berjalan santai, dan latihan pembentukan otot perut (core strengthening) sangat direkomendasikan. Hindari olahraga dengan gerakan membungkuk ekstrem atau angkat beban berat.